MANCHESTER, TERMINALNEWS.ID – Manchester United akan turut memperhatikan jalannya final UEFA Europa Conference League antara Chelsea dan Real Betis dengan penuh harap.
Pasalnya, kemenangan wakil Spanyol tersebut bisa mendatangkan uang tambahan sebesar 306.000 pound (sekitar Rp6 miliar) bagi Setan Merah.
Laga final yang digelar di Polandia itu mempertemukan Chelsea—yang finis di peringkat keempat Premier League 2024/25—dengan Real Betis, tim peringkat keenam La Liga.
Meskipun tim asuhan Enzo Maresca lebih diunggulkan, Manuel Pellegrini dan skuad Betis berambisi meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Namun bagi Manchester United, kemenangan Real Betis memiliki arti ganda. Selain mencegah Chelsea menambah koleksi gelar, hasil tersebut juga akan memicu klausul finansial dalam kesepakatan peminjaman Antony, winger asal Brasil yang kini bersinar bersama Betis.
Klausul Transfer Antony Bisa Untungkan MU
Menurut laporan dari media Spanyol ABC, jika Real Betis mampu mengalahkan Chelsea di final, mereka diwajibkan membayar 306.000 pound kepada Manchester United. Pembayaran tersebut merupakan bagian dari kesepakatan peminjaman Antony yang bergabung ke Betis sejak Januari 2025.
Antony tampil impresif selama setengah musim di Spanyol dengan torehan 9 gol dan 5 assist dari 25 pertandingan. Penampilannya yang mengesankan ini membuat Betis dikabarkan ingin mempermanenkan statusnya dengan biaya transfer sekitar 30-35 juta pound.
Legenda klub, Joaquin, bahkan sempat melontarkan candaan soal transfer tersebut: “Saya akan sediakan mobilnya jika perlu menculik dia. Yang penting Antony tetap di sini.”
Salah satu momen terbaik Antony bersama Betis adalah gol indahnya ke gawang Espanyol pada menit ke-91 awal Mei lalu—sebuah aksi yang kini viral di media sosial.
Perjuangan Mental Antony di Manchester
Sebelum bersinar di Spanyol, Antony mengalami masa sulit bersama Manchester United. Dalam 96 pertandingan, ia hanya mencetak 12 gol dan 5 assist, dan dianggap sebagai salah satu rekrutan terburuk klub dalam sejarah modern.
Dalam wawancara emosional, Antony mengungkap betapa beratnya tekanan mental yang ia alami selama di Inggris.
“Saya sempat tidak punya tenaga untuk bermain dengan anak saya, sampai-sampai tidak makan selama beberapa hari. Saya merasa kehilangan kenikmatan bermain sepak bola,” ujarnya.
Kini, fans Manchester United berharap Antony bisa mencetak satu keajaiban lagi saat Betis menghadapi Chelsea di final, karena kemenangan itu bukan hanya akan membantu klub barunya, tetapi juga memberi keuntungan finansial bagi klub lamanya.

