JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Komunitas sepeda Gowes Diem-Diem (Godidem) turut serta merayakan peringatan 19 tahun kehadiran Bike To Work (B2W) di Indonesia.
Tema yang diusung tahun ini adalah ‘Hamemayu Hayuning Bhawana Kanthi Nyapeda,’ yang berarti menjaga kelestarian dunia dengan bersepeda.
Dalam perayaan ini, komunitas Godidem berkomitmen untuk mendukung upaya menjaga bumi dari polusi udara dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan lebih bijak dalam pemakaian energi.

Para anggota komunitas bersepeda dari berbagai wilayah, seperti Jakarta Timur, Tanjung Priok Jakarta Utara, Kota Tua Jakarta Selatan, serta kota-kota di sekitar Jakarta menuju Balai Kota Jakarta.
Bramandaru, salah satu penasehat komunitas Godidem, menyampaikan harapannya agar gerakan bersepeda semakin masif seiring bertambahnya usia B2W Indonesia.
“Dengan bersepeda, kita dapat menekan emisi karbon, mengurangi polusi udara, dan tentunya menjaga kesehatan serta kebugaran. Selain itu, kita juga dapat menghemat energi mengingat sumber daya alam, khususnya minyak bumi, semakin berkurang,” ungkap Bramandaru.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam sambutannya menyatakan bahwa sepeda tidak lagi hanya dilihat sebagai alat olahraga, melainkan sebagai alat transportasi yang efektif dari rumah ke tempat kerja.
“Sepeda merupakan bagian dari kerangka besar menuju Indonesia yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, yang membutuhkan dukungan penuh dari komunitas seperti Bike To Work Indonesia,” tutur Syafrin Liputo.
Jakarta, yang kini tengah mengalami transformasi pasca perpindahan ibu kota, memiliki visi baru sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global, sesuai dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Presiden B2W Indonesia, Hendro Subroto, menegaskan pentingnya menggiatkan kembali budaya bersepeda ke tempat kerja.
“Bersepeda bukan hanya untuk mengisi waktu luang atau sebagai olahraga semata, tetapi sebagai moda transportasi yang sengaja dipilih di antara berbagai pilihan moda transportasi lain seperti motor atau mobil,” ujar Hendro Subroto.
Peringatan 19 tahun B2W Indonesia yang jatuh pada 30 Agustus 2024 juga diwarnai dengan pembacaan Deklarasi B2W Indonesia.
Setelah itu, rombongan B2W Indonesia melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Kementerian Perhubungan dan diterima oleh Dirjen Perhubungan Darat, Irjen Pol Risyapudin Nursin beserta jajarannya.

