BerandaSportSoccerBallon d’Or Tak Berhadiah...

Ballon d’Or Tak Berhadiah Uang, tetapi Bisa Mendatangkan Bonus Miliaran Rupiah

TERMINALNEWS.ID, BERN – Ballon d’Or dikenal sebagai penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola. Namun, di balik prestise yang menyertai trofi berlapis emas tersebut, pemenangnya ternyata tidak menerima hadiah uang tunai secara langsung.

Penghargaan yang pertama kali diberikan kepada Stanley Matthews pada 1956 itu lebih mengandalkan nilai prestise, pengaruh terhadap karier, serta peluang finansial yang muncul setelah seorang pemain dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia.

Menurut laporan GiveMeSport, France Football selaku pencetus penghargaan dan UEFA yang turut menyelenggarakan seremoni sejak 2024 tidak menyediakan hadiah uang tunai bagi pemenang Ballon d’Or. Pemain hanya menerima trofi sebagai simbol pencapaian tertinggi dalam karier individu mereka.

Meski demikian, kemenangan tersebut dapat membuka peluang pendapatan yang jauh lebih besar melalui bonus kontrak, kesepakatan sponsor, dan negosiasi gaji dengan klub.

Bonus Ballon d’Or Bisa Mencapai Puluhan Miliar Rupiah

Sejumlah pemain papan atas dilaporkan memiliki klausul bonus Ballon d’Or dalam kontrak mereka bersama klub maupun sponsor perlengkapan olahraga.

Karim Benzema, misalnya, dikabarkan menerima bonus sebesar 2 juta euro setelah memenangi Ballon d’Or 2022 saat masih membela Real Madrid.

Dengan asumsi kurs Rp19.000 per euro, nilai bonus tersebut setara dengan Rp38 miliar.

Sementara itu, Luka Modric disebut memperoleh bonus sekitar 800.000 euro dari Nike setelah meraih Ballon d’Or pada 2018. Nilainya setara dengan Rp15,2 miliar berdasarkan asumsi kurs yang sama.

Baca Juga :   Joshua Zirkzee Bisa Pengaruhi Rencana Transfer Manchester United di Januari 2026

Cristiano Ronaldo juga dilaporkan memiliki kesepakatan dengan Nike yang mencakup bonus sebesar 4 juta euro untuk setiap penghargaan individu besar tingkat dunia yang memenuhi ketentuan kontraknya. Jika dikonversi dengan asumsi kurs tersebut, nilainya mencapai Rp76 miliar.

Berikut perkiraan nilai bonus yang disebut dalam laporan tersebut:

Pemain Nilai bonus Perkiraan dalam rupiah
Karim Benzema €2 juta Rp38 miliar
Luka Modric €800.000 Rp15,2 miliar
Cristiano Ronaldo €4 juta Rp76 miliar

Catatan: Angka tersebut merupakan bonus yang dilaporkan media, bukan hadiah resmi Ballon d’Or. Nilai rupiah dihitung menggunakan asumsi kurs €1 = Rp19.000, bukan kurs pasar terkini.

Ballon d’Or Memperkuat Posisi Tawar Pemain

Selain bonus langsung, Ballon d’Or juga memberikan keuntungan besar dalam negosiasi kontrak.

Pemain yang meraih penghargaan tersebut memiliki posisi tawar lebih kuat untuk meminta kenaikan gaji, memperbarui kontrak dengan nilai lebih tinggi, maupun memperoleh kesepakatan sponsor yang lebih menguntungkan.

Ousmane Dembele, yang memenangi Ballon d’Or 2025, menjadi salah satu contoh pemain yang dikaitkan dengan upaya meningkatkan nilai kontrak agar sejalan dengan status barunya di dunia sepak bola.

Bagi sponsor, penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap kualitas seorang pemain. Status sebagai pemain terbaik dunia dapat meningkatkan daya tarik komersial, nilai pemasaran, dan eksposur merek yang bekerja sama dengannya.

