ISTANBUL, TERMINALNEWS.ID – Jose Mourinho menunjukkan karakternya yang khas saat menghadapi mantan klubnya, Manchester United, dalam laga Liga Europa pada Kamis malam.
Fenerbahce asuhan Mourinho sukses menahan imbang 1-1 di Istanbul, di mana gol Youssef En-Nesyri berhasil disamakan oleh Christian Eriksen pada menit ke-15.
Selama pertandingan, Mourinho tampak emosional, terutama saat Andre Onana melakukan penyelamatan ganda yang menakjubkan.
Namun, protesnya terhadap keputusan penalti yang tidak diberikan berujung kartu merah, sehingga Mourinho harus menyaksikan sisa pertandingan dari tribun.

Insiden penalti terjadi ketika Bright Osayi-Samuel terjatuh setelah beradu dengan Manuel Ugarte, tetapi wasit asal Prancis, Clement Turpin, tidak memberikan penalti.
Mourinho dikabarkan meluapkan kekesalannya kepada wasit di lorong stadion setelah pertandingan, dan menyampaikan wawancara empat menit yang penuh sindiran kepada Danny Jamieson dari TNT Sports.
Awalnya, Mourinho mengatakan dia “tidak ingin berbicara” soal keputusan wasit, namun kemudian dengan sarkastis ia memuji wasit yang dianggapnya “luar biasa” karena mampu melihat insiden di kotak penalti sekaligus memantau tingkah laku Mourinho di pinggir lapangan.
“Dengan kecepatan 100 km/jam, dia bisa melihat situasi penalti dan tingkah laku saya. Itu sebabnya dia salah satu wasit terbaik di dunia,” kata Mourinho.
Setelah pertandingan, Mourinho menekankan bahwa timnya tampil luar biasa. Saat diingatkan bahwa Fenerbahce berhasil meraih satu poin melawan United, Mourinho menjawab, “Tidak, mereka yang mendapat satu poin dari kami! Kami bermain luar biasa.”
Fenerbahce asuhan Mourinho masih belum terkalahkan di Liga Europa setelah tiga pertandingan dan menempati peringkat ke-14 di klasemen baru dengan lima poin.
Sementara itu, Manchester United yang juga belum menang, berada di posisi ke-21 dengan tiga poin dari hasil tiga kali imbang.

