BerandaSportTim Sabel Putra dan...

Tim Sabel Putra dan Floret Putri Indonesia Siap Berlaga di Kejuaraan Asia Anggar 2025 di Bali

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Kejuaraan Asia Anggar 2025 resmi digelar di Bali International Convention Centre, The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, mulai Selasa (17/6/2025).

Kompetisi prestisius ini dibuka dengan mempertandingkan nomor sabel putra dan floret putri yang akan menjadi pembuktian bagi para atlet Indonesia di level Asia.

Indonesia menurunkan atlet-atlet terbaiknya yang telah dipersiapkan melalui pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang secara mandiri oleh Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Amir Yanto.

Keikutsertaan mereka dalam ajang ini menjadi bagian dari upaya peningkatan prestasi sekaligus persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand, akhir tahun nanti.

“Para atlet kita sudah siap bertanding di nomor sabel putra dan floret putri. Kami baru saja menyelesaikan sesi latihan bersama, termasuk dengan beberapa atlet dari negara lain yang telah tiba di Bali,” ujar pelatih tim nasional anggar nomor sabel putra-putri, Olfi Rumuat, kepada wartawan usai sesi latihan, Senin (16/6/2025).

Baca Juga :   Indonesia Turunkan 25 Atlet di Kejuaraan Anggar Asia 2025, Coach Indra: Tak Ada Yang Instan, Butuh Proses

Tim anggar Indonesia telah berada di Bali sejak 4 Juni 2025 guna melakukan adaptasi dan pematangan strategi.

Olfi menyebut para atlet sangat antusias menghadapi kompetisi ini meski menyadari beratnya persaingan dengan negara-negara kuat di Asia.

“Memang kita kalah jam terbang dibandingkan atlet-atlet top dari Asia, apalagi ada beberapa yang menyandang gelar juara Olimpiade Paris 2024. Tapi justru di sinilah kesempatan emas bagi para atlet kita untuk menambah pengalaman dan mengukur kemampuan di level tertinggi,” tambahnya.

Lebih dari 800 atlet dari 27 negara ambil bagian dalam Kejuaraan Asia Anggar 2025 ini. Selain sebagai ajang unjuk kemampuan, event ini juga menjadi titik penting evaluasi program latihan dan pembinaan anggar nasional.

“Ajang ini sangat strategis untuk mengukur kesiapan menuju SEA Games. Dari sini kita bisa petakan kebutuhan selanjutnya, termasuk kemungkinan mengadakan try out ke Eropa agar jam terbang para atlet bertambah. Tentu ini butuh dukungan anggaran yang cukup besar,” jelas Olfi.

Baca Juga :   Menpora Dukung Penuh PB Ikasi Siapkan Atlet Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

Untuk nomor sabel putra, Indonesia menurunkan empat atlet yaitu Ricky Dhisullimah, Dita Apriadi, M. Irfandi Nurkamil, dan M. Adrenal Zamhar.

Keempatnya dinilai memiliki kemampuan seimbang dan peluang yang sama besar untuk menembus babak selanjutnya.

Namun, Olfi menyebut dua nama yang lebih siap dari segi teknik dan mental bertanding.

“Semuanya punya kemampuan yang bagus, tetapi Ricky dan Irfandi terlihat lebih matang dalam kesiapan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, di nomor floret putri, meski tidak disebutkan nama atlet secara spesifik, para srikandi anggar Indonesia juga telah melewati proses latihan intensif guna menghadapi lawan tangguh dari negara-negara papan atas Asia seperti Jepang, Cina, Korea Selatan, Kazakhstan, dan Australia.

“Lawan kita di sini tidak main-main. Jepang, Cina, dan Korea Selatan bahkan menurunkan atlet-atlet peraih medali Olimpiade. Ini jadi tantangan besar, tapi juga kesempatan untuk tampil lepas dan belajar dari mereka,” ungkap Olfi.

Baca Juga :   Timnas Futsal Indonesia Resmi Dilepas Menuju CFA International Tournament 2025 di China

Ia berharap, meskipun bukan favorit, para atlet Indonesia bisa melangkah setidaknya hingga babak 32 besar sebagai modal kepercayaan diri untuk kompetisi selanjutnya.

Target realistis ini diharapkan mampu membuka jalan bagi peningkatan prestasi dalam jangka panjang, termasuk menuju kualifikasi event dunia dan regional lainnya.

Kejuaraan Asia Anggar 2025 di Bali menjadi ajang internasional penting pertama yang digelar di Indonesia pasca-Olimpiade Paris.

Kehadiran para atlet dari berbagai negara juga membawa dampak positif bagi citra olahraga anggar nasional serta potensi pariwisata Bali sebagai tuan rumah event olahraga kelas dunia.

Ajang ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk berkompetisi, tetapi juga kesempatan bagi PB Ikasi untuk memperkuat jejaring internasional, mendapatkan masukan teknis, serta menempatkan Indonesia sebagai negara yang serius mengembangkan cabang olahraga anggar di kawasan Asia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -