JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Wacana penggabungan paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD terus menjadi perbincangan. Pasalnya, wacana tersebut untuk melawan paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka andai Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.
Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji menilai, wacana penggabungan itu hanya akan membuang energi dan waktu yang panjang. Lebih baik, kata dia, antara paslon 01 atau 03 segera bergabung dengan Prabowo-Gibran saat ini.
“Pasangan 01 dan 03 bisa ikut menang dengan cara yang lebih mudah dan cepat. Saya pikir bergabung dengan Prabowo-Gibran di putaran pertama akan lebih pasti,” kata Sarmuji, Senin (15/1/2024).
Ia mengingatkan, akan banyak keuntungan yang akan diraih, bila salah satu dari kubu tersebut memutuskan bergabung ke Prabowo-Gibran. Salah satunya yakni terkait peluang kemenangan akan lebih besar.
“Kemungkinan menang jika bergabung dengan 02 lebih besar. Oleh karena itu bagi mereka yang tidak percaya diri untuk menang, ada baiknya bergabung di awal dan kita akhiri kontestasi lebih cepat,” ujar dia.
Tak hanya itu, bila pilpres berjalan satu putaran, akan menghemat setidaknya Rp17 triliun anggaran negara. “Semua diuntungkan jika pilpres bisa berlangsung satu putaran. Ada biaya yang dihemat sampai Rp 17 Triliun,” kata Sarmuji.
Begitu juga dengan masyarakat, yang dinilainya dapat beraktivitas normal usai gelaran Pilpres 2024. Di mana, situasi politik saat ini dirasa sudah mulai memanas. “Ada ketegangan yang segera mereda, ada kepastian dunia usaha. Jadi kenapa tidak kita rampungkan satu putaran saja,” ujar dia.
Terkait visi-misi, bisa dititipkan ke Prabowo-Gibran agar bisa diakomodir menjadi bagian visi misi paslon 02. “Lebih baik bergabung dengan 02 di putaran pertama, daripada bergabung dengan yang lain di putaran kedua,” pungkas dia.


