LOS ANGELES, TERMINALNEWS.ID – Aktris Tori Spelling mengungkap satu ruangan di rumahnya yang kerap menjadi lokasi pertengkaran dengan mantan suaminya, Dean McDermott.
Dalam episode podcast misSPELLING pada Senin, 8 September 2025, bintang serial Beverly Hills, 90210 itu mengenang bagaimana dapur sering menjadi sumber konflik selama pernikahan mereka.
Spelling, 52 tahun, mengatakan bahwa ia dan McDermott — yang resmi berpisah pada Maret 2024 setelah 18 tahun menikah — sebenarnya jarang bertengkar. Namun, bila terjadi adu argumen, hampir selalu terjadi di dapur.
Menurut Spelling, salah satu pemicunya adalah perbedaan gaya memasak. McDermott pernah bersekolah kuliner ketika Spelling tengah hamil anak ketiganya, Hattie, yang kini berusia 13 tahun. Sementara itu, Spelling mengaku hanya seorang “DIY cook.”
“Setiap kali saya memotong sesuatu, dia seperti menahan cringe. Dia selalu mendukung, tapi saya jadi merasa malu, seolah-olah tidak bisa melakukan apa pun dengan benar,” jelasnya.
Meski begitu, ada satu pertengkaran besar yang paling membekas.
“Saat kami berpisah, pertengkaran terakhir kami terjadi di dapur. Itu momen ketika semuanya meledak,” katanya.

Setelah peristiwa tersebut, Spelling mengaku trauma berada di dapur. Ia dan kelima anaknya — Liam (18), Stella (17), Hattie (13), Finn (12), dan Beau (8) — pindah rumah, namun rasa sakit dari pertengkaran itu masih terbawa.
“Hampir dua tahun saya tidak memasak. Semua makanan dipesan lewat aplikasi, dan saya merasa sangat bersalah. Tapi secara fisik dan emosional, saya tidak sanggup. Setiap kali masuk dapur, semua rasa sakit itu kembali,” ujarnya.
Kini, Spelling sudah kembali menemukan kenyamanan di dapur. Ia bertekad untuk memasak setiap malam untuk anak-anaknya, meski sesekali masih memesan makanan dari luar.
“Saya merasa bahagia bisa kembali memasak. Memang menantang menyesuaikan selera semua anak, tapi saya punya penyelamat: ChatGPT,” tutur Spelling sambil tertawa.
Ia mengaku sering menggunakan chatbot AI tersebut untuk mencari resep dan tips memasak ramah keluarga. Meski begitu, ada satu keluhan yang ia rasakan.
“Kadang ukuran dan takaran resepnya agak meleset,” tandasnya.
Spelling menambahkan bahwa perjalanan memasaknya belum berakhir. Ia bahkan bermimpi bisa masuk sekolah kuliner suatu hari nanti.
“Itu ada di daftar impian saya,” tuturnya.

