MADRID, TERMINALNEWS.ID — Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, melontarkan sindiran tajam berupa tiga kata kepada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, usai kemenangan Madrid 2-1 atas rival abadinya di ajang El Clasico.
Kemenangan ini membuat Real Madrid unggul lima poin di puncak klasemen La Liga, berkat gol dari Kylian Mbappe dan Bellingham di babak pertama. Sementara satu-satunya gol Barcelona dicetak oleh Fermin Lopez.
Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan, tetapi juga pada ketegangan panas antara para pemain kedua tim setelah laga berakhir.
Pertikaian Panas di Akhir Laga
Insiden pertama terjadi di masa tambahan waktu babak kedua, saat Pedri menerima kartu kuning kedua karena melanggar Aurelien Tchouameni. Situasi memanas hingga memicu keributan di antara bangku cadangan kedua tim. Enam pemain menerima kartu kuning, sementara kiper cadangan Madrid, Andriy Lunin, diusir wasit.
Setelah peluit akhir, Lamine Yamal dan bek kanan Madrid, Dani Carvajal, terlihat saling adu mulut sebelum akhirnya Eduardo Camavinga menarik Yamal menjauh.
Tak lama kemudian, Vinicius Junior ikut terlibat dan harus ditenangkan oleh petugas keamanan setelah mencoba mendekati pemain muda Barcelona itu.
Menurut laporan Fabrizio Romano, sejumlah pemain Real Madrid terdengar mengejek Yamal dengan kalimat:
“Kau banyak bicara. Sekarang bicaralah lagi.”
Vinicius juga disebut mengejek Yamal di lapangan karena sering mengoper bola ke belakang.
Sindiran Jude Bellingham: “Talk Is Cheap”
Usai laga, beberapa pemain Real Madrid tampak menyindir Yamal di media sosial. Salah satunya Jude Bellingham, yang menulis di akun Instagram-nya:
“Talk is cheap. HALA MADRID SIEMPRE!!!”
(“Bicara itu murah. Hala Madrid selamanya!!!”)
Unggahan itu langsung viral dan dianggap sebagai balasan atas komentar kontroversial Yamal sebelum pertandingan.
Komentar Yamal Sebelum El Clasico Jadi Sorotan
Beberapa hari sebelum laga, Yamal sempat tampil di acara Twitch bersama streamer ternama Ibai Llanos. Ketika ditanya apakah tim Porcinos FC yang dibela Llanos mirip Real Madrid, Yamal menjawab dengan nada sinis:
“Tentu saja, ya. Mereka mencuri, mereka banyak mengeluh…
Terakhir kali aku ke Bernabeu, kami menang 0-4.”
Pernyataan itu membuat pemain Madrid tersinggung. Media Spanyol Marca melaporkan bahwa skuad Los Blancos menganggap komentar Yamal “tidak menghormati etika antar profesional”.
Sementara itu, Mundo Deportivo menulis bahwa Carvajal memang berencana menegur Yamal setelah pertandingan – dan hal itu benar-benar terjadi di Bernabeu.
Reaksi Ayah Lamine Yamal
Menariknya, sebelum laga dimulai, ayah Yamal sempat melakukan siaran langsung di Instagram sambil memasak. Ia menulis:
“Aku masak mereka di sini, dan anakku masak mereka di sana.”
Namun, setelah pertandingan, nada bicaranya berubah lebih tenang. Ia menulis di Insta Story:
“Untung dia baru 18 tahun. Sampai jumpa di Barcelona.”
El Clasico kali ini bukan hanya tentang skor, tetapi juga perang kata-kata dan emosi antara generasi muda dan bintang mapan. Jude Bellingham dan Real Madrid berhasil membalas komentar Lamine Yamal — bukan hanya di lapangan, tetapi juga lewat sindiran pedas di dunia maya.


