BerandaSportPetenis Muda Indonesia Tumbangkan...

Petenis Muda Indonesia Tumbangkan Unggulan di ITF J30 Sukoharjo 2025

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Sejumlah petenis muda Indonesia tampil gemilang pada pekan kedua turnamen Detec International Junior Championship 2025 kategori ITF J30 yang digelar di lapangan tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (3/6/2025).

Mereka sukses menciptakan kejutan dengan menumbangkan para unggulan di babak kedua.

Salah satu hasil mencolok datang dari Komang Bagus Wahyu Purustama, petenis berusia 13 tahun yang berhasil mengalahkan unggulan ke-10 asal Australia, Om Kumaran Chinnaswamy, dengan skor 6-4, 7-5.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Komang yang tampil penuh percaya diri menghadapi lawan yang lebih senior dan berperingkat lebih tinggi.

Tak kalah impresif, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong (16 tahun) sukses menyingkirkan kompatriotnya yang menempati unggulan keenam, Ethan David Zapp, dalam pertarungan dua set langsung 7-5, 6-3.

Kemenangan Rafa mengukuhkan dominasi generasi muda Indonesia dalam turnamen level internasional ini.

Petenis muda lainnya, M. Alfaradu Sumirat (16), juga menunjukkan performa luar biasa. Ia mengatasi perlawanan unggulan ke-16 asal Korea Selatan, Bon Hang Koo, dengan skor telak 6-1, 6-1.

Baca Juga :   Florence Joy Cetak Kejutan Besar di Detec Kentoeng Open 2025

Alfaradu yang tampil agresif sejak awal pertandingan berhasil memanfaatkan keunggulan permainan baselinenya untuk mengontrol jalannya laga.

Direktur Turnamen, Anshari Nursida, yang juga merupakan pengelola Detec (Deddy Prasetyo Tennis Club), memberikan apresiasi atas performa para petenis muda Merah Putih.

“Ini start yang bagus bagi petenis-petenis muda Indonesia. Semoga mereka bisa mempertahankan momentum ini hingga babak-babak berikutnya,” ujar Anshari.

Sementara itu, para unggulan teratas di sektor tunggal putra dan putri masih menunjukkan dominasinya.

Unggulan pertama tunggal putra, Ahmad Fauzan (18), melaju ke babak selanjutnya setelah menundukkan rekan senegara, Dwi Ade Rahmantoro, dengan skor 6-4, 6-3.

Fauzan yang saat ini menempati peringkat ke-695 dunia kategori junior, tampil stabil dan penuh konsistensi sepanjang pertandingan.

Baca Juga :   Bareskrim Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas

Michal Ihsan Wicaksana (18), yang sebelumnya menjuarai seri pertama turnamen ini pekan lalu di arena yang sama, juga kembali mencatat kemenangan.

Ia menaklukkan wakil China, Zihao Liu, dengan skor 6-4, 6-1. Permainan agresif Michal yang diselingi variasi pukulan slice dan topspin membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Finalis seri pertama, M. Akmal Junaini, turut memastikan tempat di babak selanjutnya. Ia mengalahkan petenis India, Shounak Suvarna, dengan skor meyakinkan 6-0, 6-4.

Di sektor putri, unggulan pertama Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro belum menemui kesulitan berarti.

Ia melangkah ke babak berikutnya usai menundukkan wakil Taiwan, Jia Xin Phoebe Chang, dengan skor 6-0, 6-2. Shinar menunjukkan performa dominan dan terus menjaga ritme permainan sejak awal laga.

Turnamen Detec International Junior Championship 2025 merupakan bagian dari kalender resmi ITF World Tennis Tour Juniors, ajang yang ditujukan untuk petenis usia di bawah 18 tahun.

Baca Juga :   Empat Petenis Indonesia Melaju ke Semifinal Detec International Junior Championships 2025

Turnamen ini berlangsung dalam dua pekan dengan dua seri berturut-turut di lokasi yang sama, yaitu lapangan tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo.

Tahun ini merupakan edisi keempat turnamen tersebut. Setelah sebelumnya diselenggarakan di Bantul (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Jember (Jawa Timur), Sukoharjo menjadi tuan rumah anyar gelaran internasional ini.

Turnamen ini menjadi ajang penting bagi petenis muda untuk mengumpulkan poin peringkat dunia serta mendapatkan pengalaman bertanding di level kompetisi internasional.

“Detec J30 ini jadi tolok ukur perkembangan tenis junior Indonesia. Harapannya bisa mencetak petenis berprestasi yang mampu bersaing di level dunia,” ujar Anshari menambahkan.

Dengan hasil positif di awal pekan kedua ini, para petenis muda Indonesia berpeluang melangkah lebih jauh di turnamen dan memperkuat posisi mereka di kancah junior internasional.

Mereka diharapkan mampu menjaga konsistensi performa dan menciptakan kejutan-kejutan lain hingga babak-babak akhir.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img