BerandaBudayaNaning Pranoto dan Yeni...

Naning Pranoto dan Yeni Fatmawati Rilis “Antologi 1001 Pantun Nusantara”

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Pegiat literasi Naning Pranoto dan Yeni Fatmawati dari Papatong Artspace resmi merilis buku bertajuk “Antologi 1001 Pantun Nusantara dan Negeri Serumpun“. Melalui karya ini, Naning dan Yeni mengajak generasi muda untuk turut melestarikan pantun, tidak hanya sebagai warisan budaya lisan, tetapi juga sebagai bagian penting dari kekayaan budaya bangsa.

Pelatihan Penulisan Pantun Lewat Zoom

Dalam upaya menyukseskan penulisan buku tersebut, Naning dan Yeni menyelenggarakan kegiatan “Program Penulisan 1.001 Pantun” (PP 1.001 P) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom. “Kami mengajak generasi muda untuk bangga dengan kekayaan bangsa ini dan ikut memelihara warisan leluhur,” ujar Naning.

Baca Juga :   Wagub Rano Karno Resmikan Pemilihan Abang None Jakarta 2025: Siapkan Duta Budaya ke Pentas Dunia

Buku “Antologi 1001 Pantun Nusantara dan Negeri Serumpun” memuat pantun-pantun yang ditulis oleh peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar, mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Beragam jenis pantun terdapat dalam buku ini, seperti pantun budaya, nasihat, kebangsaan, kuliner, adat, jenaka, muda-mudi, hingga pantun hijau yang mengangkat tema pelestarian lingkungan. “Pelatihan yang kami berikan hanya berlangsung sebulan lebih melalui Zoom, namun hasilnya sangat memuaskan,” kata Naning.

Yeni Fatmawati
Yeni Fatmawati

Kerjasama dengan Unesco dan Dukungan Berbagai Pihak

Naning dan Yeni telah berkomunikasi dengan perwakilan Unesco di Indonesia untuk menjadikan buku ini sebagai dokumentasi Unesco. Perwakilan Unesco menyambut baik inisiatif ini. Para penulis pantun berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, seperti Yogyakarta, Tana Toraja, Sulawesi, Kalimantan, Tanah Pasundan, hingga Malaysia, Singapura, Belgia, dan Finlandia. Mereka menuliskan pantun yang menggambarkan budaya, kuliner, lokasi wisata, adat-istiadat, dan seni-kriya dari daerah masing-masing.

Baca Juga :   Budaya Tempe Diajukan ke UNESCO, Rembug Budaya HARTEMPENAS 2025 Jadi Momentum Sejarah

Ada juga Pantun Hijau karya pelajar, guru, orang tua siswa, dan alumni dari Sekolah Alam Indonesia (SAI) serta Sekolah Alam Cikeas. Pantun-pantun ini menekankan pentingnya merawat dan melestarikan lingkungan. Karya-karya pantun yang masuk diseleksi oleh dewan kurator yang terdiri dari Adri Darmaji Woko, Naning Pranoto, Kurniawan Junaedhie, Yeni Fatmawati, Nenden Lilis, Nia Samsihono, Masuki M. Astro, dan Didien Pradoto.

Diskusi Buku bersama Naning Pranoto (Pegiat Literas) dan Yahya ANdi Saputra (Budayawan Betawi)
Diskusi Buku bersama Naning Pranoto (Pegiat Literas) dan Yahya ANdi Saputra (Budayawan Betawi)

Untuk menerbitkan buku dan e-book ini, panitia bekerja sama dengan berbagai sekolah, perguruan tinggi, KBRI Kuala Lumpur, KBRI Belgia, Konjen Negara Bagian Victoria Australia, Konjen Hong Kong, Buruh Migran Indonesia di Hong Kong, tokoh pendidikan di Finlandia, tokoh kesenian di Amerika Serikat, dan Perhimpunan Sastrawan dan Budayawan Negara Serumpun (PSBNS). “Terbitnya antologi pantun ini adalah wujud kerja kreatif dan kolektif dengan fondasi cinta terhadap negeri,” ujar Yeni Fatmawati, penyair dan perupa yang juga pendiri Yayasan Papatong. *Ihsan

Baca Juga :   Nina Nugroho Tampilkan Koleksi Terbaru di IN2MOTION FEST 2025, Angkat Kekuatan Perempuan Lewat Koleksi 'Silent Fire'

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Penyelidikan Dugaan Gratifikasi Bupati MBD Terus Bergulir, Polda Maluku Pastikan Proses Berlanjut

MALUKU, TERMINALNEWS.ID - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku menegaskan bahwa...

InJourney Salurkan Bantuan Pascabencana di Sumatera, Fokus Pulihkan UMKM dan Layanan Dasar Warga

ACEH, TERMINALNEWS.ID – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney kembali...

Bali Dinobatkan sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID -Bali kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung pariwisata internasional....

Garuda Indonesia Group Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Peak Season Nataru 2025/2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Garuda Indonesia Group menutup periode peak season Natal...

- A word from our sponsors -

spot_img