BerandaSportSoccerLionel Messi di Puncak,...

Lionel Messi di Puncak, Ini 20 Legenda Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Argentina

TERMINALNEWS.ID, BUENOS AIRES – Argentina dikenal sebagai salah satu negara dengan tradisi sepak bola paling kuat di dunia. Dari Diego Maradona hingga Lionel Messi, negara Amerika Selatan itu tidak pernah kehabisan pemain berbakat yang mampu meninggalkan jejak besar di level klub maupun internasional.

Dengan populasi sekitar 45 juta jiwa, Argentina memiliki sejarah panjang di sepak bola dunia. Tim nasional berjuluk La Albiceleste itu telah tiga kali menjuarai Piala Dunia, yakni pada 1978, 1986 dan 2022. Argentina juga tercatat sebagai negara tersukses dalam sejarah Copa America setelah mengoleksi 16 gelar, termasuk trofi edisi 2024.

Sejumlah nama kemudian muncul sebagai simbol kejayaan sepak bola Argentina. Penilaian terhadap para pemain ini didasarkan pada prestasi bersama tim nasional, pencapaian di level klub, penghargaan individu, serta warisan yang mereka tinggalkan dalam sepak bola.

Berikut 20 pemain Argentina yang masuk dalam daftar tersebut.

20. Claudio Caniggia

Claudio Caniggia memiliki karier klub yang cukup panjang dengan memperkuat sejumlah tim seperti Atalanta, AS Roma, River Plate dan Boca Juniors.

Namun, kiprahnya bersama Argentina jauh lebih menonjol. Caniggia menjadi bagian penting dalam perjalanan Argentina menuju final Piala Dunia 1990. Ia mencetak gol penting melawan Brasil dan Italia sebelum Argentina kalah dari Jerman Barat di final.

Selama membela Argentina, Caniggia mencatat 50 penampilan dan 16 gol, serta turut membawa negaranya menjuarai Copa America 1991.

19. Gonzalo Higuain

Gonzalo Higuain merupakan salah satu striker Argentina paling produktif pada era modern. Ia mengawali karier di River Plate sebelum pindah ke Real Madrid pada usia 19 tahun.

Bersama Real Madrid, Higuain mencetak 121 gol dalam 264 pertandingan dan meraih tiga gelar La Liga. Ia kemudian memperkuat Napoli dan Juventus, dengan masing-masing mencetak 91 dan 66 gol di semua kompetisi liga.

Di level internasional, Higuain mencatat 75 caps dan 31 gol untuk Argentina. Ia tampil di Piala Dunia 2010 dan 2014, meski kegagalannya memaksimalkan peluang pada final 2014 menjadi salah satu momen yang terus dikenang.

18. Ubaldo Fillol

Ubaldo Fillol merupakan salah satu kiper terbesar dalam sejarah Argentina. Sebagian besar kariernya dihabiskan bersama River Plate.

Fillol tampil 58 kali untuk Argentina dan menjadi bagian penting ketika La Albiceleste meraih Piala Dunia pertamanya pada 1978. Ia bahkan dinobatkan sebagai kiper terbaik dalam turnamen tersebut.

Dengan lebih dari 700 penampilan profesional, Fillol juga dikenal karena konsistensi dan umur panjang kariernya.

17. Esteban Cambiasso

Esteban Cambiasso dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik yang pernah dimiliki Argentina.

Kariernya mencakup Real Madrid, River Plate, Independiente, Inter Milan, Leicester City dan Olympiacos. Puncaknya terjadi bersama Inter Milan ketika ia meraih lima gelar Serie A, satu Liga Champions dan empat Coppa Italia.

Baca Juga :   Shin Tae-yong Soroti Penyebab Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Cambiasso mencatat 52 penampilan dan lima gol untuk Argentina. Salah satu momen terbaiknya terjadi pada Piala Dunia 2006 ketika ia mencetak gol indah dalam kemenangan Argentina atas Serbia dan Montenegro.

16. Hernan Crespo

Hernan Crespo adalah salah satu striker paling produktif pada generasinya. Ia mencetak 108 gol liga dalam tujuh musim pertamanya di Italia bersama Parma dan Lazio.

Crespo kemudian memperkuat Inter Milan, Chelsea dan AC Milan. Dalam kariernya, ia mencatat 35 gol dari 64 penampilan bersama Argentina.

Ia juga mencetak gol pada Piala Dunia 2002 dan 2006 serta tiga gol di Copa America 2007.

15. Diego Simeone

Sebelum dikenal sebagai pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone merupakan gelandang tangguh Argentina.

Ia menghabiskan sekitar 15 tahun berkarier di Eropa bersama klub-klub seperti Pisa, Atletico Madrid, Inter Milan dan Lazio.

