JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Sebanyak 4.300 peserta mengikuti ajang lari massal bertajuk Notarace 2025 yang digelar oleh Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP-INI) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-117 organisasi tersebut.
Kegiatan berlangsung meriah di kawasan Car Free Day Summarecon Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (13/7/2025) sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Mengusung tema “Sehat, Cerdas, dan Peduli Hukum”, Notarace 2025 dirancang bukan sekadar menjadi ajang olahraga, melainkan juga wadah edukasi hukum dan pengabdian sosial yang inklusif.
Tiga kategori lomba yang dipertandingkan adalah Fun Walk sejauh 2,5 kilometer, Fun Race 5 kilometer, dan lari 10 kilometer.
Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai berhasil menyedot animo masyarakat.

“Ini sangat luar biasa. Saya kira ini merupakan satu rekor bagi Kota Bekasi. Saya sangat mengapresiasi Ikatan Notaris Indonesia yang menggelar lomba ini di Bekasi,” ujarnya dalam sambutan sekaligus pemberian hadiah kepada para pemenang lomba.
Lebih lanjut, Abdul Harris berharap agar Notarace ke depan bisa menjadi agenda tahunan yang berskala nasional bahkan internasional.
Ia menyarankan agar penyelenggara meningkatkan nilai hadiah dan memperluas jangkauan peserta.
“Saya berharap lomba ini dapat diikuti tidak hanya pelari nasional, tetapi juga pelari dari mancanegara. Tentunya dengan jumlah hadiah yang lebih besar dan penyelenggaraan yang semakin profesional,” tuturnya.
Selain kompetisi lari, Notarace 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan edukatif. Salah satu program utama adalah konsultasi hukum gratis yang diberikan di Gerai “Hallo Not”.
Di gerai ini, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan para notaris terkait berbagai isu hukum yang mereka hadapi.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI), yang turut menyelenggarakan sesi sosialisasi hukum di lokasi acara.
Sebagai bagian dari pengabdian sosial, INI juga memberikan bantuan pendampingan dalam pendirian Perseroan Terbatas (PT) Perorangan kepada 117 pelaku usaha.
Inisiatif ini selaras dengan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Abdul Harris menilai kehadiran pelaku UMKM dalam acara tersebut memberikan nilai tambah tersendiri.
Mereka membuka berbagai gerai usaha di sepanjang area lomba, menawarkan aneka produk makanan, minuman, hingga kerajinan tangan.
“Ini adalah satu kegiatan positif yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Apalagi di tengah upaya pemulihan ekonomi pascapandemi, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP-INI , Dr. H. Irfan Ardiansyah, S.H., LL.M., Sp.N, dalam keterangan resminya, menyatakan bahwa kegiatan Notarace menjadi simbol perubahan wajah organisasi notaris yang lebih terbuka, aktif, dan dekat dengan masyarakat.
“Melalui Notarace, kami ingin memperlihatkan bahwa notaris bukan hanya profesional hukum yang bekerja di balik meja, tetapi juga bagian dari masyarakat yang aktif bergerak dan berkontribusi,” kata Irfan Ardiansyah.
Dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat umum, profesional, pelajar, dan pelaku UMKM, Notarace 2025 berhasil menciptakan atmosfer kolaboratif yang edukatif sekaligus menghibur.
Pihak penyelenggara juga memastikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan aman.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas melibatkan aparat kepolisian, petugas Dishub, serta relawan yang disebar di titik-titik strategis.
Keberhasilan pelaksanaan Notarace 2025 menandai keseriusan Ikatan Notaris Indonesia dalam bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan konsep yang menyatukan olahraga, edukasi, dan aksi sosial, Notarace diharapkan dapat menjadi contoh kegiatan serupa yang bisa diterapkan oleh organisasi profesi lain di Indonesia.

