JAKARTA,TERMINALNEWS.ID – | Penunjukan Nazril Irham alias Ariel NOAH sebagai pemeran utama film Dilan ITB 1997 bikin jagat maya panas dingin!
Musisi karismatik itu resmi diumumkan sebagai Dilan versi dewasa oleh rumah produksi Falcon Pictures, dan sontak menuai gelombang pro dan kontra.
Warganet: “Timeline-nya Kok Aneh Banget?”
Begitu kabar ini muncul, kolom komentar Falcon Pictures langsung penuh sesak.
Banyak yang heran kenapa pemeran Dilan kini meloncat jauh dari Arbani Yasiz di Ancika 1995 ke Ariel NOAH di Dilan ITB 1997 — hanya selisih dua tahun versi cerita!
“Dari Arbani ke Ariel ini langsung S3 apa gimana?” tulis seorang warganet di X (Twitter).
“Dilan 1990 aja belum lulus SMA, kok tiba-tiba kuliah 1997 mukanya kayak dosen tamu?” celetuk lainnya.
Meski begitu, ada juga yang mendukung penuh pemilihan Ariel.
Menurut mereka, aura cool dan misterius sang vokalis cocok banget buat memerankan Dilan yang dikenal cuek tapi romantis.
“Kalau Dilan versi ITB kayak Ariel, kayaknya Milea bakal makin susah move on deh,” komentar penggemar.
Dari Kasus Lama ke Comeback Gemilang
Bagi publik, nama Ariel memang selalu menarik perhatian.
Pernah tersandung kasus hukum besar pada 2010, ia sempat jadi sorotan nasional. Namun sejak bebas bersyarat pada 2012, Ariel pelan-pelan bangkit lewat musik dan kini sukses besar bersama band NOAH.
Ia dikenal menjaga privasi, menolak sensasi, dan fokus pada karya. Karena itu, keterlibatannya di dunia film kali ini dianggap banyak pihak sebagai bukti transformasi karier seorang Ariel.
“Lewat Dilan, Saya Ngerasain Jadi Anak Seni Rupa ITB”
Dalam konferensi pers Falcon Pictures (5/11/2025), Ariel buka-bukaan soal alasannya menerima peran Dilan.
Ternyata, ada kisah pribadi di baliknya.
“Dulu saya sempat pengin banget kuliah di ITB, jurusan Seni Rupa. Tapi nggak keterima,” ungkap Ariel.
“Lewat film ini, kayaknya saya bisa ngerasain gimana jadi anak seni rupa ITB. Kayak nostalgia dari mimpi yang dulu belum kesampaian.”
Ariel akan memerankan Dilan versi lebih dewasa dalam dua film sekaligus: Dilan ITB 1997 dan Dilan Amsterdam.
Dari Bandung ke Amsterdam: Babak Baru Sang Dilan
Falcon Pictures memastikan bahwa Dilan ITB 1997 akan menampilkan sisi baru Dilan — bukan lagi remaja SMA yang galau cinta, tapi mahasiswa seni rupa dengan pandangan hidup yang lebih matang.
Dan di sinilah Ariel dipercaya bisa menghadirkan “jiwa Dilan” dari perspektif yang lebih dewasa.
Meski pro dan kontra masih bergulir, satu hal pasti:
kehadiran Ariel sebagai Dilan membuka babak baru bagi semesta Dilan — dan mungkin juga bagi karier sang musisi legendaris.
Apakah Ariel bisa mematahkan skeptisisme publik dan membuktikan bahwa Dilan dewasa memang pantas diperankan olehnya?
Film Dilan ITB 1997 siap jadi ajang pembuktian besar — bukan hanya untuk Ariel, tapi juga bagi Falcon Pictures dan seluruh penggemar Dilan di Indonesia.|Foto :IG@falconpictures


