LONDON, TERMINALNEWS.ID – Legenda Manchester United, Roy Keane, mengungkapkan pandangannya tentang mantan lawan tangguhnya di Premier League, Vinnie Jones, bertahun-tahun setelah duel sengit mereka di lapangan.
Keane, yang dikenal sebagai gelandang keras dengan jiwa kepemimpinan tinggi saat membela Nottingham Forest dan Manchester United, beberapa kali berhadapan langsung dengan Jones — sosok ikonik dari “Crazy Gang” Wimbledon yang terkenal akan gaya bermain agresif dan tanpa kompromi.
Meski keduanya memiliki reputasi sebagai pemain ‘keras kepala’, Jones, yang juga sempat memperkuat Leeds United dan Chelsea, tidak menganggap Keane sejajar dengannya dalam hal ketangguhan fisik di lapangan.
Dalam podcast Stick to Football bersama Gary Neville, Ian Wright, dan Paul Scholes, Keane justru menyatakan kekagumannya terhadap Jones — bukan karena gaya bermainnya di lapangan, tetapi karena kesuksesannya sebagai aktor di dunia hiburan.

“Bukankah Vinnie Jones luar biasa?” ujar Keane.
“Iya, luar biasa,” timpal Wright.
Keane melanjutkan, “Sekarang kita melihatnya sebagai aktor. Kita tidak lagi melihatnya sebagai mantan pesepakbola… Dia benar-benar terlihat seperti aktor serius, kan?”
Wright menyebut penampilan Jones dalam film The Gentlemen, yang menurutnya sangat mengesankan. “Saya ingat dulu saat dia mulai, dia hampir tidak banyak bicara,” kenangnya.
Peran-peran keras yang dimainkan Jones di Hollywood memang cocok dengan karakter garangnya saat masih aktif bermain sepak bola.

Meski pernah memasukkan namanya sendiri bersama Graeme Souness dan Jimmy Case dalam daftar 11 pemain ‘paling keras’ versinya, Jones justru menyebut Steve McMahon sebagai lawan terberat yang pernah ia hadapi.
Dalam wawancara dengan talkSPORT pada 2018, Jones mengungkapkan strategi kasarnya saat menghadapi McMahon di final Piala FA 1988 melawan Liverpool — laga yang akhirnya dimenangkan Wimbledon dan menjadi satu-satunya gelar utama Jones selama kariernya.
“Saya sudah melihat video sebelumnya dan tahu pola permainannya. Saya bilang ke anak-anak, kalau saya bisa tekel dia lebih dulu, wasit tidak akan mengusir saya di depan 100 ribu penonton. Tapi itu taruhan yang cukup besar,” ungkap Jones.
Meski hanya meraih satu trofi besar selama kariernya, Jones kini dianggap sukses di bidang lain.
Sementara itu, Roy Keane jauh lebih sukses dalam hal prestasi di sepak bola, tetapi tetap memberikan respek tinggi pada mantan lawannya yang kini bersinar di layar lebar.

