TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Persaingan para akademia di panggung Dangdut Academy 8 Indosiar semakin ketat. Memasuki babak Top 21 Grup 4, satu akademia harus mengakhiri perjuangannya setelah melewati rangkaian penilaian dan proses eliminasi.
Pada malam show sebelumnya, Sivana Pesisir Selatan, anak didik Coach Selfi Yama, berhasil meraih lima bintang. Sementara pada malam penentuan, Sivana kembali mendapatkan tiga SO (standing ovation) spektakuler. Hasil tersebut membuatnya dipastikan lolos ke babak selanjutnya.
Hasil serupa diraih Daniil Sumenep, anak didik Coach Fildan. Setelah mengantongi lima bintang pada malam show, Daniil kembali mendapatkan tiga SO spektakuler pada malam penentuan. Dengan raihan tersebut, Daniil juga dinyatakan aman dan berhak melaju ke babak berikutnya.
Setelah Sivana dan Daniil dinyatakan lolos, tersisa tiga akademia yang harus menjalani proses eliminasi. Mereka adalah Azio Deli Serdang, anak didik Coach Meli, Inayah Goa, anak didik Coach Selfi, serta Rama Cirebon, yang juga berada di bawah bimbingan Coach Meli.
Dari ketiga akademia tersebut, satu nama kemudian diumumkan langsung lolos ke babak selanjutnya. Setelah melalui pengumuman, Inayah Goa dinyatakan berhasil melanjutkan perjuangannya di Dangdut Academy 8.
Dengan demikian, persaingan tersisa antara Azio Deli Serdang dan Rama Cirebon. Keduanya harus menghadapi penentuan terakhir untuk memperebutkan satu tempat di babak berikutnya.
Dukungan penonton pun diberikan kepada masing-masing akademia sebelum hasil eliminasi diumumkan. Setelah hitungan mundur dilakukan, nama Rama Cirebon akhirnya disebut sebagai akademia yang harus tersenggol dari Top 21 Grup 4.
Sementara itu, Azio Deli Serdang dinyatakan aman dan berhak melanjutkan perjuangannya di panggung Dangdut Academy 8.
Rama Terima Hasil dengan Lapang Dada
Meski harus mengakhiri perjalanan di panggung Dangdut Academy 8, Rama menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, kedua orang tua, para pendukung dari Cirebon, coach, kakak kelas, juri, hingga seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk berkembang selama mengikuti kompetisi.
“Terima kasih banyak, terutama buat keluarga yang selalu mendukung dan selalu support aku sampai sejauh ini. Alhamdulillah saya bisa tampil di panggung megah ini berkat doa dari kedua orang tua saya,” ujar Rama.
Rama juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukungnya yang telah hadir dan memberikan dukungan selama dirinya berkompetisi.
“Terima kasih banyak buat seluruh pendukung saya dari Cirebon yang sudah hadir, buat semuanya pendukung saya. Terima kasih banyak buat Kak Meli, kakak-kakak kelas, juri, dan semuanya,” katanya.
Tak hanya itu, Rama memberikan apresiasi kepada Indosiar yang telah menjadi wadah baginya untuk mengembangkan kemampuan bernyanyi sekaligus memperkenalkan bakatnya kepada masyarakat luas.
“Terima kasih buat Indosiar yang sudah memberi wadah untuk Rama berkembang di sini. Buat Ibu Harsiwi Achmad, Pak Ubay, kreatif semuanya yang sudah mendukung saya. Doakan Rama di luar sana semoga Rama sukses,” tutur Rama.
Perjalanan Rama di Dangdut Academy 8 pun resmi berakhir di Top 21 Grup 4. Kendati harus tersenggol, pengalaman tampil di panggung kompetisi tersebut menjadi bekal berharga bagi Rama untuk melanjutkan kariernya di dunia musik dangdut.
Rama pun berharap dirinya tetap bisa berkarya dan mengembangkan kemampuan bermusik setelah meninggalkan panggung Dangdut Academy 8.
“Semoga Rama bisa selalu berkarya,” ucapnya.
Perjuangan Rama kemudian mendapat apresiasi dari para penonton dan keluarga besar Dangdut Academy 8. Meski langkahnya terhenti di Top 21, perjalanan tersebut menjadi bagian penting dalam upayanya meraih mimpi sebagai penyanyi dangdut.

