BerandaNasionalMenkomdigi Meutya Hafid: Transformasi...

Menkomdigi Meutya Hafid: Transformasi Digital Adalah Soal Manusia, Bukan Sekadar Teknologi

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa transformasi digital sejati tidak hanya berbicara soal perangkat, jaringan, atau teknologi baru, melainkan tentang manusia dan pemerataan kesempatan di seluruh Indonesia.

“Transformasi digital bukan urusan teknologi saja, tapi tentang manusianya — tentang kesempatan yang lebih adil bagi semua, dari kota sampai pelosok,” ujar Meutya dalam sambutannya di Forum Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025 di Jakarta Convention Center, Kamis (30/10).

Tiga Jurus Transformasi Digital

Dalam arah kebijakan digital nasional, pemerintah menyiapkan tiga jurus utama:

1.Membangun ekosistem digital yang inklusif dan aman.

2.Mempercepat inovasi serta efisiensi lintas sektor.

3.Mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi disrupsi teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga :   PLN UID Jakarta Raya Rayakan 26 Tahun BUMN, Percepat Pembangunan Gardu untuk Penuhi Kebutuhan Listrik Pelanggan

Meutya menegaskan bahwa pembangunan digital tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur fisik seperti BTS, jaringan fiber optik, atau satelit, tetapi juga pembangunan kapasitas manusia.

“Manusia juga bagian dari infrastruktur digital. Mereka harus disiapkan,” ujarnya.

Cetak Talenta Digital, Bangun Inovasi

Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), pemerintah telah menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya:

Digital Talent Scholarship dan AI Talent Factory untuk pengembangan SDM digital,

Garuda Spark Innovation Hub dan HUB.ID Connection Hub yang menjembatani startup dan industri, menciptakan ekosistem inovasi nasional.

Langkah ini diharapkan memperkuat rantai nilai digital Indonesia — dari pendidikan, riset, hingga komersialisasi inovasi teknologi.

Satelit Nasional Perkuat Konektivitas

Baca Juga :   Nikah Fest di Istiqlal: Ratusan Pasangan Resmi Menikah dengan Senyum dan Haru

Di sisi infrastruktur konektivitas, program Satelit Republik Indonesia (SATRIA) I kini telah menyediakan akses internet di 27.865 titik layanan publik.

Peluncuran Satelit Nusantara V juga menambah kapasitas broadband nasional menjadi 370 Gbps, tertinggi di ASEAN.

“Di Indonesia Timur, termasuk Papua, sudah ada 1.631 titik layanan publik. Koneksinya jauh lebih baik dari sebelumnya,” jelas Meutya.

Ia menegaskan, pembangunan serupa juga terus berjalan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

229 Juta Pengguna Internet, Ekonomi Digital Tumbuh Pesat

Dengan meningkatnya konektivitas dan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, Indonesia kini memiliki 229,4 juta pengguna internet, atau 80,6 persen dari populasi — menjadikannya pasar digital terbesar di ASEAN.

Fenomena digitalisasi kini menjangkau hingga sektor mikro.

Baca Juga :   Menuju UMKM Go Digital, PLN Peduli Melalui Hub UMK Jakarta Raya adakan Pelatihan Digital Marketing dan Fotografi

“Gerobak-gerobak kecil sekarang sudah pakai QRIS. Itu menunjukkan betapa ekosistem digital sudah menjadi bagian dari ekonomi rakyat,” kata Meutya.

Sinergi Jadi Kunci

Menkomdigi menekankan bahwa sinergi dan inovasi merupakan dua kata kunci utama dalam mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital.

“Kemajuan hanya bisa dicapai jika pemerintah, regulator, industri, akademisi, dan pelaku inovasi melangkah bersama,” tegasnya.

Visi Indonesia Digital 2045

Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat ekonomi digital ASEAN menjelang tahun 2045, dengan fokus pada pemerataan konektivitas, talenta unggul, dan inovasi berkelanjutan.

Pernyataan Meutya Hafid menegaskan satu hal penting: bahwa transformasi digital bukan hanya tentang jaringan yang cepat, melainkan tentang manusia yang siap tumbuh bersama teknologi.|Foto : Istimewa

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img