Laporan wartawan Terminalnews.id/Jef Sukapura
TERMINALNEWS.ID, BOGOR — Warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, diimbau tidak membakar sampah sembarangan selama musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kebakaran yang melanda area TPAS Galuga pada Senin (7/9/2026).
Kebakaran yang mulai terdeteksi sekitar pukul 15.32 WIB itu diduga dipicu oleh kelalaian seorang warga yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Warga tersebut diduga membakar sampah rumah tangga di sela-sela kebun pisang yang lokasinya tidak jauh dari tumpukan sampah di kawasan TPAS Galuga.
Api yang awalnya membakar sampah di area kebun tersebut kemudian merambat dan meluas hingga membakar area sampah sekitar 1,7 hektare di TPAS Galuga.
Lokasi pembakaran sampah tersebut berada di sebelah utara area implacement milik Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Jaraknya diperkirakan sekitar 700 meter dari kedua kantor UPTD pengelolaan sampah yang berada di kawasan tersebut.
Badru, operator alat berat (bulldozer) di TPAS Galuga, mengaku menjadi salah satu orang pertama yang melihat kepulan asap dari sampah yang terbakar di area kebun warga.

Camat Cibungbulang Kabupaten Bogor, menghimbau Warga Galuga agar tidak lagi Bakar Sampah Sembarangan (Jef Sukapura)
Melihat kondisi tersebut, Badru langsung meminta bantuan rekannya, Muhamad Wahyudin alias Owe, untuk melakukan upaya pemadaman. Pada saat bersamaan, seorang Babinsa Desa Galuga turut membantu memadamkan api.
Namun, upaya pemadaman secara manual tidak membuahkan hasil. Api yang semakin membesar dengan cepat merambat ke area lainnya sehingga sulit dikendalikan.
Kepala UPTD TPAS Galuga, Albert Nanlohy, mengatakan Badru dan Owe bersama Babinsa kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk mendapatkan bantuan pemadam kebakaran.
“Pada pukul 16.25 WIB, Pak Badru menyampaikan laporan melalui pesan voice note WhatsApp kepada Ibu Beti, Kepala Subbagian Tata Usaha TPAS Galuga, mengenai terjadinya kebakaran di lokasi TPAS milik Pemkot Bogor di Galuga,” kata Albert Nanlohy kepada TerminalNews.id di lokasi.
Menurut Albert, kondisi kebakaran semakin membesar sekitar pukul 16.40 WIB. Petugas kemudian terus berupaya meminta bantuan agar armada pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.
“Pada pukul 17.49 WIB, masih di hari yang sama, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi,” ujarnya.
Albert memastikan kondisi terkini di TPAS Galuga telah kembali kondusif. Api yang sebelumnya membakar area sampah juga telah berhasil dipadamkan.
“Kondisi terkini, Senin (14/9/2026), situasi di TPAS Galuga sudah kondusif dan api sudah berhasil dipadamkan,” tandasnya.

Warga Diminta Waspada
Sementara itu, Camat Cibungbulang Agung Surachman Ali mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar TPAS Galuga, agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
Menurutnya, kondisi musim kemarau membuat lingkungan menjadi lebih mudah terbakar. Pembakaran sampah yang tidak diawasi berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga.
“Warga kami imbau agar tidak lagi membakar sampah sembarangan. Apalagi pada musim kemarau seperti sekarang, hal itu bisa menimbulkan risiko kebakaran,” pungkasnya.

