JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Suasana hangat dan khidmat menyelimuti Ballroom Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (28/10) pagi. Ratusan pemimpin gereja dan tokoh rohani dari berbagai daerah berkumpul dalam satu semangat: berdoa bagi bangsa.
Di tengah gema lagu pujian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka Konferensi Doa Nasional (Konas) XVII Jaringan Doa Nasional (JDN) yang mengusung tema “Kebangkitan Doa Nasional: Merajut Kesatuan untuk Transformasi Bangsa.”
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa kekuatan doa bukan hanya ritual spiritual, melainkan energi moral yang menyatukan masyarakat lintas suku dan agama.
“Doa adalah kekuatan yang mampu menembus sekat perbedaan. Dari Jakarta, mari kita sebarkan semangat kasih dan toleransi untuk seluruh Indonesia,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah dinamika kota besar seperti Jakarta. Pemerintah Provinsi, lanjutnya, terus berupaya memperkuat kolaborasi lintas iman melalui berbagai program pembinaan umat dan dialog kebangsaan.

“Jakarta ini miniatur Indonesia. Kalau kita bisa hidup rukun di sini, artinya kita bisa hidup rukun di mana pun di negeri ini,” tambahnya.
Ketua Umum JDN, Pdt. Daniel Siagian, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kegiatan keagamaan yang menumbuhkan semangat persatuan.
“Kami bersyukur bisa berdoa bersama, lintas denominasi dan lintas generasi. Ini momentum untuk mendoakan bangsa agar tetap kuat menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Konferensi Doa Nasional XVII JDN akan berlangsung selama tiga hari hingga 30 Oktober 2025, diisi dengan sesi doa, seminar rohani, dan malam pujian lintas gereja.|Foto : Istimewa


