BerandaDaerahKementerian Ekraf Fasilitasi Produksi...

Kementerian Ekraf Fasilitasi Produksi Video Musik Talenta Palu Lewat Program AKTIF Musik

PALU,TERMINALNEWS.ID– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memfasilitasi produksi video musik dua talenta asal Palu, Sulawesi Tengah, yakni Rival Himran dan The Box Band, melalui Program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik. Program yang berada di bawah Deputi Bidang Kreativitas Media ini bertujuan memperkuat identitas musik daerah dengan mengangkat kearifan lokal ke dalam karya berstandar industri modern.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Agustini Rahayu, mengatakan bahwa AKTIF Musik menjadi ruang bagi musisi daerah untuk berkembang, bereksperimen, sekaligus mempromosikan karya mereka secara profesional.

“Melalui AKTIF Musik, kami ingin memastikan talenta musik daerah memiliki ruang untuk tumbuh, bereksperimen, dan mempromosikan karya mereka secara lebih profesional. Lokalitas bukan untuk ditinggalkan, tetapi justru menjadi kekuatan utama agar musik Indonesia memiliki identitas dan daya saing,” ujar Agustini Rahayu.

Baca Juga :   Meriah, OKK PWI DKI Jakarta angkatan 18

Rival Himran dan The Box Band terpilih melalui proses kurasi lokal yang melibatkan Buddy Ace, wartawan musik, pelaku bisnis musik, sekaligus penggerak komunitas kreatif di Sulawesi Tengah. Rival Himran dikenal sebagai bassist band reggae nasional Steven and Coconuttreez serta musisi solo yang konsisten mengangkat nilai-nilai budaya Tanah Kaili dalam karya-karyanya. Sementara The Box Band merupakan grup musik bergenre rock yang memiliki ciri khas memadukan unsur tradisi dengan pendekatan musikal modern.

Produksi video musik Rival Himran untuk lagu berjudul “La Vita E Bella” digarap oleh sutradara M. Anrio bersama Wara Wiri Project. Pengambilan gambar dilakukan di Anjungan Sulawesi Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Lagu ini memadukan empat bahasa, yakni Bahasa Kaili, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta frasa Italia La Vita E Bella yang berarti “Hidup Itu Indah”, sebagai refleksi pesan untuk merayakan kehidupan dengan segala dinamika suka dan duka.

Baca Juga :   BAZIS DKI Jakarta Bersama Berdayakan Umat

Sementara itu, The Box Band memproduksi video musik lagu “Tadulako” yang mengangkat sosok panglima perang legendaris masyarakat Kaili sebagai simbol keberanian dan nilai kepahlawanan. Proses produksi berlangsung selama tiga hari di lima lokasi berbeda di Sulawesi Tengah, yakni Kuala Porame, lokasi likuifaksi Perumnas, lokasi likuifaksi Petobo, Universitas Tadulako, serta kawasan Kabonena. Video musik ini disutradarai oleh Fadly bersama Pado Project dan turut dihadiri perwakilan Kantor Staf Presiden pada hari pertama dan kedua pelaksanaan produksi.

Agustini Rahayu menambahkan, AKTIF merupakan program yang dirancang untuk mendorong musisi lokal agar dapat masuk dan bertahan di industri musik nasional, termasuk melalui dukungan promosi, distribusi karya kreatif, serta peningkatan pemahaman terkait profesionalitas dan pengelolaan hak kekayaan intelektual.

Baca Juga :   Komisi XIII DPR RI Dorong Imigrasi Sumbar Bebaskan Biaya Penerbitan Kembali Dokumen Keimigrasian Korban Banjir

“Kementerian Ekraf mengurus segala hal yang terkait dengan nilai tambah ekonomi. Di subsektor musik, nilai tambah itu berupa pembukaan saluran distribusi dan komersialisasi karya, hingga bagaimana talenta musik mengelola hak kekayaan intelektual yang dimiliki,” jelasnya.

Sejalan dengan arahan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, pelaksanaan AKTIF Musik di Sulawesi Tengah diharapkan dapat menginspirasi talenta ekonomi kreatif daerah untuk memperkuat kolaborasi hexahelix antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, subsektor musik nasional diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi yang berangkat dari daerah.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img