*Insiden dugaan Messi hendak memukul Vitinha viral di media sosial
MIAMI, TERMINALNEWS.CO – Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, kembali menjadi sorotan publik usai kekalahan telak Inter Miami dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 4-0 pada babak gugur pertama Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Meski sempat tampil gemilang di fase grup, Messi tampak frustrasi dalam laga yang mempertemukannya dengan mantan klubnya itu.
Inter Miami Tak Berdaya, Messi Gagal Bawa Tim Melaju
Dalam pertandingan yang berlangsung di bawah tekanan tinggi, Messi, yang kini berusia 38 tahun, gagal menginspirasi Inter Miami untuk memberikan perlawanan berarti.
Meski sempat mengancam gawang Gianluigi Donnarumma lewat sundulan di babak kedua, tim MLS tersebut terlihat kalah kelas dari juara Ligue 1 itu.

Media Prancis menyoroti Messi sebagai satu-satunya ancaman serius di lini serang Inter Miami, namun kontribusinya tak cukup untuk menahan dominasi PSG yang tampil solid sejak awal laga.
Video Viral: Messi Diduga Coba Pukul Vitinha
Salah satu momen paling kontroversial terjadi ketika sebuah video yang beredar luas di media sosial menunjukkan Messi tampak melayangkan tangan ke arah wajah Vitinha, mantan rekan setimnya di PSG.
Dalam video tersebut, Vitinha tampak berusaha menghindar ketika Messi menekan dari belakang, dan tangan Messi terlihat mengayun ke arahnya—meski tak sampai mengenai sasaran.
Klip tersebut langsung menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari warganet. Salah satu pengguna Reddit menulis, “Saya tidak akan pernah mengerti frustrasi sampai mencoba memukul seseorang. Vitinha adalah orang yang tenang.” Komentar lain menyebut Messi sebagai “pecundang yang buruk.”
Vitinha Klarifikasi Hubungannya dengan Messi
Menanggapi isu yang berkembang, Vitinha, gelandang berusia 25 tahun asal Portugal, membantah adanya keretakan hubungan dengan Messi. Ia membantah laporan yang menyebut Messi pernah menghina atau berselisih dengannya saat masih bermain bersama di PSG.
“Sama sekali tidak benar bahwa ini terjadi,” tulis Vitinha melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter), merujuk pada kabar Messi pernah berkata, “Kamu tidak hanya lemah, tetapi kamu menyakitiku,” dalam sesi latihan.

Usai pertandingan, keduanya bahkan terlihat saling berpelukan, menandakan tidak ada ketegangan pribadi di antara mereka. Sikap profesional tetap ditunjukkan oleh kedua pemain meski tensi pertandingan cukup tinggi.


