JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Kesuksesan film Sore: Istri dari Masa Depan tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat. Sejak tayang perdana di bioskop pada 10 Juli 2025, film garapan Yandy Laurens ini telah menjadi fenomena tersendiri di dunia perfilman Tanah Air.
Hingga 3 November 2025, atau setelah 118 hari penayangan, film ini telah mengantongi 3.112.639 penonton, mengungguli beberapa film Hollywood besar yang rilis di periode yang sama. Capaian ini menjadikan Sore: Istri dari Masa Depan sebagai salah satu film drama romansa fantasi Indonesia tersukses dalam beberapa tahun terakhir.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada penonton Indonesia yang sudah percaya dan menerima film Sore: Istri dari Masa Depan. Dukungan luar biasa sejak hari pertama tayang membuat kami merasa film ini benar-benar dicintai dan dirayakan sepenuh hati,” ungkap produser Suryana Paramita dengan penuh rasa syukur.
Sang penulis sekaligus sutradara, Yandy Laurens, juga tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
“Banyak cinta dan kepercayaan yang mengiringi perjalanan ini. Sebuah kebahagiaan besar saat Sore bisa sampai ke hati penonton,” katanya.
Dari Tren Media Sosial hingga Panggung Internasional
Tak hanya sukses di layar lebar, Sore: Istri dari Masa Depan juga menciptakan tren viral di media sosial. Lagu “Terbuang dalam Waktu” dari Barasuara yang menjadi soundtrack film ini ikut naik daun, sementara pose poster di tangga melingkar dan jabat tangan ala Sore dan Jonathan menjadi tantangan populer di TikTok dan Instagram.
Secara kritis, film ini juga mendapat pengakuan lewat 8 nominasi Piala Citra FFI 2025, termasuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik.

Siap Berjuang di Oscar dan Festival Internasional
Kesuksesan domestik kini berlanjut ke panggung dunia. Sore: Istri dari Masa Depan resmi dipilih oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia (The Indonesian Oscar Selection Committee) untuk mewakili Indonesia di kategori Best International Film – 98th Academy Awards (Oscar 2026).
Film ini juga telah tayang di Malaysia, Brunei, dan Singapura, serta akan melangsungkan pemutaran khusus di Los Angeles dan New York City sebagai bagian dari kampanye “For Your Consideration” untuk Oscar.
Menariknya, film ini juga akan berkompetisi di Asian World Film Festival (AWFF) ke-11 di Amerika Utara dalam kategori Snow Leopard Awards — menjadi ajang pemutaran perdananya di kawasan tersebut.
“Kesempatan ini luar biasa berharga bagi kami,” ujar Suryana Paramita.
“Semoga film Sore bisa bertemu lebih banyak penonton baru di Amerika dan terus membawa nama baik film Indonesia.”
Sementara itu, Sheila Dara, pemeran utama film ini, juga akan hadir di pemutaran perdana di Amerika Serikat bersama Yandy Laurens dan Suryana.
“Kami berharap Sore bisa diterima penonton internasional dan terus menemukan maknanya di hati orang-orang baru,” kata Sheila.
Kolaborasi Besar di Balik Layar
Film ini diproduksi oleh Cerita Films, dengan dukungan dari sederet kolaborator ternama seperti Melyana Tjahyadikarta, Queen Yeap, Slingshot Pictures, Imajinari, Miles Films, Studio Artemis, Jagartha, Trinity Entertainment Network, dan Dwidaya Amadeo Gemintang.
Sementara untuk kolaborasi brand, film ini bekerja sama dengan Artotel Wanderlust, SukkhaCitta, dan HMNS sebagai partner resmi.
Dengan capaian luar biasa ini, Sore: Istri dari Masa Depan bukan hanya sukses secara komersial, tapi juga menjadi bukti bahwa film Indonesia mampu bersaing dan bersinar di panggung dunia.
Ikuti terus kabar terbarunya di Instagram @cerita_films.


