JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil membuka kemenangan bagi wakil tuan rumah di babak 16 besar Indonesia Open 2025.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/6), Adnan/Indah tampil solid dan menyingkirkan pasangan Singapura, Hee Yong Kai Terry/Jin Yujia dengan skor meyakinkan 21-19, 21-11.
Kemenangan ini mengantarkan pasangan peringkat 32 dunia tersebut ke babak perempat final turnamen BWF Super 1000.
Bagi Adnan/Indah, hasil ini menjadi suntikan motivasi untuk terus melaju lebih jauh di salah satu ajang bulu tangkis bergengsi dunia itu.
Adnan mengungkapkan bahwa pada gim pertama mereka sempat kesulitan akibat banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan.
Namun, keduanya mampu bangkit dengan cepat dan bermain lebih tenang di gim kedua.
“Kami agak kurang di gim pertama saat banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi setelah bisa lebih tenang, kami bisa kembali pada pola permainan kami dan mengunci kemenangan,” ujar Adnan seusai pertandingan.
Pasangan yang pada awal tahun ini menjadi runner-up di Indonesia Masters 2024 Super 100 di Pekanbaru itu tampil lebih rapi dan agresif di gim kedua.
Mereka terus menekan lawan dengan variasi serangan cepat serta pukulan-pukulan akurat yang membuat pasangan Singapura kewalahan dan sulit mengembangkan permainan.
Indah menyebut kemenangan ini akan menjadi bekal penting untuk menghadapi laga berat di babak delapan besar.
Di perempat final nanti, Adnan/Indah akan menghadapi tantangan berat dari pasangan unggulan asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue.
“Kami mencoba untuk lebih fokus menghadapi laga berikutnya. Kami tentu mempersiapkan diri lebih baik lagi dengan menjaga fokus dan menambah level kepercayaan diri kami,” ungkap Indah.
Gicquel/Delrue sendiri lolos ke perempat final usai mengalahkan wakil Thailand, Ruttanapak Oupthong/Kwanchanok Sudjaipraparat, dengan skor ketat 21-19, 21-18.
Kemenangan ini memperlihatkan konsistensi pasangan ranking 10 dunia tersebut yang dikenal memiliki teknik permainan stabil dan pengalaman luas di level elite.
Sementara itu, sektor ganda campuran Indonesia masih menyisakan dua wakil lainnya yang tengah berjuang di babak 16 besar.
Mereka adalah pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Jafar/Felisha dijadwalkan menghadapi tantangan berat dari pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito.
Sedangkan Amri/Nita akan melawan ganda campuran asal Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai, yang merupakan pasangan kawakan dan sering tampil di berbagai ajang besar.
Dengan keberhasilan Adnan/Indah menembus perempat final, harapan publik tuan rumah pun kembali menyala.
Apalagi di tengah tekanan besar sebagai wakil Indonesia, performa impresif pasangan ini menjadi modal penting untuk terus menjaga asa meraih gelar juara di depan publik sendiri.
Indonesia Open 2025 menjadi salah satu agenda penting dalam kalender BWF World Tour, khususnya karena statusnya sebagai turnamen level Super 1000.
Turnamen ini tidak hanya memberikan poin besar bagi peringkat dunia, tetapi juga menjadi ajang uji coba sekaligus pemanasan menuju Olimpiade Paris 2024 yang kian dekat.
Dengan atmosfer Istora Senayan yang selalu mendukung para pemain tuan rumah secara luar biasa, Adnan/Indah diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan mereka.
Apalagi, kemenangan atas pasangan Singapura menjadi bukti bahwa mereka memiliki kapasitas untuk bersaing di level atas.
“Kami senang bisa menang dan melaju ke perempat final. Tapi perjuangan masih panjang. Kami akan berusaha bermain lebih maksimal di laga berikutnya dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Adnan menutup pernyataannya.
Kemenangan ini juga menjadi sinyal positif bagi sektor ganda campuran Indonesia yang terus berupaya mencari pasangan terbaik untuk bersaing di level dunia.
Jika mampu terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin Adnan/Indah menjadi salah satu pilar utama sektor ini di masa mendatang.

