JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Harapan tuan rumah Indonesia untuk melangkah jauh di nomor tunggal putra Amman Men’s World Tennis Championship seri keempat M-25 pupus sudah.
Setelah sehari sebelumnya kehilangan Anthony Susanto, dua wakil tunggal putra yang tersisa, Muhamad Rifqi Fitriadi dan Lucky Candra Kurniawan, juga harus tersingkir pada babak utama, Rabu (13/8/2025).
Rifqi, yang baru saja pulih dari cedera pergelangan tangan, belum mampu menampilkan performa terbaik saat menantang unggulan kedua asal Jepang, Hiroki Moriya.
Petenis peraih medali emas SEA Games Kamboja dan anggota tim Piala Davis Indonesia itu kalah 1-6 pada set pertama.
Meski berusaha bangkit dengan strategi menyerang sisi forehand Moriya di set kedua, Rifqi akhirnya kembali harus menyerah 5-7 dalam laga berdurasi 1 jam 37 menit.
“Meskipun sudah menjalani perawatan cedera pergelangan tangan dan istirahat yang cukup setelah bertanding di China serta membela tim Davis di Vietnam, performa saya belum kembali seperti semula,” ujar Rifqi usai pertandingan.
Nasib serupa dialami Lucky Candra Kurniawan, wakil terakhir Indonesia di nomor tunggal putra. Menghadapi unggulan ketiga asal India, Karen Singh, Lucky tak mampu berbuat banyak dan kalah dua set langsung 3-6, 2-6.
Dengan kekalahan Rifqi dan Lucky, Indonesia dipastikan tanpa wakil di tunggal putra seri keempat M-25.
Satu-satunya peluang tuan rumah untuk meraih prestasi kini bertumpu pada sektor ganda putra melalui pasangan Anthony Susanto/Alexander Chang.
Pasangan ini melangkah ke putaran kedua setelah mengalahkan duet Christopher Rungkat (Indonesia) dan Casey Alcantara (Filipina) dengan skor 6-3, 6-4.
Kemenangan ini sekaligus menghentikan langkah Christopher, salah satu petenis senior Indonesia, di nomor ganda.
Di babak perempat final, Anthony/Alexander akan berhadapan dengan ganda India, Dharmii Shah/Yas Yadash, untuk memperebutkan tiket semifinal.
Turnamen M-25 Bali, yang merupakan bagian dari ITF World Tennis Tour dengan total hadiah 30 ribu dolar AS, menghadirkan sejumlah petenis unggulan dari berbagai negara.
Pada babak utama tunggal putra hari ini, petenis Prancis Arthur Gea mengalahkan Max Basing (Inggris) 6-0, 6-2.
Sementara itu, Yanki Erel (Turki) menyingkirkan Kaichi Uchida (Jepang) 6-1, 6-2, dan Ajay Malik (India) mengatasi Vadym Konovchuk (Ukraina) 6-1, 6-2.
Di pertandingan lainnya, Lucca Castelnouvo (Swiss) mengalahkan Yurii Dzhavakaian (Ukraina) 6-3, 6-1, Ajeet Rai (India) menang atas Michael Zhu (AS) 2-6, 6-3, 6-1, Yusuke Takahashi (Jepang) mengalahkan Maan Kasharwani (India) 7-6(5), 1-6, 4-0 (ret), dan Karen Singh (India) menyingkirkan Lucky Candra Kurniawan 6-3, 6-2.
Pada sektor ganda putra, selain kemenangan Anthony/Alexander, pasangan Dharmii Shah/Yas Yadash (India) menang atas Medhir Goyal/Sidarth Rawat (India) 6-3, 7-6(5), Heisnam/Ajay Malik (India) mengalahkan Ruben Joubert/Ethan Terblanche (Afrika Selatan) 6-2, 6-1, Kokoro Isomura/Shunsuke Nakagawa (Jepang) mengatasi Yurii Dzhavakian (Ukraina)/Koray Kircii (Turki) 7-5, 6-4, serta Maan Khasarwani/Kabir Hans (India) menang atas Abdul Hazil (Malaysia)/Tegar Abdi Wibowo (Indonesia) 6-4, 6-2.
Meski kehilangan seluruh wakil di tunggal putra, tuan rumah masih menyimpan asa di sektor ganda.
Keberhasilan Anthony/Alexander lolos ke babak delapan besar menjadi satu-satunya peluang Indonesia untuk meraih prestasi di seri keempat M-25 ini.
Turnamen ini juga menjadi ajang pembuktian bagi petenis-petenis muda untuk meraih poin peringkat dunia dan mengasah kemampuan bersaing di level internasional.
Bagi Rifqi dan Lucky, meski hasil tahun ini belum memuaskan, pengalaman bertanding melawan lawan-lawan unggulan diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi turnamen mendatang.
Dengan atmosfer persaingan yang ketat dan kehadiran banyak petenis unggulan dari mancanegara, M-25 Bali kembali menjadi sorotan dalam kalender ITF World Tennis Tour.
Publik tenis Indonesia kini menantikan apakah sektor ganda putra mampu membawa pulang gelar dan mengobati kekecewaan atas hasil di tunggal putra.


