JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Komunitas Putra Nusantara Football Community (PNFC) kembali menggelar program edukasi dan inspirasi di lingkungan pondok pesantren.
Kali ini, PNFC menyambangi Pondok Pesantren Modern Tazakka di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dalam rangkaian kegiatan bertajuk PNFC Berbagi Inspirasi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juni 2025.
Beragam kegiatan digelar dalam kunjungan ini, mencakup sosialisasi teknik dasar instalasi listrik yang aman dan benar, pelatihan pembuatan mie ayam serta minuman ringan berbahan alami, hingga sesi coaching clinic sepak bola.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri Pondok Pesantren Modern Tazakka, yang menilai program ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka, KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan wawasan praktis kepada para santri.

Menurutnya, pembekalan ilmu teknik instalasi listrik dan keterampilan usaha makanan menjadi bekal penting, selain ilmu keagamaan yang telah diperoleh di pesantren.
“Dengan adanya coaching clinic yang diberikan tim Komunitas Putra Nusantara, para santri jadi lebih memahami teknik bermain sepak bola yang baik dan benar. Ini sangat membantu mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi olimpiade Kader Ulama Intelek santri Se-Indonesia khususnya pulau Jawa, dalam rangka memperingati 100 abad GONTOR, membentuk generasi ulama intelek, salah satu cabor yang di pertandingan adalah Sepak bola,” jelas KH. Anang, Sabtu (29/6/2025).
Lebih jauh, KH. Anang menekankan bahwa program pelatihan pembuatan mie ayam serta minuman sehat berbahan alami juga memberi nilai tambah yang besar, agar para santri kelak memiliki keterampilan kewirausahaan.
“Para santri harus punya bekal praktis agar menjadi generasi unggul yang mandiri,” imbuhnya.
Sesi coaching clinic sepak bola dalam kegiatan ini turut menghadirkan mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Pulalo, yang secara langsung melatih para santri.
Ia membagikan berbagai materi teknik dasar bermain sepak bola, termasuk kontrol bola, passing, serta kerja sama tim.
Kehadiran Alex Pulalo memotivasi para santri untuk lebih giat berlatih, apalagi banyak di antara mereka yang memang aktif dalam olahraga sepak bola.

Ketua PNFC, Iskandar Noer, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan komunitasnya yang telah berjalan sejak 2018.
Menurutnya, semangat berbagi pengetahuan dan keterampilan harus terus dijaga agar generasi muda, termasuk para santri, memperoleh bekal yang cukup untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Alhamdulillah, kegiatan tahunan ini kembali berjalan lancar. Harapan kami, PNFC bisa terus menyambangi pesantren-pesantren lain di seluruh Indonesia untuk berbagi ilmu, khususnya tentang olahraga dan keterampilan hidup,” ujar Iskandar.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pembina PNFC, Susi Marleny Bachsin, SE, MM, yang baru saja dilantik sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Portugal pada 24 Maret 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Dukungan dari Ibu Susi, atau yang biasa kami panggil Dona, menjadi semangat tersendiri bagi kami. Beliau selalu mendorong agar komunitas terus berkiprah dan berkembang. Semoga PNFC semakin solid dan dapat berbuat lebih banyak,” kata Iskandar.
Kegiatan PNFC di Pondok Pesantren Modern Tazakka juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Beberapa di antaranya adalah Semut Kecil, Prima Foto, Kantor Notaris PPAT Cynthia Kania S.H., M.Kn., Saruni Eye Clinic, Kiky Topnya Buku Tulis, serta UTI Royden Top, yang diketahui juga menjabat Ketua Umum PBVSI Kota Ketapang.
Iskandar mengungkapkan bahwa keterlibatan banyak pihak dalam mendukung acara ini menjadi bukti kuat semangat kolaborasi demi memajukan generasi muda bangsa.
“Kami sangat bersyukur karena banyak pihak yang bersedia mendukung. Semangat kolaborasi ini sangat berarti, agar kita semua bisa sama-sama membangun generasi muda yang cerdas, tangguh, dan mandiri,” ujarnya.
Selain memperkaya wawasan santri, rangkaian kegiatan ini dinilai turut mempererat tali silaturahmi antara komunitas olahraga, lembaga pendidikan pesantren, dan para mitra sponsor yang terlibat.
Para santri tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga motivasi untuk berprestasi di bidang olahraga dan dunia wirausaha.
Dengan pelaksanaan kegiatan yang dikemas secara aplikatif dan menyenangkan, PNFC berharap para santri mampu mempraktikkan langsung ilmu yang didapat serta menularkannya kepada lingkungan sekitar.
Kegiatan edukatif dan inspiratif seperti ini menjadi salah satu cara untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, berdaya saing, dan siap berkontribusi positif di masyarakat.


