JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Duel seru bertajuk “perang saudara” akan tersaji dalam Match Day 5-6 Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 yang digelar di Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan, Sabtu (24/5/2025).
Dua tim yang berasal dari akademi yang sama, PSF FA dan Batavia FC, akan saling berhadapan di Lapangan 2 pada pukul 14.00 WIB.
Meski berasal dari PSF Academy yang sama, kedua tim ini terdiri dari kelompok usia berbeda.
PSF FA mayoritas dihuni pemain kelahiran 2008, sementara Batavia FC dihuni oleh pemain kelahiran 2009.
“Ya, kami memang sama-sama dari PSF Academy, cuma beda usia,” ujar pelatih PSF FA, Agung Nopitra. “Ini pertandingan yang sangat menarik karena kami sama-sama ingin menang. Intensitas dan atmosfer pertandingan akan sangat berbeda. Kami mengincar poin penuh.”
Agung menyebut laga ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal gengsi antar saudara satu akademi. PSF FA sendiri datang dengan rekor belum terkalahkan dari lima pertandingan, dengan satu hasil imbang.
“Kami siap menurunkan tim terbaik. Anak-anak sangat termotivasi, mereka tidak mau kalah dari adik-adiknya sendiri,” tegas Agung.
Meski sering berlatih di tempat yang sama, Agung menambahkan bahwa PSF FA dan Batavia FC sudah lama tidak melakukan uji tanding internal.
“Kami memakai lapangan dan pelatih berbeda. Jadwal pertandingan yang padat membuat kami jarang sparring,” ungkapnya.
Di kubu Batavia FC, bek andalan Abi Naya Adila Dmitry memastikan timnya akan bermain total.
“Kami akan bermain serius, 100 persen. Pelatih juga menginstruksikan kami agar tidak lengah,” tegas Abi.
Jadwal Lengkap Match Day Liga Jakarta U-17 Sabtu, 24 Mei 2025:
-
08.00 WIB: Putera Betawi vs ISA Marzuki Bandriawan (Lapangan 1)
-
08.00 WIB: Bintang Ragunan vs Bina Mutiara (Lapangan 2)
-
10.00 WIB: Urakan vs ABC Wirayudha (Lapangan 1)
-
10.00 WIB: UMS vs Mutiara Gemilang (Lapangan 2)
-
14.00 WIB: PSF FA vs Batavia FC (Lapangan 2)
Pertandingan antara PSF FA dan Batavia FC diprediksi akan menjadi laga paling dinanti, bukan hanya karena status mereka sebagai saudara akademi, tetapi juga karena ambisi keduanya yang ingin membuktikan diri sebagai yang terbaik.

