BerandaEntertainmentKetika Mertua Jadi Bintang...

Ketika Mertua Jadi Bintang Utama: Kekacauan Keluarga ala Mertua Ngeri Kali yang Diam-Diam Menghangatkan Hati

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Di tengah deretan film akhir tahun yang berlomba-lomba menyuguhkan kemewahan visual, Mertua Ngeri Kali justru datang dengan senjata paling sederhana: keluarga. Riuh, berisik, penuh adu argumen namun jujur dan terasa dekat. Film produksi Im-a-gin-e ini seolah mengajak penonton mengintip rumah sendiri, hanya dengan volume emosi yang dinaikkan beberapa tingkat.

Sorotan utama tentu tertuju pada satu nama: Bunda Corla. Lewat film ini, sang ikon media sosial akhirnya menjejakkan kaki di layar lebar. Memerankan Donda, sosok ibu mertua yang ceplas-ceplos dan dominan, Bunda Corla tampil tanpa banyak kompromi. Tidak ada upaya “dilunakkan” demi sinema. Ia justru dibiarkan menjadi dirinya sendiri dan hasilnya, layar bioskop terasa hidup.

Baca Juga :   Snoh Aalegra, Tompi, hingga Andien Meriahkan Puncak BNI Java Jazz Festival 2024

“Pas syuting, aku nggak mau ribet. Kita ngalir saja,” ujar Bunda Corla sambil tertawa saat promosi film. Pendekatan spontan itu justru menjadi kekuatan. Donda bukan hanya sumber tawa, tapi juga pemantik konflik yang membuat cerita bergerak.

Di sisi lain, film ini juga memberi ruang bagi Dimas Anggara dan Naysilla Mirdad sebagai pasangan suami-istri yang terjebak di antara cinta, tanggung jawab, dan tekanan keluarga. Pertengkaran kecil, sindiran halus, hingga kelelahan emosional mereka terasa sangat membumi terutama bagi pasangan muda yang hidup berdampingan dengan ekspektasi orang tua.

Menariknya, Mertua Ngeri Kali tidak berhenti sebagai komedi situasi. Di balik dialog cepat dan humor frontal, film ini perlahan menggeser emosi penonton ke wilayah yang lebih sunyi: kehilangan, penyesalan, dan upaya memahami satu sama lain lintas generasi. Tawa yang semula lepas, perlahan digantikan keheningan bahkan sesekali mata yang berkaca-kaca.

Baca Juga :   Single Sara Wijayanto Bersama David "NOAH" berjudul "Mimpi

Chemistry para pemain pendukung seperti Gita Bhebhita, Sophie Navita, Siti Fauziah, Farrell Rafisqy, dan Bonar Manalu memperkaya atmosfer keluarga besar Batak yang riuh namun penuh rasa. Tidak ada karakter yang sekadar numpang lewat; semuanya terasa seperti potongan puzzle yang melengkapi kekacauan cerita.

Mertua Ngeri Kali mungkin tidak menawarkan kisah keluarga yang ideal. Justru sebaliknya, film ini merayakan ketidaksempurnaan bahwa cinta dalam keluarga sering hadir dalam bentuk yang paling berisik, paling melelahkan, namun juga paling setia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img