JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Garudayaksa FC berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 atas Persekat Tegal dalam lanjutan Pegadaian Championship. Laga berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (20/9/2025) pukul 15.30 WIB.
Dukungan penuh suporter tuan rumah membuat Ksatria Garuda tampil percaya diri dan mampu menguasai jalannya pertandingan setelah sempat ditekan pada menit-menit awal.
Garudayaksa datang dengan motivasi tinggi setelah meraih kemenangan besar pada pekan perdana melawan Sriwijaya FC.
Tren positif tersebut ingin dilanjutkan anak asuh pelatih mereka saat menjamu Persekat Tegal, tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu.
Di sisi lain, Persekat datang dengan misi mencuri poin meski harus tampil di hadapan pendukung lawan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persekat Tegal mencoba mengendalikan tempo permainan. Tiga gelandang yang mereka pasang sejak menit awal berupaya memutus aliran serangan Garudayaksa dengan penguasaan bola di lini tengah.
Tekanan Persekat sempat membuat lini pertahanan tuan rumah harus bekerja keras pada 10 menit pertama.
Namun, Garudayaksa yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman tetap mampu menjaga konsentrasi.
Memasuki menit ke-12, serangan balik cepat dari sektor sayap mulai membahayakan gawang Persekat. Momentum itu menjadi titik balik pertandingan.
Gol pertama Garudayaksa tercipta pada menit ke-15. Berawal dari kerja sama apik di lini tengah, Andik Vermansyah melepaskan umpan terobosan ke arah Vincente Concha.
Pemain asing asal Amerika Selatan itu dengan tenang menuntaskan peluang lewat sepakan terukur yang gagal diantisipasi kiper Dimas Fani Firmansyah.
Gol tersebut disambut gemuruh suporter tuan rumah. Keunggulan 1-0 membuat Garudayaksa semakin percaya diri mengembangkan permainan. Intensitas serangan meningkat, terutama melalui kombinasi sayap kanan yang diisi Andik.
Tekanan bertubi-tubi Garudayaksa akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-30. Kali ini giliran Asep Berlian yang mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari situasi kemelut di kotak penalti, gelandang senior tersebut melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung Dimas Fani.
Skor berubah menjadi 2-0, sekaligus memperlebar jarak keunggulan tuan rumah. Dua gol ini semakin mengangkat moral para pemain Garudayaksa. Mereka tampil lebih percaya diri dalam menguasai bola dan mengendalikan tempo pertandingan.
Sementara itu, Persekat terlihat kesulitan menembus lini belakang lawan. Upaya serangan balik yang dibangun Marcus Vinicius dan Kaio Lucas kerap terhenti di kaki para bek Garudayaksa yang tampil disiplin.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Garudayaksa masih mendominasi penguasaan bola.
Serangan dari sayap dan lini tengah terus dilakukan, meski tak ada tambahan gol hingga waktu normal berakhir.
Wasit memberikan tambahan waktu tiga menit, namun skor tetap bertahan 2-0 untuk keunggulan Ksatria Garuda hingga turun minum.
Dua gol di babak pertama menjadi modal berharga bagi Garudayaksa untuk mengamankan poin penuh di hadapan publik sendiri. Sebaliknya, Persekat dituntut segera bangkit pada babak kedua bila ingin memperkecil ketertinggalan.
Susunan Pemain:
Garudayaksa FC: Rudi N Rajak (GK), Komang Tri, Mohammad Bagus, Muhammad Iqbal, Vincente Concha, Adittia Gigis Hermawan, Asep Berlian, Muhammad Adlin, Andik Vermansyah, Dheco Hari Zacky, Everton Nascimento.
Persekat Tegal (4-3-3): Dimas Fani Firmansyah (GK), Ali Akbar Navis, Iuri Barbosa, Joko Susilo, Muhammad Surya, Marcus Vinicius, Rano Jutati, Taufiq, Iqbal Maulana Ahmad, Kaio Lucas, Samsudin.


