BerandaSportSoccerLionel Messi Tutup Karier...

Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Air Mata, Gol, dan Dua Assist

TERMINALNEWS.ID, BUENOS AIRES – Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina dengan malam yang emosional. Kapten Argentina itu menangis sebelum pertandingan dimulai, kemudian tampil selama 94 menit dan mengantarkan timnya menang 3-0 atas Benin di Stadion Monumental.

Dalam laga perpisahannya tersebut, Messi terlibat langsung dalam seluruh gol Argentina. Ia mencatat satu gol dan dua assist, masing-masing untuk Nicolás Otamendi dan Nico Paz.

Pertandingan tersebut menjadi penutup perjalanan internasional Messi yang berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Perpisahan Penuh Emosi

Suasana haru sudah terasa sebelum pertandingan dimulai. Anak-anak Messi berjalan bersamanya menuju lapangan, sementara sebuah jersey raksasa menjadi bagian dari seremoni penghormatan untuk sang kapten.

lionel messi 1
Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Air Mata, Gol, dan Dua Assist (givemesport)

Para pemain Benin juga memberikan sebuah surat kepada Messi sebagai bentuk penghormatan. Ketika lagu kebangsaan Argentina dimainkan, pemain berusia 39 tahun itu terlihat kesulitan menahan air mata.

Pada menit ke-10, pertandingan dihentikan sejenak. Para pemain memberikan penghormatan kepada Messi, sementara puluhan ribu suporter di Monumental memberikan tepuk tangan panjang untuk pemain nomor 10 tersebut.

Messi kemudian membalas penghormatan itu dengan penampilan luar biasa.

Ia memberikan assist kepada Otamendi untuk membuka keunggulan Argentina. Setelah itu, Messi kembali menjadi kreator dengan memberikan umpan matang kepada Nico Paz untuk gol kedua.

Tak berhenti di situ, Messi kemudian mencetak gol ketiga Argentina.

Baca Juga :   PSSI Gembira Kenaikan Peringkat Timnas Putri Indonesia di FIFA

Seluruh gol Argentina tercipta setelah jeda. Sebelumnya, Messi sudah mencatat empat tembakan, dua di antaranya tepat sasaran, serta enam sentuhan di kotak penalti lawan.

Yang menarik, Messi tidak ditarik keluar lebih awal demi mendapatkan seremoni tepuk tangan secara khusus. Ia justru bermain penuh selama 94 menit dan mengakhiri pertandingan dengan kontribusi langsung terhadap seluruh gol Argentina.

mixcollage 02 aug 2026 12 14 pm 7840
Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Air Mata, Gol, dan Dua Assist (givemesport)

Pernah Tinggalkan Timnas

Perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu berakhir indah.

Argentina mencapai final Piala Dunia 2014, tetapi kalah dari Jerman. Setahun kemudian, mereka kembali gagal di final Copa América setelah dikalahkan Chile. Pada 2016, Argentina kembali takluk dari Chile di final Copa América.

Tiga kekalahan di final dalam tiga musim beruntun membuat Messi sempat mengambil keputusan mengejutkan.

Pada 2016, ia mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.

Tekanan terhadap Messi saat itu sangat besar. Kesuksesannya bersama Barcelona sering dijadikan pembanding. Ia telah memenangkan berbagai gelar klub, tetapi belum mampu memberikan trofi utama kepada Argentina.

Perbandingan dengan legenda Argentina, Diego Maradona, juga terus mengiringinya. Maradona membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986, sehingga Messi dianggap harus melakukan hal serupa untuk benar-benar menyamai status sang legenda.

Namun, perjalanan Messi bersama Argentina akhirnya berubah.

lionel messi 2
Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Air Mata, Gol, dan Dua Assist (givemesport)

Copa América 2021

Titik balik terjadi pada Copa América 2021.

Baca Juga :   Xabi Alonso Masuk Radar Liverpool

Argentina mengalahkan Brasil di final dan mengakhiri penantian selama 28 tahun untuk meraih gelar mayor di level senior.

