MIAMI, TERMINALNEWS.ID – Superstar Inter Miami CF, Lionel Messi, saat ini berada di posisi teratas klasemen pencetak gol terbanyak MLS 2025 (Sepatu Emas), bersanding dengan penyerang Nashville SC, Sam Surridge.
Dengan catatan 10 gol hanya dalam lima pertandingan terakhir, peluang Messi untuk menyabet gelar top skor tampak semakin terbuka lebar—selama ia tetap fit dan konsisten.
Namun, pertanyaan yang kini mencuat adalah: mampukah Messi menyamai atau bahkan memecahkan rekor legendaris Carlos Vela, yang mencetak 34 gol dan 49 kontribusi gol (gabungan gol dan assist) dalam satu musim MLS bersama Los Angeles FC pada 2019?

Messi Masih di Bawah Rekor Vela, Tapi Perburuan Terus Berjalan
Secara matematis, peluang Messi masih cukup berat. Meski telah mencatat lima pertandingan beruntun dengan brace (dua gol per laga), pemain peraih delapan Ballon d’Or itu masih jauh dari torehan fenomenal Vela.
Namun performa luar biasa Messi belakangan ini menunjukkan bahwa rekor tersebut bukan sesuatu yang mustahil untuk dikejar—terutama jika melihat tingkat produktivitasnya yang hampir menyamai musim 2024, saat ia mencetak 20 gol dan 16 assist hanya dalam 19 pertandingan.
Statistik Musim Bersejarah di MLS
| Pemain | Musim | Gol | Assist | Gol/90 menit | Assist/90 menit |
|---|---|---|---|---|---|
| Carlos Valderrama | 2000 | 1 | 26 | 0.03 | 0.81 |
| Carlos Vela | 2019 | 34 | 15 | 1.12 | 0.50 |
| Lionel Messi | 2024 | 20 | 16 | 1.21 | 0.97 |
| Lionel Messi | 2025 | 16 | 7 | 1.04 | 0.45 |
Jika Messi mampu mempertahankan rasio gol dan assist seperti di 2024, ia seharusnya bisa melampaui rekor Vela maupun Valderrama. Namun di musim 2025 ini, walau sempat meledak, produktivitasnya sedikit menurun.

Faktor Kunci: Kebugaran dan Menit Bermain
Salah satu faktor penting yang menentukan peluang Messi adalah kebugaran dan konsistensi tampil. Di musim ini, Messi telah bermain dalam 81% menit pertandingan Inter Miami—jauh lebih tinggi dibandingkan musim 2024 (49%), yang dipengaruhi oleh cedera dan panggilan membela Argentina di Copa América.
Jika Messi bisa bermain dalam sisa 1.020 menit musim ini, ia butuh mencetak 18 gol tambahan (dengan rata-rata 1,59 gol per 90 menit) untuk menyamai rekor Vela. Angka yang menantang, namun bukan mustahil, terutama jika Messi kembali mengamuk seperti dalam lima laga terakhir.
Penalti Bisa Jadi Penentu
Satu variabel penting lainnya: penalti. Carlos Vela mencetak sembilan gol dari titik putih pada musim 2019. Sementara itu, Inter Miami belum mendapat satu pun penalti di musim 2025, dan hanya mendapat satu penalti sepanjang musim 2024.
Jika Messi mendapatkan dan mengeksekusi empat penalti dengan sukses di sisa musim ini, maka ia hanya perlu mencetak 1,23 gol non-penalti per 90 menit—angka yang jauh lebih realistis dibandingkan target awal. Jika ada tujuh penalti yang berhasil ia konversi menjadi gol, ia cukup mencetak 0,97 gol non-penalti per 90 menit.
| Musim | Peluang Penalti | Peluang/90 menit |
|---|---|---|
| Rata-rata MLS 2024 | 5.44 | 0.16 |
| Inter Miami 2024 | 1 | 0.03 |
| Inter Miami 2025 | 0 | 0.00 |
Dengan sisa musim MLS 2025 yang masih cukup panjang, Lionel Messi masih berpeluang besar meraih Sepatu Emas dan bahkan memecahkan rekor Carlos Vela. Kuncinya ada pada kebugaran, konsistensi, dan mungkin sedikit keberuntungan dari titik penalti. Jika semua faktor berpihak padanya, rekor Vela yang selama ini dianggap mustahil bisa saja tumbang di tangan sang maestro asal Argentina.


