LONDON, TERMiNALNEWS.CO – Kisah transfer Anzhi Makhachkala di awal 2010-an memang penuh drama.
Klub asal Rusia ini dikenal jor-joran menggelontorkan uang untuk merekrut pemain bintang, namun banyak yang hanya bertahan sebentar sebelum hengkang.
Berikut beberapa nama besar yang sempat merasakan jersey Anzhi.
1. Jucilei (9 juta pound)

Berbeda dengan mayoritas pemain lain, Jucilei termasuk loyal. Gelandang Brasil ini tetap bertahan saat Anzhi terpuruk pada musim 2013/14.
Ia mencatatkan 99 penampilan sebelum melanjutkan karier ke Abu Dhabi, Tiongkok, hingga kembali ke Brasil bersama Sao Paulo dan Boavista.
2. Moubarak Boussoufa (7,2 juta pound)
Didatangkan dari Anderlecht, Boussoufa tampil cukup impresif dengan 13 gol dan 27 assist dari 87 pertandingan.
Gelandang serang asal Maroko kelahiran Belanda ini kemudian melanjutkan karier di Timur Tengah dan mencatat 70 caps bersama tim nasional Maroko.
3. Vladimir Gabulov (6 juta pound)
Diboyong pada 2011, kiper Rusia ini menjadi andalan utama dengan 61 penampilan dan 23 clean sheet. Ia turut membawa Anzhi menembus babak 16 besar Liga Europa 2012/13.
Namun krisis finansial memaksanya kembali ke Dynamo Moscow sebelum gantung sarung tangan pada 2018.
4. Mehdi Carcela-Gonzalez (5,13 juta pound)
Rekrutan dari Standard Liege ini bermain 47 kali untuk Anzhi, kebanyakan pada musim 2012/13.
Setelahnya, ia kembali ke Liege dan juga sempat memperkuat Benfica, Granada, hingga Olympiacos. Bersama timnas Maroko, Carcela mencatatkan 22 penampilan.
5. Ewerton (4,86 juta pound)
Bertahan hingga 2015, bek Brasil ini mencatatkan 35 penampilan sebelum pindah ke Sporting Lisbon. Kariernya berlanjut di Portugal dan Jerman, meski akhirnya pensiun cukup muda pada usia 31 tahun.
6. Lassana Diarra (4,5 juta pound)
Didatangkan langsung dari Real Madrid, Diarra hanya bertahan 18 laga liga sebelum pindah ke Lokomotiv Moscow. Meski kariernya naik turun, ia tetap mengoleksi trofi bergengsi, termasuk dua Piala FA dan satu gelar Ligue 1 bersama PSG.
7. Diego Tardelli (4,5 juta pound)
Striker Brasil ini gagal mencetak gol dalam 14 pertandingan bersama Anzhi, padahal ia produktif di Serie A Brasil. Kariernya kemudian melejit lagi di klub-klub besar negaranya seperti Atletico Mineiro, Gremio, dan Santos. Ia juga sempat membela timnas Brasil dengan tiga gol dari 14 caps.
8. Andrey Yeshchenko (4,3 juta pound)
Bergabung pada 2013, bek kanan ini bermain 34 kali di Liga Rusia. Setelah sempat dipinjamkan ke Kuban Krasnodar, Yeshchenko kemudian pindah ke Spartak Moscow dan meraih gelar juara liga 2016/17. Ia resmi pensiun pada Januari 2025 dan kini melatih Kuban Krasnodar.
9. Oleg Shatov (2,5 juta pound)

Diboyong dari Ural pada musim dingin 2011/12, Shatov tampil apik sebagai gelandang serang dengan 50 laga bersama Anzhi. Penampilannya membuat Zenit membayar sekitar €20 juta untuk merekrutnya pada 2013.
Bersama Zenit, ia meraih dua gelar Liga Rusia dan satu Piala Rusia. Pada November 2024, Shatov diangkat menjadi caretaker Ural.

