BerandaEntertainmentKomdigi Hidupkan Kembali Sosok...

Komdigi Hidupkan Kembali Sosok Ratna Asmara Dalam Film

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Film adalah bagian penting dari sejarah penyebaran informasi di Indonesia. Museum Penerangan Kementerian Komunikasi dan Digital memiliki banyak koleksi dan arsip yang terkait dengan perjalanan film di Indonesia, termasuk kontribusi perempuan seperti Ratna Asmara, artis dan sutradara film tahun 1950-an.

Kepala Museum Penerangan Abdullah menyatakan lewat Muspen Talk 2025, Kementerian Komdigi berupaya mengangkat kembali nilai-nilai inspiratif dari masa lalu untuk generasi muda agar berkarya di dunia perfilman.

“Muspen Talk bukan sekadar acara, tetapi juga wujud komitmen kami untuk terus melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengenal sejarah dan memperkuat literasi media salah satunya film,” jelasnya dalam Muspen Talk “Behind the Lens: Ratna Asmara, Sutradara Perempuan Pertama” di Museum Penerangan, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Kamis (20/03/2025).

Baca Juga :   Anya Geraldine Tampil Menggoda di MV “Jablai” Original Soundtrack Film Mendadak Dangdut Resmi Dirilis! Jakarta, 11 April 2025 — Setelah sukses ditayangkan perdana dalam acara Press Conference Official Trailer film Mendadak Dangdut, kini Music Video (MV) Jablai akhirnya dirilis secara resmi untuk dinikmati oleh seluruh penggemar! MV Jablai yang merupakan original soundtrack sekaligus lagu ikonis dari film Mendadak Dangdut ini telah tayang di kanal YouTube SikAsik by HP Music, dan siap membawa penonton lebih dekat dengan semesta cerita yang diangkat dalam film yang dibintangi oleh Anya Geraldine tersebut. Disutradarai oleh Indra Yudhistira, selaku eksekutif produser dari film Mendadak Dangdut, MV Jablai menyuguhkan visual yang tak hanya menggoda, tapi juga menyentuh sisi emosional dari karakter utama, Naya. “Karakter Naya sangat kuat terlihat lewat MV Jablai ini, dan harapannya bukan cuma menghadirkan sebuah lagu, tapi juga bocoran filmnya, karena kita melakukan eksplorasi lebih dari segi musik dan juga visualnya. Harapannya bisa MV Jablai ini dinikmati oleh penonton dan disambut dengan antusias,” ungkap sang sutradara. Untuk membawakan lagu Jablai yang ikonis dan pernah dipopulerkan oleh Titi Kamal, Anya menjalani pelatihan vokal khusus bersama Vocal Director senior Nanang Soewito, Dengan pendekatan modern namun tetap mempertahankan nuansa dangdut khas, Jablai versi Anya menghadirkan warna baru yang segar dan enerjik. Sementara itu di dalam MV-nya, terlihat penampilan memukau Anya Geraldine dengan balutan busana merah menyala, sleeveless gown, dan detail dramatis di bagian lengan yang memberi kesan glamor sekaligus playful. Tampilannya ini memperkuat karakter Naya yang berani, centil, dan siap menggebrak dunia dangdut. Rambutnya ditata sleek dan rapi, dipadukan dengan makeup bold yang menegaskan aura bintang panggung. Lewat gaya ini, Anya bukan hanya menunjukkan sisi glam dari karakter Naya, tapi juga sentuhan komedi yang terasa pas dengan suasana MV meriah, jenaka, dan menggoda. Menariknya, MV ini juga menghadirkan potongan-potongan adegan eksklusif dari film Mendadak Dangdut yang belum pernah ditampilkan sebelumnya. Adegan-adegan tersebut secara halus menyiratkan alur cerita film, mulai dari pelarian Naya, benturan budaya antara glamor dan kampung, hingga transformasinya menjadi penyanyi dangdut yang dicintai. Tak hanya itu, MV Jablai juga menyisipkan momen-momen behind the scenes yang memperlihatkan serunya proses syuting bersama para cast, termasuk interaksi kocak antara Anya Geraldine dan Keanu Angelo yang sudah menjadi highlight tersendiri bagi penggemar. Lagu Jablai sendiri kini sudah bisa dinikmati melalui berbagai layanan streaming musik digital. Dengan beat yang catchy dan lirik yang penuh gaya, lagu ini bukan hanya anthem dari filmnya, tapi juga bisa jadi anthem baru buat para penikmat dangdut di era sekarang. MV Jablai bukan sekadar pemanasan, ini adalah undangan untuk masuk ke dunia Mendadak Dangdut. Film Mendadak Dangdut akan menghadirkan kisah kehidupan Naya (Anya Geraldine), seorang penyanyi pop yang tengah menikmati kepopularitasnya mendadak berubah ketika ia dituduh terlibat dalam kematian asistennya. Dalam keputusasaan dan tekanan, ia memilih melarikan diri. Sambil berusaha mengembalikan ingatan ayahnya, Anwar (Joshua Pandelaki), yang berpotensi menjadi saksi mata kejadian dan menyelamatkan Naya dari tuduhan. Di tengah pelariannya bersama ayah dan adiknya Lola (Nurra Datau), ia bertemu dengan Wawan (Keanu Angelo) dan Wendhoy (Fajar Nugra), yang tengah membentuk grup dangdut dan Naya dipaksa bergabung menjadi penyanyi dangdut. Naya pun harus bertahan hidup sambil menghadapi dunia baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tonton film Mendadak Dangdut dan nikmati album original soundtrack-nya! Album Original Soundtrack Mendadak Dangdut akan dirilis bersamaan dengan penayangan film pada 30 April 2025. Album ini merupakan hasil kolaborasi antara HP Music dan rumah produksi Amadeus Sinemagna. Sementara itu, video musik resmi Jablai akan tayang pada 11 April 2025 di channel YouTube SikAsik by HP Music.(DaBon)

