BerandaSportPriska Madelyn Nugroho Juara...

Priska Madelyn Nugroho Juara ITF W15 Maanshan, Koleksi Gelar Kesembilan Sepanjang Karier

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Petenis muda Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, kembali menunjukkan tajinya di kancah internasional. Atlet berusia 21 tahun itu sukses meraih gelar juara tunggal putri di turnamen ITF W15 Maanshan, Tiongkok, yang berakhir pada Minggu, 18 Mei 2025.

Kemenangan ini menjadi gelar perdananya di tahun 2025 dan menambah koleksi gelarnya di level profesional menjadi sembilan sepanjang karier. Semua gelar tersebut diraih dalam rangkaian turnamen resmi Federasi Tenis Internasional (ITF) Women’s World Tennis Tour.

“Partai final tak pernah mudah. Menyenangkan bisa memboyong gelar juara,” ujar Priska usai pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi. Priska sebelumnya juga dikenal publik tenis Indonesia sebagai peraih medali emas tunggal putri di ajang SEA Games Kamboja 2023.

Keberhasilan ini bukan hanya menambah kepercayaan diri Priska, tapi juga akan berdampak signifikan pada peringkatnya di daftar tunggal WTA. Dengan tambahan poin dari kemenangan di Maanshan, Priska diperkirakan akan merangsek ke kisaran peringkat 302 dunia dalam pembaruan ranking pekan depan.

Baca Juga :   Pelti Gaet Pelatih Belanda, Konsolidasi Legenda Tenis untuk Kebangkitan Indonesia

Peningkatan peringkat ini membuat persaingan di sektor tunggal putri Indonesia semakin menarik. Rekan senegaranya, Janice Tjen (23 tahun), saat ini berada di posisi yang sedikit lebih tinggi dengan estimasi peringkat 292 WTA. Janice sendiri tampil cukup impresif dengan mencapai semifinal turnamen ITF W35 Changwon di Korea Selatan pada waktu yang hampir bersamaan.

Peta persaingan tenis putri Indonesia pun tampak kian ketat. Priska dan Janice kini menjadi dua ujung tombak utama Merah Putih di kancah internasional. Keduanya aktif mengikuti rangkaian turnamen di Asia Timur sebagai bagian dari upaya meraih poin dan memperbaiki posisi di peringkat dunia.

Saat ini, Priska masih menetap di Tiongkok untuk mengikuti turnamen lanjutan, sementara Janice akan kembali bertanding di ITF W35 Andong, Korea Selatan. Keduanya berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi performa sepanjang musim 2025.

Baca Juga :   Christhoper Rungkat Antar Indonesia ke 16 Besar Ganda Putra M-25 Bali

Melihat performa terkini keduanya, persaingan menuju SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand diprediksi berlangsung sangat menarik, khususnya di sektor tunggal putri. Selain Priska dan Janice, turnamen regional dua tahunan itu juga akan menghadirkan nama-nama kuat dari kawasan Asia Tenggara.

Salah satu rival utama adalah bintang muda Filipina, Alexandra Eala, yang saat ini berada di sekitar peringkat 60 dunia versi WTA. Selain itu, Thailand akan menurunkan dua pemain andalannya, yakni Lanlana Tararudee (peringkat 180 WTA) dan Mananchaya Sawangkaew (peringkat 109 WTA).

Dengan pencapaian yang terus meningkat, baik Priska maupun Janice dinilai mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Keberhasilan menembus 300 besar dunia membuka peluang bagi keduanya untuk tampil di turnamen dengan level hadiah dan poin yang lebih besar, seperti ITF W60 atau W100, bahkan turnamen kualifikasi WTA.

Federasi Tenis Indonesia (Pelti) pun berharap kebangkitan Priska dan konsistensi Janice dapat menjadi inspirasi bagi para atlet muda lainnya, sekaligus memperkuat skuat nasional menjelang berbagai agenda penting, termasuk SEA Games dan Asian Games mendatang.

Baca Juga :   Janice Tjen Sabet Gelar Ganda ITF W50 di Taizhou, Siap Tembus Kualifikasi US Open 2025

Sejauh ini, Priska dikenal sebagai salah satu talenta terbaik tenis Indonesia dalam satu dekade terakhir. Ia pernah menorehkan prestasi sebagai juara ganda putri Australian Open Junior 2020, serta menjadi andalan Indonesia di berbagai kejuaraan internasional usia muda maupun senior.

Dengan usia yang masih sangat muda dan semangat bersaing yang tinggi, peluang Priska untuk terus menambah gelar dan memperbaiki peringkat dunia terbuka lebar. Kemenangan di Maanshan bisa menjadi momentum penting untuk menatap paruh musim 2025 dengan ambisi lebih besar.

Di tengah ketatnya persaingan tenis putri Asia Tenggara, kehadiran dua petenis Merah Putih dalam performa terbaik tentu menjadi modal positif bagi Indonesia. Tak hanya sekadar berburu medali, namun juga membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di level regional dan internasional.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -