ESPANYOL, TERMINALNEWS.ID – Pertandingan antara Espanyol dan Barcelona yang berlangsung pada Kamis malam waktu setempat sempat dihentikan sementara menyusul insiden serius di luar stadion RCDE.
Seorang suporter Espanyol mengungkap dirinya siap menerima denda setelah memberitahu pemain soal kejadian tersebut.
Laga lanjutan La Liga ini sejatinya berjalan dengan tensi tinggi, apalagi Barcelona berhasil mengamankan gelar juara liga berkat kemenangan 2-0 atas rival sekota mereka. Gol dicetak oleh Lamine Yamal dan Fermin Lopez.
Namun, pertandingan sempat terhenti pada babak pertama ketika wasit menghentikan jalannya laga setelah melihat keributan di salah satu sisi tribun.
Belakangan diketahui bahwa penghentian laga disebabkan oleh insiden di luar stadion, di mana sebuah mobil menabrak kerumunan suporter.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, mobil tersebut terlihat melaju ke arah kerumunan, menyebabkan sejumlah orang terluka.
Pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague, melalui ITV melaporkan bahwa empat orang mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit, sementara sembilan lainnya mengalami luka ringan.
Seorang suporter Espanyol bernama Cristian García Martín yang berada di dalam stadion turut membagikan kronologi kejadian tersebut. Dilansir SPORT, Cristian berkata, “Saat pertandingan dimulai, tribun meneriakkan ‘hentikan, hentikan’. Dalam salah satu momen permainan, kiper Espanyol, Joan García, mendekati area kami dan bertanya, ‘Ada apa?’. Saya lalu melompati pagar pembatas. Saya tidak masuk ke lapangan, tapi mungkin saya salah karena terlalu dekat dengan Joan García. Saya memberitahunya bahwa telah terjadi tabrakan besar dan ada orang-orang yang terluka di luar stadion. Saya bilang, ‘Pertandingan ini tidak bisa dilanjutkan.’”
Cristian juga menambahkan, “Setelah itu wasit datang, polisi juga datang dan mengusir saya dari area stadion. Saya akan didenda 3.000 euro, tapi saya tidak menyesal. Ini memalukan. Pertandingan tetap dilanjutkan sementara banyak pertandingan lain dihentikan hanya karena serangan panik dari penonton. Insiden ini terlalu serius untuk sebuah pertandingan divisi utama di Spanyol.”
Insiden ini menimbulkan sorotan tajam terhadap keputusan untuk tetap melanjutkan pertandingan meski ada kejadian darurat di luar stadion.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak La Liga terkait kelanjutan investigasi.