Menurut Abdullah, Muspen Talk menjadi program rutin sebagai ruang edukasi dan diskusi publik. Tahun ini, pertama kalinya digelar edisi spesial dalam rangka memperingati Hari Film Nasional dan Hari Perempuan Internasional.

“Kami ingin melihat generasi muda dan komunitas perfilman terinspirasi oleh sosok Ratna Asmara. Semoga semangatnya dapat mendorong mereka untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Sutradara film dokumenter “Merangkai Ratna Asmara”, Ersya Ruswandono menyatakan Ratna Asmara merupakan sosok legendaris di balik sejarah perfilman Indonesia.

“Film ini menyelami perjalanan hidup Ratna Asmara sekaligus mengupas peran pentingnya dalam membangun fondasi sinema nasional,” ungkapnya.

Ersya mengapresiasi Museum Penerangan yang menghadirkan lebih banyak program edukasi dengan mengupas sejarah perfilman Indonesia dan literasi media.

“Sehingga menjadikan museum ini sebagai pusat pembelajaran dan inspirasi bagi berbagai kalangan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :   Film Hanya Namamu Dalam Doaku — Drama Keluarga yang Menjadi Pelukan Hangat di Tengah Badai

Peneliti Sejarah Film Umi Lestari menyatakan keberadaan Ratna Asmara sebagai sutradara perempuan pertama di Indonesia seperti tidak terlihat dalam arsip dan catatan sejarah. Padahal ada banyak kisah inspiratif dari sutradara perempuan pertama Indonesia yang menembus batasan di industri film.

“Nama aslinya Suratna, kelahiran Sawahlunto, Sumatra Barat. Pada tahun 1950-an ia menyutradarai setidaknya empat film. Salah satunya film “Dr. Samsi” yang menegaskan kemampuannya sebagai pelopor di industri film yang saat itu didominasi oleh laki-laki,” jelasnya.

Umi Lestari yang berasal dari Kelas Liarsip, Kelompok Belajar Arsip Film dan Sejarah Perempuan menilai arti penting pengarsipan dalam menjaga warisan budaya sinema.

“Diskusi ini menjadi peluang yang baik bagi generasi muda untuk makin mengenal peran dan kiprah perempuan dalam perfilman nasional,” tuturnya.

Baca Juga :   Ebiet G. Ade & Iwan Fals: Dua Legenda Satukan Suara, Persembahkan Lagu “Ibu” dan “Titip Rindu Buat Ayah”

Muspen Talk dihadiri 50 orang peserta, termasuk pelajar, komunitas perfilman, dan masyarakat umum. Siswa SMAN 48 Jakarta yang aktif di ekstrakurikuler perfilman, Navina Ayu menyatakan minat untuk mendalami sejarah film dan mencoba memproduksi film pendek sendiri.

“Saya sangat terinspirasi. Diskusi ini membuka wawasan saya tentang sejarah perempuan di dunia film, terutama sosok Ratna Asmara,” ungkapnya.

Dalam rangkaian acara, Tim Kampanye Lomba Film Pendek Bahari on Screen (BOS) 2025 Museum Bahari dan Indonesia Hidden Heritage Creative Hub (IHHCH) mengumumkan ajakan untuk mengikuti kompetisi film.

“Semoga banyak peserta yang tertarik terjun langsung ke dunia produksi film. BOS adalah kesempatan bagus untuk menyalurkan bakat, juga memperluas wawasan dan jejaring mereka,” ujar Director of Event IHHCH, Bimo. (DaBon)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Tiga Pemain Muda yang Pernah Dijagokan Jose Mourinho di Chelsea, Begini Nasib Mereka Sekarang

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik...

Magister Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta – Universiti Teknologi MARA Gelar Student Mobility dan Guest Lecture

TERMINALNEWS.ID, SELANGOR – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga KPPS Ditetapkan Sebesar 8 Persen Flat per Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Mitsubishi Fuso Tawarkan Solusi Cold Chain Terintegrasi untuk Industri Pangan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menjaga kualitas produk pangan selama proses distribusi bukan...

- A word from our sponsors -