KARAWANG,TERMINALNEWS.ID— Arus balik Lebaran 1447 Hijriah menunjukkan tren kelancaran yang signifikan. Sejumlah pemudik yang melintas dan beristirahat di Rest Area KM 62B Tol Jakarta–Cikampek, Kamis (26/3/2026), mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026.
Kelancaran arus lalu lintas dirasakan langsung oleh Eka, pemudik asal Tegal yang berdomisili di Jakarta Barat. Ia mengaku waktu tempuh perjalanannya jauh lebih singkat berkat penerapan rekayasa lalu lintas satu arah (one way).
“Perjalanan dari Tegal hanya sekitar dua jam. Alhamdulillah sangat lancar, terutama saat masuk jalur one way,” ujar Eka.
Ia juga menyoroti kehadiran petugas di lapangan yang dinilai responsif dan komunikatif dalam membantu para pemudik.
“Petugasnya sigap dan membantu. Suami saya sempat bertanya dan langsung diarahkan dengan jelas. Sepanjang perjalanan juga terlihat banyak petugas berjaga,” katanya.
Hal serupa disampaikan Anggi, pemudik yang melakukan perjalanan dari Palimanan menuju Jatinegara. Ia menilai pengaturan lalu lintas pada arus balik tahun ini lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini terasa lebih terencana. Kalau ada kendaraan bermasalah, petugas langsung sigap menangani, jadi tidak mengganggu arus,” ujar Anggi.
Sementara itu, Hari, pemudik asal Bandung, juga merasakan kelancaran perjalanan menuju Jakarta. Menurutnya, meski volume kendaraan meningkat, kepadatan masih dalam batas wajar.
“Perjalanan lancar, tidak ada kendala berarti. Memang ramai, tapi tidak sampai macet parah. Lebih baik dibandingkan tahun lalu,” ucapnya.
Para pemudik menilai, penerapan sistem satu arah dari wilayah Jawa menuju Jakarta menjadi faktor utama yang mempercepat laju kendaraan dan mengurai kepadatan.
“Menurut saya sistemnya efektif, arus jadi lebih cepat karena difokuskan satu arah,” kata Hari.
Kelancaran arus balik tahun ini menjadi indikator bahwa koordinasi dan kesiapan aparat dalam Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang kembali ke kota.


