JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Timnas futsal putri Indonesia siap berlaga di ajang bergengsi AFC Women’s Futsal Championship 2025 yang akan digelar pada Mei mendatang.
Dengan semangat tinggi dan target ambisius, skuad Garuda Pertiwi mengincar gelar juara serta satu tiket menuju Piala Dunia Futsal Wanita 2025 di Filipina.
Indonesia tergabung di Grup C bersama tiga kekuatan Asia yang dikenal tangguh, yakni Jepang, Thailand, dan Bahrain.
Grup ini disebut sebagai “grup neraka”, namun pelatih dan pemain tetap menunjukkan optimisme tinggi.
Kepercayaan diri tim tak lepas dari hasil sempurna pada babak kualifikasi, di mana Indonesia menaklukkan Hongkong, India, dan Kazakhstan secara meyakinkan.
Sebelum tampil di ajang AFC, timnas futsal putri juga mencatatkan hasil membanggakan dengan finis di posisi ketiga AFF Women’s Futsal Championship 2024.
Berdasarkan peringkat dunia, Indonesia saat ini menempati posisi ke-17 dunia untuk kategori futsal putri.
Pelepasan resmi tim dilakukan di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat. Turut hadir Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, yang memberikan pesan penuh semangat kepada para pemain.
Dalam sambutannya, Michael menekankan pentingnya menjaga semangat nasionalisme dan kekompakan tim sepanjang turnamen berlangsung.
Ia juga menegaskan bahwa AFC 2025 menjadi panggung penting untuk menunjukkan perkembangan futsal putri Indonesia secara global.
“Turnamen ini bukan sekadar perjuangan untuk lolos. Ini adalah momentum untuk mengukur kesiapan tim dan menantang batas kemampuan. Hasil di sini bisa menjadi indikator kesiapan menuju ajang besar lainnya,” ujar Michael.
Michael juga menyampaikan bahwa seluruh agenda pelatnas dan persiapan timnas futsal putri telah mendapat dukungan penuh dari Kemenpora, PSSI, dan FFI.
Ia memastikan bahwa pembiayaan latihan dan keikutsertaan tim dalam kejuaraan internasional telah dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Skuad Indonesia diperkuat oleh 16 pemain yang dibawa ke Thailand dan 14 pemain yang akan melanjutkan ke China.
Tim dipimpin oleh kapten senior Novita Murni, satu-satunya pemain generasi pertama futsal putri yang masih aktif hingga kini.
Novita, yang telah berusia 34 tahun, menyebut momen pelepasan tim sangat menyentuh dan memberi tambahan motivasi.
“Pak Wamen bilang: bawa nama Indonesia, terus berjuang, dan jangan takut kalah. Itu pesan yang sangat membekas buat saya dan teman-teman,” ucap Novita.
Timnas juga diperkuat oleh dua pemain muda berbakat, Fitri Sundari dan Agnes Matulapelwa, yang sama-sama berusia 19 tahun.
Keduanya disebut sebagai prospek masa depan futsal putri Indonesia.
Tim ditangani oleh pelatih asal Portugal, Luis Estrella, yang ditunjuk sejak Desember 2024. Luis merupakan mantan pemain timnas Portugal yang sebelumnya menangani tim wanita SL Benfica.
Ia sukses mengantar klub tersebut meraih gelar juara Liga Futsal Portugal dan Champions Super Cup pada musim 2023/2024.
Struktur tim pendukung juga terbilang lengkap, terdiri dari satu manajer, satu Head of Delegation dari FFI, empat pelatih dan analis, serta empat tenaga medis dan logistik seperti dokter tim, fisioterapis, pemijat, dan admin.
Persiapan timnas telah dilakukan secara bertahap. Pemusatan latihan dimulai di Malang pada 3–14 Februari, dilanjutkan ke Yogyakarta pada 7–23 April, sebelum bertolak ke Thailand pada 24–30 April untuk menjalani uji coba internasional melawan timnas futsal putri China.
Tim kemudian akan menjalani tahap akhir pemusatan latihan dan aklimatisasi di Hohhot, China.
AFC Women’s Futsal Championship 2025 menjadi kualifikasi penting menuju Piala Dunia Futsal Wanita 2025 yang akan digelar di Filipina pada November mendatang.
Hanya tiga tim terbaik yang berhak mewakili Asia dalam ajang tersebut. Indonesia pun menargetkan menjadi juara grup, menembus semifinal, dan meraih gelar juara sebagai hasil tertinggi.
Setelah AFC 2025, timnas futsal putri juga memasang target tinggi di ajang berikutnya, yaitu medali emas pada SEA Games 2025 dan tembus semifinal Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG) 2026.
Pada edisi terakhir AFC pada 2018, Indonesia berhasil mencapai babak perempat final. Kini, dengan pengalaman yang lebih matang dan persiapan yang intensif, Garuda Pertiwi siap mencatat sejarah baru di pentas futsal Asia.