Baca Juga :   Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknis Timnas Indonesia, Siap Angkat Prestasi Garuda

Dengan demikian, keuntungan finansial Ballon d’Or tidak selalu diterima pada malam penganugerahan. Nilainya justru dapat terus berkembang sepanjang karier pemain melalui berbagai kesepakatan bisnis.

Berapa Harga Trofi Ballon d’Or?

Dari sisi material, trofi Ballon d’Or ternyata tidak semahal reputasinya.

Trofi tersebut dibuat oleh rumah perhiasan asal Paris, Mellerio dits Meller, sejak 1956. Desain yang digunakan saat ini telah dipakai sejak 1983.

Bola trofi dibuat dari lempengan kuningan yang dirangkai, dilapisi emas 18 karat, kemudian dipasang pada dasar berbahan pirit atau yang dikenal sebagai fool’s gold.

Proses pembuatannya membutuhkan waktu sekitar 100 jam.

GiveMeSport memperkirakan nilai bahan mentah trofi tersebut berada di kisaran 3.000 euro, atau sekitar Rp57 juta dengan asumsi kurs €1 = Rp19.000.

Namun, nilai trofi dapat meningkat drastis karena faktor sejarah dan prestise. Menurut laporan tersebut, nilainya bisa mendekati 500.000 euro, setara dengan sekitar Rp9,5 miliar.

Harga di pasar kolektor juga menunjukkan bahwa trofi Ballon d’Or memiliki nilai lebih dari sekadar bahan pembuatannya. Pada 2017, sebuah trofi Ballon d’Or tambahan milik Cristiano Ronaldo dari penghargaan 2013 dilaporkan terjual sekitar 600.000 euro dalam lelang amal di London. Nilainya setara dengan Rp11,4 miliar berdasarkan asumsi kurs tersebut.

Baca Juga :   Manchester United Gagal Rekrut Angelo Stiller

Sementara itu, trofi milik Alfredo Di Stefano dari 1957 dan 1959 masing-masing terjual seharga 60.800 poundsterling dan 54.400 poundsterling pada 2021. Trofi khusus Super Ballon d’Or miliknya bahkan terjual seharga 187.500 poundsterling.

Prestise Lebih Berharga daripada Trofi

Sebagai perbandingan, trofi Piala Dunia memiliki kandungan emas 18 karat seberat 6,175 kilogram. Nilai emas mentahnya diperkirakan mencapai 250.000 hingga 400.000 dolar AS, atau sekitar Rp4 miliar hingga Rp6,4 miliar dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS.

Meski demikian, tim juara tidak membawa pulang trofi asli secara permanen, melainkan replika berlapis emas.

Fenomena serupa juga terlihat pada penghargaan Oscar di industri perfilman. Sejak 1950, pemenang Oscar diwajibkan menawarkan kembali patung penghargaan kepada Academy dengan harga 1 dolar AS sebelum menjualnya kepada pihak lain.

Pada akhirnya, nilai utama Ballon d’Or bukan terletak pada uang tunai yang diterima atau material pembuat trofinya. Penghargaan tersebut memberikan pengakuan global yang dapat memperkuat reputasi, meningkatkan nilai komersial, serta meninggalkan warisan dalam sejarah sepak bola.

Bagi para pemain elite, Ballon d’Or mungkin tidak memberikan hadiah uang secara langsung. Namun, status sebagai pemain terbaik dunia bisa menjadi modal untuk menghasilkan pendapatan bernilai miliaran rupiah, bahkan jauh melampaui harga trofi yang mereka angkat.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Superkomputer Opta Prediksi Klasemen Akhir La Liga 2026/2027: Barcelona Juara, Real Madrid Jadi Runner-up

TERMINALNEWS.ID, MADRID - Superkomputer Opta memprediksi Barcelona akan kembali menjuarai La...

Maman Abdurrahman Perluas Peluang Wirausaha Kalbar melalui Bursa Wirausaha Unggulan

TERMINALNEWS.ID, PONTIANAK – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas...

PWI Jaya Siapkan UKW Angkatan ke-67 Usai Gelar OKK Angkatan ke-25

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya)...

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi Wartawan dan Informasi Pembangunan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga Penyiaran...

- A word from our sponsors -