BerandaNewsNasionalKementerian UMKM Percepat Penyaluran...

Kementerian UMKM Percepat Penyaluran KUR 2025 untuk Perkuat Daya Saing UMKM

DENPASAR, TERMINALNEWS.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 untuk memperkuat daya saing UMKM dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Wakil Menteri (Wamen) UMKM. UMKMHelvi Moraza saat memimpin Rapat Koordinasi Penyaluran KUR Regional Jawa II, Bali, dan Nusa Tenggara di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kamis (6/11), mengungkapkan masih terdapat sekitar 24 persen target penyaluran KUR yang perlu dikejar hingga akhir tahun.

“Hingga 3 November 2025, realisasi penyaluran KUR secara nasional telah mencapai Rp228 triliun atau 76 persen dari target tahun berjalan,” kata Wamen Helvi.

IMG 20251107 WA0027

Ia mengatakan program ini telah memberikan manfaat bagi 3,87 juta debitur UMKM, yang terdiri dari 2,01 juta debitur baru atau 86,25 persen dari target dan 1,18 juta debitur graduasi atau 101,3 persen dari target, dengan porsi sektor produksi mencapai 60,7 persen dari total penyaluran.

Baca Juga :   Semarak Rangkaian HUT Ke-10, Astra Life Gelar Program CSR di IKN

Wamen Helvi menyoroti hingga kini masih ada UMKM yang layak mendapatkan pembiayaan, namun belum memperoleh akses KUR.

“Untuk itu, kami meminta lembaga penyalur agar melakukan peninjauan ulang, misalnya melalui skema credit scoring agar mereka yang layak bisa terakomodasi,” katanya.

Ia menegaskan pinjaman KUR sampai dengan Rp100 juta tidak boleh dipersyaratkan adanya agunan tambahan, sesuai Pasal 14 Peraturan Menko Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2023.

IMG 20251107 WA0025

Wamen UMKM juga mendorong percepatan penyaluran KUR di wilayah Regional Jawa II, Bali, dan Nusa Tenggara. Penyaluran terbesar tercatat di Provinsi Jawa Timur sebesar Rp37,5 triliun kepada 715.862 debitur, disusul Bali Rp8,98 triliun kepada 114.927 debitur, Nusa Tenggara Barat Rp4,6 triliun kepada 81.417 debitur, DIY Rp4,02 triliun kepada 76.990 debitur, dan Nusa Tenggara Timur Rp2,33 triliun kepada 55.172 debitur.

Baca Juga :   Teten Masduki Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Jam Operasional Warung Kelontong Milik Rakyat

“Saat ini penyaluran KUR cukup baik mencapai 59,9 persen. Namun, jika dilihat dari penyalur KUR, penyaluran ke sektor produksi masih perlu ditingkatkan. Hanya empat penyalur yang mencapai target 60 persen penyaluran ke sektor produksi,” kata Wamen Helvi.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena rata-rata plafon KUR lembaga penyalur masih didominasi oleh skema KUR Mikro, sementara sektor produksi membutuhkan pembiayaan dengan plafon yang lebih besar.

IMG 20251107 WA0029

Lebih lanjut, Wamen Helvi menegaskan percepatan penyaluran KUR tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, tetapi juga menjadi instrumen strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja baru.

“Program KUR bukan sekadar soal pembiayaan, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM,” katanya.

Baca Juga :   TNI AU Terima Pesawat Angkut Berat Airbus A400M dari Presiden Prabowo Subianto

*Naskah dan Foto-foto dok. Humas KemenUMKM

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana

TERMINALNEWS.ID, LHOKSEUMAWE - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melanjutkan...

Verta Mega Arlinsa Wakili Indonesia di The Miss Globe 2026, Angkat Isu Kehidupan Mantan Atlet

TERMINALNEWS.ID, PHUKET - Panggung kontes kecantikan dunia kini tak lagi sekadar...

4 Alasan Nilai Jual Kembali Mobil Mitsubishi Tetap Terjaga

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Nilai jual kembali atau resale value menjadi salah...

Analisis Tiga Kunci: Mengukur Kesiapan Aceh, Papua dan Maluku Lewat Kesejahteraan, Stabilitas dan Tata Kelola

OLEH: Tommy R. Arief WACANA tentang ketimpangan pembangunan di wilayah timur dan...

- A word from our sponsors -