BerandaNewsNasionalTNI AL Bongkar Upaya...

TNI AL Bongkar Upaya Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,52 Miliar ke Malaysia

TERMINALNEWS.ID, BATAM – TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menggagalkan upaya penyelundupan sumber daya alam strategis.

Melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV di bawah jajaran Koarmada RI, aparat berhasil menggagalkan penyelundupan 1,9 ton pasir timah yang diduga akan dikirim ke Malaysia melalui perairan Karimun, Kepulauan Riau.

Keberhasilan tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang dipimpin Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla, di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun, Selasa (21/7/2026).

Turut mendampingi Ir Kodaeral IV, para Asisten Kodaeral IV, Dansathantai, Danden Intel Kodaeral IV, serta Danlanal Tanjung Balai Karimun. Konferensi pers juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Karimun, Bea Cukai Kepulauan Riau, Polres Karimun, Kejaksaan Negeri Karimun, Pengadilan Negeri Karimun, serta diikuti satuan jajaran Kodaeral IV melalui Zoom Meeting.

efdbfd63 b9d0 45d9 aada 1bbe32ce77a2 scaled
TNI AL Bongkar Upaya Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,52 Miliar ke Malaysia

Laksda TNI Berkat Widjanarko menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan implementasi arahan pimpinan TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah memberantas penyelundupan sumber daya alam, mengawal program hilirisasi, serta menjaga kekayaan mineral nasional.

Baca Juga :   FX Hadi Rudyatmo Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng Gantikan Bambang Pacul

«”Keberhasilan ini merupakan implementasi nyata perintah pimpinan TNI Angkatan Laut untuk memberantas penyelundupan sumber daya alam, mengawal program hilirisasi, serta memastikan kekayaan mineral Indonesia dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat,” tegas Laksda TNI Berkat Widjanarko.»

Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat pada 20 Juli 2026 mengenai dugaan penyelundupan pasir timah ke Malaysia. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Quick Response Region Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Operasi Cakra-26.K Sat Intelmar Pusintelal melakukan penyekatan dan pengintaian di Perairan Pelambung, Karimun.

Sekitar pukul 01.45 WIB, petugas berhasil mengamankan satu unit speedboat fiber bermesin ganda 200 PK, 50 karung pasir timah dengan berat sekitar 1.900 kilogram, serta seorang terduga pelaku.

Baca Juga :   Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandar Udara, Komitmen Melayani Penerbangan Mudik Lebaran
dec2c2e1 a88f 417c 9e20 f1b88daaa8ba
TNI AL Bongkar Upaya Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,52 Miliar ke Malaysia

Dari hasil pengembangan, aparat mengidentifikasi lima orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial DS, W, A, OA, dan I, dengan peran sebagai pemilik muatan, nahkoda, dan anak buah kapal.

Selain pasir timah, petugas turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit speedboat, tiga telepon genggam, dua tas selempang, dompet, KTP, SIM A, dua kartu ATM BCA, dua powerbank, serta sebuah kacamata.

Hasil uji laboratorium menunjukkan material yang diamankan memiliki kandungan timah (Sn) yang tinggi, mengindikasikan pasir timah tersebut merupakan hasil penambangan yang belum melalui proses pengolahan.

Menurut Laksda TNI Berkat Widjanarko, operasi ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sekitar Rp1,52 miliar, berdasarkan estimasi nilai jual pasir timah di Malaysia.

Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan kesiapsiagaan TNI AL dalam menjalankan fungsi penegakan hukum di laut, memperkuat pengawasan wilayah perbatasan, serta mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan lintas negara.

Baca Juga :   Gelar Rapat Pleno, PWI Papua Barat Pertegas Dukung KLB

Saat ini seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk menjalani proses penyidikan. Penanganan perkara dilakukan bersama instansi terkait guna mengungkap jaringan penyelundupan secara menyeluruh dan menuntaskan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Laksda TNI Berkat Widjanarko menegaskan TNI AL akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan Indonesia, khususnya terhadap penyelundupan mineral, narkotika, maupun tindak pidana lintas negara lainnya yang dapat mengancam kedaulatan serta merugikan kepentingan nasional. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di laut sebagai bentuk sinergi menjaga kedaulatan dan kekayaan alam Indonesia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Ferry Juliantono Kukuhkan Pengurus IKA UNPAD Bali

TERMINALNEWS.ID, DENPASAR – Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD)...

Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai November

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman...

- A word from our sponsors -