Untuk Argentina, Simeone mencatat 106 penampilan, 10 gol dan 11 assist. Ia juga menjadi bagian dari tim yang menjuarai Copa America pada 1991 dan 1993.

14. Roberto Ayala

Roberto Ayala merupakan salah satu bek tengah terbaik Argentina pada era modern.

Ia menjadi bagian penting Valencia ketika klub tersebut meraih dua gelar La Liga, Piala UEFA dan mencapai final Liga Champions.

Bersama Argentina, Ayala mengoleksi 116 caps dan enam gol. Ia juga masuk dalam tim terbaik Piala Dunia 2006.

13. Sergio Aguero

Sergio Aguero merupakan salah satu striker terbaik pada dekade 2010-an. Ia menjadi pemain termuda yang tampil di kompetisi kasta tertinggi Argentina ketika memperkuat Independiente, sebelum pindah ke Atletico Madrid.

Namanya semakin besar setelah bergabung dengan Manchester City. Aguero menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Manchester City dan memegang rekor hat-trick terbanyak di Premier League dengan 12 hat-trick.

Bersama Argentina, Aguero mencatat 101 penampilan dan 41 gol serta menjadi bagian dari skuad juara Copa America 2021.

12. Jorge Burruchaga

Jorge Burruchaga merupakan salah satu pahlawan Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 1986.

Ia mencetak gol kemenangan Argentina dalam final melawan Jerman Barat yang berakhir 3-2. Burruchaga mencatat 59 caps dan 13 gol untuk tim nasional.

Satu gol di final Piala Dunia membuat namanya menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Argentina.

11. Oscar Ruggeri

Oscar Ruggeri merupakan bek tangguh yang menjadi bagian dari skuad Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 1986.

Ia juga memenangkan Copa America 1991 dan 1993 serta pernah memperkuat Boca Juniors, River Plate dan Real Madrid.

Ruggeri mencatat 97 penampilan dan tujuh gol untuk Argentina. Pada 1991, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Amerika Selatan dan Argentina.

10. Javier Mascherano

Javier Mascherano memiliki karier panjang bersama Argentina. Mantan pemain River Plate itu pernah memperkuat West Ham United, Liverpool dan Barcelona.

Baca Juga :   Aston Villa Finis Delapan Besar Liga Europa, Aksi Unai Emery dengan Tielemans Jadi Sorotan

Di Barcelona, Mascherano bertransformasi dari gelandang bertahan menjadi bek tengah. Bersama Argentina, ia mencatat 147 caps, menjadikannya salah satu pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah La Albiceleste.

Mascherano juga meraih dua medali emas Olimpiade dan membawa Argentina ke final Piala Dunia 2014.

9. Javier Zanetti

Javier Zanetti adalah simbol loyalitas dan konsistensi. Ia menghabiskan 19 tahun bersama Inter Milan dan mencatat 858 penampilan untuk klub Italia tersebut.

Zanetti menjadi kapten Inter sejak 2001 hingga pensiun pada 2014. Ia juga menjadi bagian penting dari skuad Inter ketika klub tersebut meraih treble pada musim 2009/10.

Bersama Argentina, Zanetti mencatat 144 penampilan, lima gol dan lima assist.

8. Omar Sivori

Omar Sivori merupakan salah satu pemain Argentina paling berbakat pada era 1950-an dan 1960-an.

Setelah bersinar bersama River Plate, Sivori pindah ke Juventus dengan nilai transfer £91.000, yang pada saat itu menjadi rekor dunia.

Jika dikonversikan menggunakan kurs ilustratif Rp22.000 per pound, nilai tersebut setara sekitar Rp2,0 miliar. Angka itu tentu merupakan konversi nominal historis, bukan nilai pasar saat ini.

Sivori membantu Juventus meraih Scudetto dan memenangkan Ballon d’Or pada 1961 setelah kemudian memilih membela Italia. Bersama Argentina, ia mengoleksi 19 caps dan sembilan gol serta memenangkan Copa America.

7. Angel Di Maria

Angel Di Maria merupakan salah satu winger paling sukses dalam sejarah Argentina.

Ia pernah bermain untuk Benfica, Real Madrid, Manchester United, Paris Saint-Germain dan Juventus. Bersama Real Madrid, Di Maria menjadi pemain penting saat klub tersebut menjuarai Liga Champions 2014.

Di Maria juga terkenal karena kemampuannya tampil di pertandingan besar. Ia mencetak gol kemenangan Argentina pada final Copa America 2021 dan mencetak gol pada final Piala Dunia 2022 melawan Prancis.

Bersama Argentina, Di Maria mencatat 145 penampilan, 31 gol dan 32 assist, dengan koleksi Piala Dunia, dua Copa America dan medali emas Olimpiade.

6. Daniel Passarella

Daniel Passarella merupakan salah satu bek tengah terbaik yang pernah dimiliki Argentina.

