BerandaSportSepak BolaMantan Pemain Arsenal, Jay...

Mantan Pemain Arsenal, Jay Emmanuel-Thomas Terancam Penjara Akibat Kasus Penyelundupan Ganja dari Thailand

LONDON, TERMINALNEWS.ID – Mantan pemain Arsenal, Jay Emmanuel-Thomas, yang kini berusia 34 tahun, dilaporkan terancam hukuman penjara setelah mengaku bersalah terlibat dalam skema penyelundupan narkoba.

Ia didakwa atas upaya menyelundupkan ganja senilai 600.000 pound (sekitar Rp12 miliar) dari Thailand ke Inggris.

Pada September 2024, mantan penyerang yang pernah membela Arsenal pada periode 2009 hingga 2011 itu ditangkap oleh Badan Kejahatan Nasional Inggris (National Crime Agency/NCA) setelah pihak berwenang menemukan 60 kg ganja dalam dua koper di Bandara Stansted.

Akibat kasus ini, klub asal Skotlandia Greenock Morton memutus kontraknya. Awalnya, Emmanuel-Thomas sempat membantah keterlibatannya dalam kasus penyelundupan narkotika golongan B saat menjalani sidang di Pengadilan Carlisle Magistrates pada September lalu. Namun, kini ia mengubah pengakuannya.

Baca Juga :   Trent Alexander-Arnold Tuai Kritik dari Suporter Real Madrid

Jay Emmanuel-Thomas Mengaku Bersalah di Pengadilan

Menurut laporan dari The Athletic, Emmanuel-Thomas telah mengubah pengakuannya menjadi bersalah di Pengadilan Chelmsford Crown atas tuduhan menghindari larangan impor ganja secara ilegal. Aksi penyelundupan itu berlangsung antara 1 Juli hingga 2 September 2024.

pul 42
Jay Emmanuel-Thomas (givemesport.com)

Penangkapan Emmanuel-Thomas terjadi setelah dua wanita, Rosie Rowland (33) dan Yasmin Piotrowska (29), lebih dulu ditahan di Bandara Stansted.

Namun, dakwaan terhadap kedua wanita itu dibatalkan setelah mereka membantah tuduhan dan tidak lagi menghadapi proses hukum lebih lanjut.

Jaksa David Josse KC menjelaskan bahwa berdasarkan analisis terhadap ponsel Emmanuel-Thomas, kedua wanita tersebut tidak mengetahui bahwa mereka menyelundupkan ganja. Mereka mengira sedang mengimpor emas ke Inggris.

Baca Juga :   Gary Neville Prediksi Andre Onana Segera Ajukan Transfer

“Mereka mengira sedang mengimpor emas, bukan ganja,” ujar Josse dalam sidang seperti dikutip dari The Athletic.

Jay Emmanuel-Thomas mengikuti sidang dari penjara HMP Chelmsford melalui panggilan video dan akan menjalani vonis pada tanggal yang akan ditentukan.

Menurut Sky News, ia telah menyatakan ingin hadir langsung saat sidang vonis. Di Inggris, hukuman maksimal untuk kasus penyelundupan ganja bisa mencapai 14 tahun penjara.

Perjalanan Karier Jay Emmanuel-Thomas

Lahir dan besar di London, Jay Emmanuel-Thomas merupakan jebolan akademi Arsenal dan pernah menjadi kapten tim U-18 yang menjuarai FA Youth Cup pada 2009.

Ia mencatatkan lima penampilan di tim utama sebelum hengkang ke Ipswich Town pada 2011.

Baca Juga :   Owner Meeting Liga Bahas Strategi Tingkatkan Profesionalisme

Sepanjang kariernya, ia sempat memperkuat sejumlah klub Inggris seperti Doncaster Rovers, Bristol City, dan Queens Park Rangers.

Ia juga merasakan atmosfer sepak bola India bersama Jamshedpur FC dan berkarier di Thailand bersama PTT Rayong.

