JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Grup duo Pop Bend Of The Rivers kembali menghadirkan karya terbaru setelah sukses dengan single perdana mereka, “Tragis”. Duo yang digawangi Arul Ansori dan Fuad Abdala Datau ini resmi merilis single kedua berjudul “Hidup dan Cinta”, sebuah lagu yang lahir dari kisah nyata tentang keteguhan, kasih sayang, dan harapan.
Lagu ciptaan Arul Ansori ini mengangkat tema ungkapan cinta, kepedulian, serta semangat hidup bagi orang terkasih. Terinspirasi dari pengalaman pribadi Arul mendampingi sang istri yang sempat mengalami sakit serius, “Hidup dan Cinta” menjadi catatan emosional perjalanan hidup, kesabaran, dan keyakinan dalam menghadapi ujian.
Menariknya, lagu ini sebenarnya telah ditulis sejak lama, bahkan sempat digarap bersama band Heroes project band dari Bhusdeq DRIVE dan sudah direkam, namun belum pernah dirilis ke publik.
“Lagu ini gue buat sudah lama sekali, waktu gue masih bujangan. Tapi secara lirik belum sempurna. Setelah gue berumah tangga dan istri gue sakit keras, gue benar-benar hidup di fase memotivasi, menemani, dan berjuang untuk kesembuhannya. Saat itu kondisinya sangat sulit, enggak bisa berjalan dan sulit diajak bicara. Dari situ gue putuskan menyelesaikan lagu ini untuk istri gue,” ungkap Arul.
Dalam penggarapannya, Bend Of The Rivers kembali bekerja sama dengan Rizky Dewanto (eks gitaris Ifan Seventeen dan back vocal Kotak) sebagai Music Director. Proses kreatif lagu ini berlangsung secara organik, tanpa workshop khusus, justru berawal dari sesi spontan yang berujung pada eksplorasi aransemen.
“Ide musik justru muncul saat gue dan Rizky main gitar di kantor Mas Yoni Wijoyo, seorang lighting designer. Dari situ diskusi aransemen berjalan, lalu kita buat demo. Demo itu gue perdengarkan ke Rai D’Masiv, dan dia langsung nawarin ngisi bass,” cerita Arul.
Tak hanya Rai D’Masiv, lagu ini juga melibatkan sejumlah musisi papan atas Indonesia. Lordy Wijaya (keyboardis Rewind dan Seno Funky) mengisi bagian keyboard, sementara proses mixing dipercayakan kepada Lulud Pambudi, sound engineer ternama yang telah bekerja dengan Kahitna, Isyana Sarasvati, The Adams, dan banyak musisi besar lainnya.
Kejutan datang ketika Lulud mengganti track drum demo dengan permainan Dede Kumala, additional drummer dari BIP, yang memberi warna baru pada lagu tersebut.
“Hasil akhirnya benar-benar di luar ekspektasi kami. Jauh lebih matang dan emosional. Kami bersyukur, di awal perjalanan Bend Of The Rivers, kami sudah dipertemukan dengan banyak orang baik dan musisi hebat,” tambah Fuad.
Sedikit kilas balik, Bend Of The Rivers terbentuk pada pertengahan 2024. Arul Ansori dikenal sebagai teknisi band yang pernah bekerja dengan Erwin Gutawa Band, PADI, dan DRIVE. Saat ini, Arul masih aktif sebagai teknisi vokal Rian D’MASIV, sekaligus dikenal sebagai pencipta lagu termasuk “Tak Terbalas”, single pertama DRIVE yang mengantarkan band tersebut ke puncak popularitas.
Sementara itu, Fuad Abdala Datau merupakan seorang graphic designer dan gitaris yang rutin tampil dalam format akustik di Joinkopi, Jakarta Selatan.
Melalui “Hidup dan Cinta”, Bend Of The Rivers ingin menyampaikan pesan tentang afirmasi positif, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menjaga orang-orang terkasih.
“Lagu ini kisah sejati dari hidup gue. Kata istri gue, kata-kata positif yang dibisikin ke orang yang kita sayang bisa jadi penguat. Lagu ini mengajak untuk selalu berharap, bersabar, dan percaya bahwa Tuhan mendengar. Kami enggak mau berekspektasi tinggi, cukup kalau lagu ini bisa memberi semangat hidup. Dan pesan buat para laki-laki: jadilah laki-laki sejati yang menjaga pasangan dalam kondisi apa pun,” tutur Arul.
Single “Hidup dan Cinta” kini telah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.


