TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Nama Ilias Isak tercatat dalam lembar sejarah Liga Soeratin Jakarta U-15 musim 2026. Pemain asing berdarah Maroko yang berkewarganegaraan Denmark itu menjadi pemain asing pertama yang mencetak gol dalam kompetisi tersebut.
Gol bersejarah itu lahir hanya dua menit setelah pertandingan Tunas Indonesia melawan Toyo Haryono FC dimulai di Lapangan PSF MBAU Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2026).
Namun, gol Ilias bukan satu-satunya cerita besar dari pertandingan tersebut. Tunas Indonesia mengamuk dan menutup laga dengan kemenangan telak 10-0, sekaligus mencatat pesta gol terbesar sejak Liga Soeratin Jakarta U-15 musim 2026 digulirkan pada 4 Juni lalu.
Gol cepat dari kaki kiri Ilias
Ilias yang mengenakan nomor punggung 77 membuka keunggulan Tunas Indonesia pada menit ke-2. Berawal dari umpan kapten Zhaky Mubarok Zulkifli di luar kotak penalti, Ilias melakukan kontrol sekaligus berbalik badan sebelum melepaskan tendangan kaki kiri.
Bola meluncur ke pojok gawang Toyo Haryono FC yang dikawal Abdillah Daffa Idlan.
Proses gol tersebut memperlihatkan salah satu kekuatan Ilias. Akselerasinya terukur, kontrol bolanya tenang, sementara penyelesaian akhirnya cukup klinis.
Gol itu sekaligus menjadi gol perdana Ilias di Liga Soeratin Jakarta U-15.
Menariknya, Ilias bukan satu-satunya pemain asing yang ambil bagian dalam kompetisi musim ini. Tercatat ada empat pemain asing yang terlibat, yakni Ilias Isak, Ahmed Muhab Muhamad dari Sudan, Nathanial Alexander Akbar Dykes dari Inggris, dan Shinichi Fujita dari Jepang.
Tunas Indonesia cetak rekor 10 gol
Setelah gol pembuka Ilias, Tunas Indonesia terus menggempur pertahanan Toyo Haryono FC. Sepuluh gol akhirnya bersarang ke gawang lawan tanpa balasan satu pun.
Skor 10-0 tersebut menjadi catatan tersendiri karena merupakan jumlah gol terbanyak dalam satu pertandingan sejak Liga Soeratin Jakarta U-15 2026 dimulai.
Bagi Tunas Indonesia, kemenangan besar ini belum mengubah posisi mereka di klasemen. Mereka tetap berada di peringkat keempat Grup Barat, atau zona empat besar.
Sementara Toyo Haryono FC masih menempati peringkat ketujuh. Kekalahan tersebut menjadi kekalahan ketujuh mereka dari sembilan pertandingan yang telah dimainkan.
Pemandu bakat soroti posisi Ilias
Meski mampu mencetak gol cepat, posisi bermain Ilias sepanjang pertandingan justru menjadi perhatian Patar Tambunan, pemandu bakat Liga Soeratin Jakarta U-15.
Mantan peraih medali emas SEA Games 1987 itu menilai Ilias semestinya bisa lebih maksimal jika ditempatkan secara konsisten sebagai pemain sayap.
“Dari awal saya melihat Ilias di posisi sayap kiri, namun selama bermain banyak di posisi gelandang,” ujar Patar.
Menurutnya, karakteristik Ilias lebih cocok dimanfaatkan di sisi lapangan. Selain memiliki postur yang mendukung, pemain muda tersebut juga dinilai mempunyai kemampuan teknik yang menjanjikan.
“Sebagai pemain berpostur tinggi, Ilias seharusnya tetap di posisi sayap, karena dribbling bolanya bagus, kontrol bolanya lumayan, passing-nya sebagai pemain yang suka assist juga selalu terukur. Dia sudah berbakat,” kata Patar.
Ilias sendiri hanya bermain selama 40 menit sebelum pelatih Tunas Indonesia, Tyo, menariknya keluar dan memasukkan Ardyansyah dengan nomor punggung 19.
Tetapi 40 menit itu sudah cukup bagi Ilias untuk meninggalkan jejak. Gol pada menit kedua bukan hanya menjadi pembuka pesta 10 gol Tunas Indonesia, tetapi juga membuat namanya tercatat sebagai pemain asing pertama yang mencetak gol di Liga Soeratin Jakarta U-15 musim 2026.