Di Skotlandia, ia bermain untuk Livingston dan Aberdeen antara 2020 hingga 2022. Greenock Morton menjadi klub terakhir yang ia bela sebelum terjerat kasus hukum ini.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Beranda Berita Layanan Mimbar Agama Unit Kerja Kolom Profil Galeri Search Ketik di sini Rekomendasi Keywords: Gusmen Haji 2023 Hari Santri Pesantren Islam Sidang Isbat Halal Nasional Versi Audio Anugerah Syiar Ramadan 2025 Usung Spirit Siaran Keagamaan untuk Ketahanan Bangsa KontributorKontributor Kontributor Kamis, 22 Mei 2025 · 10:59 WIB Anugerah Syiar Ramadan Anugerah Syiar Ramadan Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menggelar Anugerah Syiar Ramadan tahun 2025, bertempat di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag, pada Jum’at 23 Mei 2025. Tahun ini tema yang diusung adalah “Siaran Ramadan untuk Meneguhkan Ketahanan Bangsa”. Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, penyelenggaraan Anugerah Syiar Ramadan sebagai bentuk apresiasi terhadap program siaran keagamaan selama bulan suci Ramadan. “Ajang ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis media dalam memperkuat ketahanan bangsa melalui dakwah yang mencerahkan, mendidik, dan membangun,” kata Abu, Kamis (22/05/2025) di Jakarta. Di tengah arus informasi digital, Abu menegaskan pentingnya Anugerah Syiar Ramadan sebagai upaya memperkuat ekosistem dakwah media yang kredibel. “Siaran keagamaan bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan. Lewat apresiasi ini, kita dorong lembaga penyiaran untuk terus meningkatkan kualitas siarannya agar bisa menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan ruh spiritualitas,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa Kementerian Agama telah mengambil langkah konkret untuk membina kualitas dakwah media, seperti melalui pelatihan dai, penyediaan naskah khotbah tematik, pembinaan penyiar agama Islam, serta pengiriman dai ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Abu berharap, penyiaran Ramadan ke depan dapat menjangkau generasi muda digital-native dengan pendekatan yang ramah, moderat, dan membangun. “Ketahanan bangsa tidak hanya dibangun dari kekuatan ekonomi atau politik, tapi juga dari ketahanan iman dan narasi kebaikan yang konsisten disiarkan,” pintanya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi menekankan bahwa kegiatan Anugerah Syiar Ramadan bukan hanya soal penghargaan, tetapi juga sebagai forum konsolidasi nasional bagi pelaku penyiaran keagamaan. “Setiap tahun, kita tidak hanya memberi penghargaan, tapi juga memperkuat koordinasi antar-aktor kunci penyiaran agar dakwah media menjadi bagian dari ketahanan bangsa. Kita ingin siaran Ramadan jadi instrumen membangun akhlak publik,” ujar Zayadi. Ia menjelaskan, Anugerah Syiar Ramadan tahun ini memberikan 21 penghargaan kepada program televisi, radio, serta tokoh dan program inspiratif dari Kementerian Agama dan MUI. Kategori yang dilombakan antara lain meliputi ceramah, kultum, dokumenter, ILM Ramadan, hingga program yang mendukung gaya hidup halal dan literasi akhlak digital. Zayadi menambahkan bahwa Kemenag secara aktif telah menyelenggarakan pelatihan literasi digital dan dakwah media bagi penceramah dan penyuluh agama, agar penyiaran keagamaan dapat hadir secara bijak di ruang-ruang digital. “Ini era di mana narasi baik harus lebih viral dari kebisingan. Kita butuh konten keagamaan yang bukan hanya relevan, tapi ya.

More from Author

Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi: Gelar Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan

TERMINALNEWS.ID, DENPASAR - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo Untuk Operasionalisasi KDKMP

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Rapat koordinasi nasional (Rakornas)...

Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Trotoar Lewat Operasi Penertiban Serentak

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar Operasi...

PT Astra Internasional Serahkan Gedung Sekretariat Muslimat NU DKI Jakarta ke Pemkot Jaktim

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menandatangani Berita Acara...

- A word from our sponsors -

spot_img