BerandaNewsNasionalEkonom Dr Bahtiar Tanggapi...

Ekonom Dr Bahtiar Tanggapi Hasil Survey 100 Hari Kerja Menteri Koperasi Budi Arie

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Ekonom asal Sulawesi Selatan Dr Bahtiar Maddatuang membantah rilisan hasil survey yang dilakukan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios) yang menilai buruk 100 hari kinerja Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Dalam riset yang telah dipublikasikan oleh Celios tersebut datanya diperoleh dengan dilakukan tanya jawab kepada responden yang merupakan para jurnalis.

Hasilnya, menempatkan Budi Ari berada di bawah Menteri Ham dengan penilaian Menteri dengan kinerja buruk.

Namun hasil riset itu ditampik oleh ekonom Dr Bahtiar yang juga aktif mengawasi perkembangan koperasi di Indonesia.

Kata ekonom tersebut, seharusnya Menteri Koperasi Budi Arie diapresiasi karena memiliki kinerja bagus dalam 100 hari kerjanya.

Baca Juga :   Fun Bike Siwo PWI Jaya 2025: Semua Peserta Hepi n Rapih

“Khusus Pak Menteri Koperasi menurut pengamatan dan penilitian kami harusnya menjadi menteri yang berkinerja”, kata Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP 2014-2024 itu.

Sebagai seorang ekonom, Dr Bahtiar menilai bahwa Budi Arie memiliki gagasan yang brilian soal arah dan pemberdayaan koperasi Indonesia ke depan.

“Pak Menteri Koperasi punya gagasan-gagasan brilian, khususnya dalam hal peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) melalui sarjana penggerak koperasi, talenta dan digitalisasi koperasi, dan supporting swasembada pangan, LPDB dapat tambahan 10 triliun dari Presiden melalui APBN. Ini bukti komitmen tinggi Menteri Koperasi saat ini dalam mendorong pemberdayaan koperasi melalui dana bergulir dan saat ini program-program yang terukur tersebut sementara progress implementasi,” kata Rektor Politeknik Nusantara Makassar itu.

Baca Juga :   Menteri Ekraf Bersama VII Luncurkan Voice People Jakarta

Lebih lanjut, Dr Bahtiar bilang bahwa Menteri Budi Arie memiliki komitmen tinggi mengembalikan marwah koperasi sebagai soko guru ekonomi Indonesia seperti cita-cita pendiri bangsa.

“Bahkan komitmen Menteri Koperasi akan mengembalikan marwah gerakan koperasi menjadi soko guru ekonomi bangsa,” ucap Dr Bahtiar.

Center of Economic and Law Studies (Celios) sendiri adalah lembaga penelitian independen yang fokus pada kajian makro-ekonomi, keadilan fiskal, transisi energi, dan kebijakan publik.

Metodologi Penilaian Kinerja 100 hari Kabinet Prabowo-Gibran menggunakan survey berbasis expert judgement.

Panel juri terdiri dari para jurnalis yang memiliki wawasan mendalam tentang kinerja pemerintah dari beragam media massa baik elektronik, dan cetak.

Setiap panelis memberikan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Keberagaman panelis memastikan bahwa penilaian mencakup berbagai perspektif.

Baca Juga :   Oleh-oleh Khas Nusantara Kini Ada di 'Vending Machine' Terminal 3 Soetta

Para jurnalis dipilih karena mereka memiliki akses langsung dan kemampuan untuk melaporkan secara objektif, terperinci, dan kritis tentang kebijakan pemerintah serta
implementasinya.

Jurnalis juga memiliki pengalaman dalam mengamati kinerja pejabat publik secara rutin, serta menganalisis hasil dari kebijakan dan program pemerintah.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Petenis Jerman Didiskualifikasi dari Wimbledon Junior Usai Lempar Raket ke Arah Penonton

TERMINALNEWS.ID, WIMBLEDON - Seorang petenis muda asal Jerman, Ida Wobker, didiskualifikasi...

Pemain Timnas Meksiko Kembalikan Jam Tangan Rolex Hadiah Influencer karena Aturan FIFA

TERMINALNEWS.ID, KOTA MEKSIKO - Para pemain Timnas Meksiko memutuskan mengembalikan jam...

Manchester United Terancam Gagal Rekrut Aurelien Tchouameni

TERMINALNEWS.ID, TERMINALNEWS.ID - Manchester United kembali menghadapi hambatan dalam upaya memperkuat...

Kemenkop dan Kemenpar Perkuat Kolaborasi Transformasi Pokdarwis Melalui Koperasi

TERMINALNEWS.ID, BELITUNG - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat...

- A word from our sponsors -

spot_img