JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tunggal putra Alwi Farhan dan pemain putri Ester Nurumi Tri Wardoyo sama-sama melangkah ke final turnamen bulutangkis Xpora Indonesia International Challange 2023 usai mengalahkan lawan-lawnanya di partai semifinal yang berlangsung di GOR Pancing, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (2/9/2023). Alwi yang berada di peringkat 103 dunia menang atas rekannyba Tegar Sulistio dengan skor 21-9,21-18. Sedangkan Ester menang dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-18 atas wakil Thailand Lalinrat Chaiwan.
Pada pertandingan ini Alwi yang runner up Osaka International Challenge 2023 itu mengaku mencoba menjaga fokus pertandingan sepanjang laga. Menghadapi rekan satu negara, tidak mudah buat Alwi mengingat satu sama lain sudah saling mengenal kelebihan dan kekurangan.
“Senang rasanya bisa melangkah ke partai final. Pada pertandingan hari ini saya mencoba menjaga fokus dan konsistensi permainan. Saat saya bisa terkejar perolehan angkanya oleh lawan, sebisa mungkin saya tidak panik dan tetap menjaga fokus pertandingan,” ungkap tunggal putra kelahiran 12 Mei 2005 itu.
Pada pertandingan ini semifinalis Badminton Asia Junior Championships 2023 itu termotivasi untuk tampil lebih baik mengingat masyarakat Kota Medan memberikan dukungan penuh buat dirinya. “Melihat penonton yang mulai memadati GOR Pancing jujur membuat saya termotivasi untuk bermain lebih baik lagi. Menurut saya ini tidak sesuai ekspektasi karena banyak penonton datang mendukung saya di sini,” tambah kapten tim bulutangkis beregu Indonesia di Badminton Asia Junior Championships 2023 tersebut.
Dengan hasil ini Alwi Farhan akan berjumpa tunggal putra Sri Lanka, Viren Nettasinghe. Pada pertandingan sebelumnya, Viren mengatasi wakil Indonesia lainnya yakni Krishna Adi Nugraha dengan skor 17-21, 21-7, 21-15.
Menilik rekor pertemuan, Alwi tercatat pernah berhadapan Viren pada semifinal Bangladesh Junior International Series 2021. Saat itu Alwi Farhan mampu meraih kemenangan melawan tunggal putra rangking 98 dunia itu dengan skor 21-17, 26-24. “Menghadapi pertandingan final melawan tunggal putra dari Sri Lanka saya sebelumnya saya pernah bertemu. Saya melihat sekarang banyak lawan banyak melakukan perubahan. Pasti tidak mudah untuk mengalahkannya dan saya mencoba untuk fokus pada persiapan yang saya lakukan dan menjaga fokus,” pungkas juara Alpes International U19 2022 tersebut.
Sementara bagi Ester, bermain di laga puncak besok sekaligus membuka peluangnya untuk mempertahankan gelar juara. Pada laga ini juara Indonesia International Challenge 2022 di Yogyakarta tersebut mengaku bermain tidak kenal menyerah untuk bisa melangkah ke partai puncak.
Dengan strategi bermain seperti itu, juara Alpes International U19 2022 itu mampu tampil gemilang dan mengatasi perlawanan Chaiwan dalam tempo 43 menit. “Pada pertandingan ini saya hanya mencoba bermain dengan maksimal. Menghadapi pemain yang lebih punya pengalaman, saya mencoba untuk bermain tidak kenal menyerah dan tampil tanpa beban. Terbukti dengan bermain seperti itu saya bisa menerapkan strategi yang saya inginkan,” ungkap tunggal putri kelahiran 26 Agustus 2005 tersebut.
Kemenangan di semifinal disambut baik oleh adik kandung dari Chico Aura Dwi Wardoyo mengingat laga semifinal melawan wakil Negeri Gajah Putih mendapat dukungan dari suporter. “Saya terima kasih buat publik Kota Medan yang datang mendukung saya di laga ini. Arena pertandingan hari ini bisa penuh dan hal ini memberikan motivasi saya untuk bermain lebih semangat lagi,” tambah semifinalis BWF World Junior Championships 2022 itu.
Kemenangan Ester atas tunggal putri rangking 59 dunia tersebut menjadi yang pertama dari tiga pertemuan terakhir. Tercatat pada perjumpaan terakhir di turnamen Uber Cup 2020, Ester pernah berhadapan melawan tunggal putri yang sebelumnya bernama Phittayaporn Chaiwan itu dan menyerah straight game 23-25, 8-21.
Dengan hasil ini Ester akan berhadapan dengan wakil Indonesia lainnya, Gabriela Meilani Moningka di partai pemungkas. Juara Malta International 2022 itu melaju ke final turnamen Xpora Indonesia International Challenge 2023 seusai mengalahkan wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy dengan skor 21-17, 21-8.
Menilik rekor pertemuan, Ester tercatat pernah menang melawan tunggal putri rangking 133 dunia itu pada semifinal Indonesia International Challenge 2022 silam dengan skor ketat 16-21, 23-21, 21-16. “Dari rekor pertemuan saya unggul sekali melawan Gabriela. Laga esok pasti tidak mudah karena melawan juga ingin meraih kemenangan. Persiapan buat menghadapi laga esok saya mencoba bermain lebih enjoy untuk bisa mengeluarkan bentuk permainan maksimal saya,” pungkas runner up Bahrain International Challenge 2022 itu.
Kegemilangan Ester, sayang tidak diikuti ganda putri Ridya Aulia Fatasya/Kelly Larissa. Pada babak empat besar, Ridya/Kelly menyerah dari pasangan Velisha Christina/Bernadine Anindya Wardana dengan skor 23-25, 21-15, 12-21. Kemenangan ini membuat Velisha/Bernadine akan berhadapan dengan Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum di final Xpora Indonesia International Challenge 2023 di final.
Pasangan ganda putri rangking 63 dunia itu melangkah ke partai pemungkas seusai menang melawan rekan satu negaranya, Anggia Shitta Awanda/Putri Larasati, dengan skor 16-21, 23-21, 21-18.


