BerandaNasionalPameran Imersif “Pipilaka Calling”...

Pameran Imersif “Pipilaka Calling” Promosikan IP Lokal ke Pasar Global.

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengapresiasi penyelenggaraan pameran imersif “Pipilaka Calling” untuk memajukan IP (Intellectual Property) lokal Indonesia agar bisa lebih dikenal di kancah global.

Wamenekraf Irene mengunjungi pameran “Pipilaka Calling” di Contemporary Art Gallery Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2024).

Dalam sambutannya, Irene menegaskan, Kementerian Ekonomi Kreatif sangat mendukung acara ini dan siap untuk berkolaborasi agar IP lokal bisa mendunia.

“Saya sering mengatakan IP lokal ini sudah mendunia, sudah mendapatkan award di mana-mana. Jadi harapan saya, in the next one year, kita bisa menjadi raja di negara kita sendiri dan juga merajalela di luar negeri,” kata Irene.

Baca Juga :   Puan Sebut DPR 2024-2029 Siap Kawal Masalah Kedaulatan Pangan Hingga Ketimpangan

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, menambahkan ia juga menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan pameran Pipilaka Calling.

IMG 20241216 WA0018

Pipilaka ini memberikan pesan-pesan yang tidak menggurui tapi langsung masuk dan mengena ke anak-anak muda. Ini adalah sebuah kolaborasi antara inspirasi, kreativitas, dan satu pesan yang baik untuk penyemangat generasi baru.

Pameran ini menjadi awal dari langkah kebersamaan kita. Semoga ke depan, Pipilaka ini bisa menjadi semakin besar lagi,” ujar Yovie.

Pameran Pipilaka Calling diselenggarakan oleh Pipilaka Foundation yang memiliki misi untuk mengumpulkan dana (fundraising) untuk tujuan sosial melalui acara seni tahunan, melalui kerja sama dengan tokoh berpengaruh di dunia seni.

Baca Juga :    Pengabdian Tak Berakhir: Negara Hadiahkan Rumah untuk Prajurit Gugur

Founder Pipilaka, Wahyadi Liem, dalam kesempatan yang sama menjelaskan acara Pipilaka Calling merupakan acara pameran hasil dari karya anak bangsa, yaitu pelajar di DOES University.

“Petanya itu dibuat oleh anak-anak DOES University, sebuah sekolah imersif animasi yang didirikan oleh Erix Sukamti, personel band Endang Sukamti. Mereka bersekolah gratis selama 1,5 tahun, setelah selesai dari situ mereka biasanya menjadi orang-orang hebat dan bisa bekerja di Disney, Pixar, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya,” kata Wahyadi.

Melalui pameran ini, Pipilaka mengarahkan agar para pelajar dari DOES University ini mampu menciptakan IP buatan Indonesia untuk dikembangkan lebih besar ke depan.

“Ini acaranya adalah road to. Jadi, di bulan Juni, Juli, Agustus nanti kita akan rancang imersif yang lebih bagus dan lebih besar dengan menggunakan sensor, AI, dan sebagainya untuk membawa pesan-pesan edukatif kepada masyarakat luas,” katanya. (DaBon)

Baca Juga :   Kemenag Luncurkan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah, demi Lindungi Hak Sipil Keluarga

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kemenkop Terus Memperkuat Ekosistem Ekonomi Pedesaan Melalui Optimalisasi Peran Koperasi

TERMINALNEWS.ID, SEMARANG – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi...

Kemenkop Gandeng BNSP untuk Siapkan Manajer KDKMP Kompeten dan Profesional

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi...

Mengenal Komunitas Gowes Taman Gorontalo, Wadah Silaturahmi dan Kampanye Hidup Sehat

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Meningkatnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah...

Sahabat Donald Trump Klaim Italia Masih Bisa Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

TERMINALNEWS.ID, WASHINGTON - Ide mengejutkan muncul jelang dimulainya gelaran Piala Dunia...

- A word from our sponsors -

spot_img