Perjanjian Sehari Sebelum Meninggal
Dalam dokumen yang diajukan pada 24 November, kuasa hukum Doherty mengungkapkan bahwa sang aktris menandatangani perjanjian perceraian pada 12 Juli 2024, hanya sehari sebelum meninggal akibat kanker. Iswarienko menandatangani dokumen tersebut pada 13 Juli 2024, hari yang sama saat Doherty mengembuskan napas terakhir.
Perjanjian perceraian itu kemudian disahkan tidak lama setelah kepergiannya.
Salah satu poin paling krusial adalah kewajiban Iswarienko untuk menjual rumah Doherty di Dripping Springs, Texas, senilai US$1,5 juta (sekitar Rp 24 miliar) dan membagi hasil bersihnya secara merata dengan pihak warisan.
Namun, menurut pengajuan terbaru, Iswarienko menolak untuk mencantumkan rumah tersebut dalam daftar jual. Bahkan, menurut catatan pengunduran diri kuasa hukum Iswarienko pada 2 September, alamat terakhir sang fotografer adalah rumah Texas yang seharusnya dijual itu—menandakan ia kini tinggal di sana.
Selain itu, Iswarienko juga dituding gagal mengembalikan berbagai barang pribadi Doherty yang tercantum dalam perjanjian, termasuk inventaris foto-foto sang aktris. Ia diwajibkan menyerahkan salinan foto Doherty paling lambat 1 September 2024, namun saat ini sudah terlambat lebih dari 14 bulan.
Dalam perjanjian, Iswarienko juga berkewajiban membeli bagian kepemilikan Doherty atas sebuah pesawat Mooney M-20 seharga US$100.000.
Namun, setelah pesawat tersebut dijual pada Agustus 2024, ia disebut hanya mengirim sebagian jumlah itu dan menahan US$50.274 yang seharusnya menjadi hak warisan Doherty. Dana tersebut kini tercatat terlambat lebih dari 15 bulan.
Shannen Doherty menggugat cerai pada 2023 setelah 11 tahun menikah. Saat itu, juru bicaranya menyebut perceraian adalah “hal terakhir yang diinginkan,” namun tidak ada pilihan lain.
Belakangan, Doherty mengungkapkan bahwa ia mengetahui perselingkuhan suaminya hanya beberapa hari sebelum menjalani operasi otak.
Dalam podcast-nya pada 2023, ia berkata: “Saya masuk ruang operasi setelah mengetahui pernikahan saya hancur. Suami saya berselingkuh selama dua tahun.”


