Dalam persaingan ketat menuju gelar Juara D’Academy Asia 6, dua belas academia terbaik telah dipilih untuk bersaing di babak Top 12. Pada Senin malam, empat academia dari Group 1 telah menampilkan bakat mereka dalam konser D’Academy Asia 6 Top 12 Group 2. Tidak kalah sengit, malam sebelumnya (01/08), persaingan berlangsung di antara Asli (Turkiye), Hazman Sanjaya (Malaysia), Indy Gunawan (Indonesia), dan Lovely (Philippines) dalam tema tantangan “D’Asian Voice”, berkolaborasi bersama alumni D’Academy Asia dari Indonesia.
Enam komentator, yaitu Nassar (Indonesia), Selfi Yamma (Indonesia), Soimah (Indonesia), Siti Rahmawati (Turkiye), Rojer Kajol (Malaysia), dan fashion guru Maya Ratih (Indonesia), hadir langsung untuk memberikan penilaian mereka. Konser diwarnai dengan penampilan Hazman Sanjaya (Malaysia) bersama Putri Isnari, alumni D’Academy Asia 4, yang membawakan lagu “Arjun” dengan mengundang standing ovation dari para komentator. Putri Isnari juga berbagi kabar bahagia mengenai pertunangannya beberapa hari sebelumnya.
Namun, sorotan malam itu tertuju pada kolaborasi Lovely (Philippines) bersama Juara 2 D’Academy Asia 4, Lady Rara, yang memukau panggung dengan lagu “Nafsu Serakah” karya Raja Dangdut Rhoma Irama. Penampilan mereka meraih standing ovation dari lima komentator, kecuali Soimah yang memberikan komentar konstruktif mengenai beberapa aspek penampilan Lovely. Namun demikian, semua komentator menyatakan kagum atas kemampuan vokal dan ekspresi Lady Rara dan Lovely.
Asli (Turkiye) juga tak kalah memukau ketika berkolaborasi dengan Gabriel Harvianto, alumni D’Academy Asia 3, membawakan lagu “Cinta Separuh Jiwa”. Penampilan mereka berhasil meraih standing ovation dari para komentator, yang memberikan pujian khusus kepada Asli (Turkiye) karena mampu menyanyikan lagu dangdut dengan cengkok khas Turkiye.
Terakhir, perwakilan Indonesia di Group 2, Indy Gunawan, tampil bersama Aulia, Juara 3 D’Academy Asia 3, membawakan lagu “Terlalu Mencintaimu”. Meskipun penampilan Indy Gunawan hanya meraih satu standing ovation dari Maya Ratih, para komentator memberikan penilaian konstruktif mengenai kekurangan yang ada.
Setelah penampilan yang luar biasa dari semua academia, Dewan Juri menentukan kelanjutan perjuangan mereka di panggung D’Academy Asia 6 berdasarkan total nilai akhir dari delapan negara partisipan. Hasilnya, Lovely (Philippines) berhasil meraih total nilai tertinggi, diikuti oleh Asli (Turkiye) dan Hazman Sanjaya (Malaysia). Sayangnya, Indy Gunawan (Indonesia) harus mengakhiri perjuangannya di kompetisi ini setelah berada di posisi terendah. Dengan demikian, Indonesia harus kehilangan satu perwakilannya di kompetisi D’Academy Asia 6.