Ia menjadi kapten Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 1978, sekaligus menjadi bagian dari skuad yang kembali memenangkan Piala Dunia 1986.

Passarella mencatat 70 penampilan dan 22 gol untuk Argentina. Yang membuat catatannya semakin istimewa adalah produktivitasnya sebagai bek. Saat pensiun pada 1989, ia telah mencetak 175 gol sepanjang karier profesionalnya.

5. Juan Roman Riquelme

Juan Roman Riquelme merupakan representasi klasik gelandang serang Argentina dengan kreativitas, visi dan teknik tinggi.

Sebagian besar kariernya dihabiskan bersama Boca Juniors. Dalam dua periode, ia mencatat 290 penampilan, 76 gol dan 96 assist untuk klub tersebut.

Riquelme juga bersinar bersama Villarreal dan membantu klub Spanyol itu mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya.

Baca Juga :   Transparansi Perwasitan, PSSI Gelar Media Briefing

Bersama Argentina, Riquelme mencatat 51 caps, 17 gol dan 20 assist, serta meraih medali emas Olimpiade 2008.

4. Gabriel Batistuta

Gabriel Batistuta dikenal sebagai salah satu penyerang paling mematikan pada era 1990-an.

Ia menjadi legenda Fiorentina dan kemudian membantu AS Roma meraih Scudetto. Bersama Argentina, Batistuta memenangkan dua Copa America, yakni pada 1991 dan 1993.

Batistuta mencatat 78 penampilan dan 55 gol untuk Argentina. Sebelum akhirnya dilewati Lionel Messi, ia sempat menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa La Albiceleste.

3. Mario Kempes

Mario Kempes adalah bintang utama Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 1978.

Pada turnamen tersebut, Kempes meraih Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus Golden Ball sebagai pemain terbaik. Ia menjadi salah satu dari hanya tiga pemain yang mampu memenangkan Piala Dunia, Golden Boot dan Golden Ball dalam satu edisi turnamen.

Bersama Argentina, Kempes mencatat 41 caps dan 18 gol.

2. Diego Maradona

Diego Maradona merupakan salah satu pemain yang paling identik dengan sepak bola Argentina.

Puncak kariernya terjadi pada Piala Dunia 1986 ketika ia memimpin Argentina meraih gelar juara. Maradona juga memenangkan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.

Pada perempat final melawan Inggris, ia menciptakan dua momen ikonik: gol yang kemudian dikenal sebagai “Tangan Tuhan” dan aksi solo yang sering disebut sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Maradona mencatat 84 penampilan, 23 gol dan 20 assist untuk Argentina serta satu gelar Piala Dunia.

1. Lionel Messi

Di posisi teratas adalah Lionel Messi.

Pemain kelahiran Rosario itu meninggalkan Argentina pada usia 13 tahun untuk bergabung dengan akademi Barcelona. Di klub Spanyol tersebut, Messi kemudian menjelma menjadi salah satu pemain terbesar sepanjang masa.

Ia memenangkan berbagai gelar, termasuk 10 La Liga, empat Liga Champions, serta sejumlah trofi domestik. Messi juga mencatat rekor individu dengan delapan Ballon d’Or dan enam European Golden Shoe.

Namun, warisannya bersama Argentina semakin lengkap setelah menjuarai Copa America 2021, Piala Dunia 2022 dan Copa America 2024.

Messi tercatat memiliki 208 caps, 126 gol dan 69 assist untuk Argentina, serta satu medali emas Olimpiade.

Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2022 menjadi titik balik penting dalam hubungan Messi dengan publik Argentina. Trofi tersebut melengkapi pencapaiannya di level internasional dan membuat namanya semakin kuat dalam perdebatan mengenai pemain terbesar sepanjang sejarah sepak bola.

Dengan demikian, dari 20 nama tersebut, Messi dan Maradona menjadi dua figur yang paling menonjol dalam sejarah modern sepak bola Argentina, sementara pemain seperti Batistuta, Kempes, Di Maria, Zanetti hingga Passarella melengkapi deretan legenda yang membuat La Albiceleste begitu dihormati di dunia sepak bola.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kapan Harus Menggunakan Tombol SOS di Mitsubishi Destinator?

TERMINALNEWS.ID – Mitsubishi Destinator tipe Ultimate dibekali fitur MITSUBISHI CONNECT yang...

Riza Damanik: Startup Indonesia Dipersiapkan Agar Semakin Mampu Mengakses Sumber Pendanaan yang Lebih Beragam

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka...

Lima Atlet Biliar PWI Jakarta Siap Ramaikan Press and Pocket Tournament 2026

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Lima atlet biliar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta...

Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Air Mata, Gol, dan Dua Assist

TERMINALNEWS.ID, BUENOS AIRES – Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama tim...

- A word from our sponsors -