TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pembalap Ferrari sekaligus juara dunia Formula 1 tujuh kali, Lewis Hamilton, memberikan jawaban mengejutkan ketika ditanya tim yang akan didukungnya pada ajang FIFA World Cup 2026 yang mulai bergulir pekan ini.
Hamilton, yang dikenal sebagai penggemar sepak bola sejak kecil, baru saja menikmati kebahagiaan setelah klub favoritnya, Arsenal, berhasil mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Liga Inggris musim ini.
Sementara itu, timnas Inggris yang kini ditangani Thomas Tuchel tergabung di Grup L bersama Croatia national football team, Ghana national football team, dan Panama national football team. Inggris dijadwalkan memulai perjuangannya melawan Kroasia pada 17 Juni di Arlington, Texas.
Meski lahir dan besar di Inggris, Hamilton mengakui bahwa kecintaannya terhadap sepak bola membuatnya sulit memilih antara Inggris dan Brasil.
“Untuk saya, Inggris dan Brasil berada di posisi yang sama. Sejujurnya, Brasil selalu menjadi tim favorit saya. Saat tumbuh besar di Inggris, saya sangat suka menonton Brasil bermain,” ujar Hamilton.
Menurutnya, daya tarik Brasil tidak hanya terletak pada prestasi sepak bolanya, tetapi juga budaya dan karakter para pemainnya.
“Saya menyukai warna seragam mereka, budayanya, dan para pemainnya terlihat sangat berbakat. Banyak pemain Brasil berasal dari jalanan, bermain tanpa alas kaki, dan ada sesuatu yang sangat istimewa dari budaya Brasil,” lanjutnya.
Terinspirasi Ayrton Senna
Kecintaan Hamilton terhadap Brasil juga tidak lepas dari sosok legenda Formula 1 asal Brasil, Ayrton Senna.
Sejak kecil, Hamilton mengidolakan Senna, juara dunia Formula 1 tiga kali yang meninggal dunia akibat kecelakaan tragis pada musim 1994.
Hubungan emosional Hamilton dengan Brasil semakin kuat setelah berbagai momen spesial yang ia alami. Pada kemenangan spektakulernya di Grand Prix Brasil 2021, Hamilton mengibarkan bendera Brasil dari kokpit mobilnya sebagai penghormatan kepada Senna. Sebelumnya, keluarga Senna juga menghadiahkan helm balap asli milik sang legenda kepadanya.
Pada 2022, Hamilton bahkan menerima kewarganegaraan kehormatan dari Brasil, sebuah penghargaan yang semakin mempererat hubungannya dengan negara Amerika Selatan tersebut.
Inggris Punya Rekor Buruk Melawan Brasil
Jika perjalanan kedua tim berjalan mulus, Inggris dan Brasil berpotensi bertemu di fase gugur Piala Dunia 2026.
Namun sejarah menunjukkan bahwa Inggris sering kesulitan menghadapi Selecao. Dalam turnamen besar, Inggris belum pernah mengalahkan Brasil.
Pertemuan paling dikenang terjadi pada 2002 FIFA World Cup ketika Ronaldinho mencetak gol ikonik melalui tendangan bebas yang mengecoh kiper David Seaman dan membawa Brasil menang di babak perempat final.
Secara keseluruhan, Inggris hanya mampu meraih empat kemenangan dari 27 pertemuan melawan Brasil. Statistik tersebut menunjukkan bahwa jika kedua tim kembali berhadapan di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026, Brasil berpeluang besar melanjutkan dominasinya atas The Three Lions.
Transfer Lewis Hamilton ke Ferrari
Hamilton menjadi salah satu tokoh olahraga dengan nilai transfer terbesar dalam sejarah motorsport setelah meninggalkan Mercedes-AMG Petronas Formula One Team dan bergabung dengan Scuderia Ferrari untuk musim 2025.
Berdasarkan berbagai laporan media internasional, kontrak Hamilton di Ferrari diperkirakan bernilai sekitar 100 juta dolar AS per tahun, atau sekitar Rp1,63 triliun per tahun (kurs Rp16.300 per dolar AS). Nilai tersebut mencakup gaji pokok, bonus, dan berbagai kerja sama komersial yang terkait dengan kehadirannya di tim asal Italia tersebut.