Bersama pelatih Lionel Scaloni, Argentina berkembang menjadi tim yang tidak hanya bergantung kepada Messi. Para pemain lain mulai mampu mengambil tanggung jawab dan membantu sang kapten ketika pertandingan memasuki momen-momen penting.

Puncaknya terjadi di Piala Dunia 2022.

Messi mencetak tujuh gol dan tiga assist sepanjang turnamen sekaligus meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik.

Di final melawan Prancis, Messi mencetak dua gol. Pertandingan berakhir 3-3 setelah perpanjangan waktu dan harus ditentukan melalui adu penalti.

Argentina akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti, dengan Messi berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Setelah bertahun-tahun gagal, Messi akhirnya mendapatkan trofi yang paling lama diburunya: Piala Dunia.

Copa América Kembali Diraih pada 2024

Kesuksesan Messi bersama Argentina berlanjut pada Copa América 2024.

Dalam final menghadapi Kolombia, Messi harus meninggalkan lapangan karena cedera. Ia terlihat menangis di bangku cadangan karena tidak dapat membantu rekan-rekannya hingga pertandingan selesai.

Namun, Argentina tetap mampu memenangkan pertandingan dan mempertahankan gelar Copa América.

Dengan demikian, Messi menutup era internasionalnya dengan koleksi gelar yang luar biasa, termasuk Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa América.

Warisan Messi

Pertandingan melawan Benin menjadi akhir dari perjalanan Messi bersama tim nasional Argentina, tetapi kariernya di level klub masih berlanjut bersama Inter Miami.

Baca Juga :   Deretan Transfer Aneh dan Bintang yang Pernah Membela Anzhi Makhachkala
lionel messi 3
Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Air Mata, Gol, dan Dua Assist (givemesport)

Di Barcelona, Messi mencetak 672 gol dalam 778 penampilan dan memenangkan 35 trofi. Ia meninggalkan klub tersebut sebagai pencetak gol dan pemegang penampilan terbanyak dalam sejarah Barcelona.

Keistimewaan Messi bukan hanya terletak pada jumlah gol.

Ia mampu turun ke lini tengah untuk menerima bola, menarik pemain bertahan keluar dari posisinya, kemudian memberikan umpan terakhir atau menyelesaikan serangan sendiri.

Itulah yang terlihat dalam pertandingan terakhirnya bersama Argentina. Dua assist yang diberikan kepada Otamendi dan Paz menjadi pengingat bahwa Messi bukan hanya seorang pencetak gol, tetapi juga salah satu kreator peluang terbaik dalam sejarah sepak bola.

Persaingannya dengan Cristiano Ronaldo selama bertahun-tahun juga ikut mengubah standar sepak bola modern. Statistik gol dan assist yang mereka hasilkan membuat angka-angka luar biasa seolah menjadi sesuatu yang normal.

Namun, pada malam terakhir Messi bersama Argentina, angka bukanlah hal utama.

Tidak ada trofi yang diangkat. Tidak ada final dramatis. Hanya stadion yang penuh, anak-anaknya di sisinya, rekan-rekan setim yang memberikan penghormatan, dan jutaan penggemar yang menyaksikan untuk terakhir kalinya Lionel Messi mengenakan jersey Argentina.

Dan sebelum pertandingan dimulai, air mata Messi sudah lebih dulu menceritakan betapa besarnya arti perjalanan tersebut.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Mikel Arteta Jadi Manajer dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Tembus Rp500 Miliar per Tahun

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Mikel Arteta menempati posisi teratas dalam daftar manajer...

Menteri Keuangan Diadukan ke Ombudsman RI oleh Ahli Waris Tariffin Riau

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Setelah bertahun-tahun memperjuangkan haknya, ahli waris Tariffin Riau...

DIASPORA MALUKU UTARA PADATI CAWANG: SELAMAT & SUKSES PELANTIKAN PENGURUS IKA HALUT JABODETABEK

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Momentum persaudaraan keluarga besar Maluku Utara di tanah...

Ferguson Dukung Cristiano Ronaldo, Klopp Pilih Mohamed Salah dalam Debat Ballon d’Or 2021

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER - Dua pelatih top dunia, Sir Alex Ferguson dan...

- A word from our sponsors -