TERMINALNEWS.ID, JOMBANG — Pengamanan kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI dalam rangka pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memasuki tahap pemantapan.
Koordinasi pengamanan digelar melalui Rapat Koordinasi Pengamanan Wilayah (Rakorpamwil) VVIP di Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang, Rabu (26/8/2026) sore. Rapat tersebut membahas secara detail pergerakan kepala negara dan wakil kepala negara, termasuk jalur kedatangan, titik pendaratan helikopter hingga rute menuju lokasi Muktamar.
Pembukaan Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung Kamis (27/8/2026) pukul 15.00 WIB di lapangan Untung Suropati Tambakberas. Presiden Prabowo dijadwalkan hadir sekaligus membuka forum permusyawaratan tertinggi organisasi Nahdlatul Ulama tersebut.
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, sebelumnya meminta peserta telah berada di lokasi sejak pukul 12.00 WIB guna mendukung kelancaran rangkaian acara.

Rute Presiden Disiapkan Secara Detail
Dalam Rakorpamwil, perwakilan Protokol Kepresidenan memaparkan skenario perjalanan Presiden selama berada di Jombang.
Rangkaian perjalanan dijadwalkan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dari keberangkatan pesawat kepresidenan menuju Jawa Timur. Pesawat kemudian diperkirakan mendarat di Bandara Djuanda Surabaya sekitar pukul 13.50 WIB.
Dari Surabaya, perjalanan dilanjutkan menggunakan helikopter menuju Jombang. Helikopter yang membawa Presiden dijadwalkan mendarat di Stadion Merdeka Jombang sekitar pukul 14.30 WIB.
Selanjutnya, sekitar pukul 14.45 WIB, Presiden diperkirakan tiba di kawasan Muktamar dan menuju ruang transit atau holding sebelum mengikuti acara pembukaan.
Agenda pembukaan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 15.00 hingga 16.50 WIB. Setelah acara selesai, Presiden kembali menuju Stadion Merdeka Jombang untuk kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter ke Bandara Djuanda Surabaya.

Dalam skema tersebut, Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) memastikan Stadion Merdeka Jombang menjadi titik pendaratan helikopter Presiden. Sementara helipad untuk Wakil Presiden disiapkan di lapangan sepak bola Tampingmojo, Jombang.
Dengan skema perjalanan tersebut, pengamanan tidak hanya terkonsentrasi di area utama Muktamar. Aparat juga mengantisipasi sejumlah titik yang menjadi bagian dari pergerakan VVIP, mulai dari bandara, lokasi pendaratan helikopter, jalur perjalanan hingga rute kepulangan.
Persiapan Muktamar Capai 95 Persen
Di sisi lain, penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU juga terus dikebut. Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyebut persiapan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 95 persen saat melakukan peninjauan di Tambakberas, Rabu (26/8/2026).
Tak hanya mengandalkan persiapan teknis konvensional, panitia juga menerapkan sistem berbasis teknologi untuk menunjang pelaksanaan Muktamar. Penggunaan chip dan kecerdasan buatan (AI) disiapkan untuk membantu pelayanan peserta, termasuk dalam urusan akomodasi, konsumsi hingga pelaksanaan persidangan.

Aspek pengawasan juga diperkuat. Lebih dari 100 kamera pengawas atau CCTV telah dipasang di kawasan Muktamar untuk membantu memantau aktivitas selama kegiatan berlangsung.
Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Selain membahas berbagai agenda strategis organisasi, forum lima tahunan tersebut juga menjadi momentum pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU untuk masa khidmat 2026-2031.
Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden pada pembukaan membuat aspek keamanan menjadi salah satu prioritas utama. Panitia, pemerintah daerah, serta aparat keamanan terus melakukan koordinasi dan pemantapan teknis agar seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 berjalan aman, tertib dan lancar.

