BerandaEntertainmentAbio Salsinha Ceritakan Momen...

Abio Salsinha Ceritakan Momen Hangat Xanana Gusmão dan Jokowi di Solo

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Penyanyi asal Timor-Leste, Abio Salsinha, membagikan pengalaman berkesan saat mendampingi Perdana Menteri Timor-Leste Xanana Gusmão dalam kunjungannya ke Solo, Jawa Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Xanana Gusmão menyempatkan diri bertemu dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan kedua tokoh itu berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Bagi Abio, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda antara dua pemimpin dari Indonesia dan Timor-Leste. Ia melihat momen itu sebagai pertemuan dua sahabat lama yang memiliki hubungan baik.

“Pertemuan dengan Yang Mulia Perdana Menteri Timor-Leste Xanana Gusmão dan Yang Mulia Presiden ketujuh Pak Joko Widodo ini sangat penting karena ini teman lama, kawan lama,” ujar Abio.

Menurut Abio, Xanana Gusmão dan Jokowi memiliki kesamaan dalam gaya kepemimpinan, terutama dalam hal kerendahan hati dan kedekatan dengan masyarakat.

39013200 f377 4ca8 abd0 06b79d20f864
Abio Salsinha Ceritakan Momen Hangat Xanana Gusmão dan Jokowi di Solo

“Karena dilihat dari sosok pemimpin kedua pemimpin ini, pemimpin yang penuh dengan kerendahan hati, pemimpin yang begitu selalu turun ke masyarakat, bagaimana merasakan keberadaan masyarakat,” katanya.

Jokowi Jemput Xanana di Depan Pesawat

Salah satu momen yang paling membekas bagi Abio terjadi saat Jokowi menyambut langsung kedatangan Xanana Gusmão di Bandara Solo. Jokowi disebut menjemput Xanana hingga ke depan pesawat.

Bagi Abio, tindakan tersebut menunjukkan penghormatan sekaligus kedekatan personal antara keduanya. Setelah menjemput Xanana, Jokowi juga mengajaknya berkeliling Kota Solo.

“Yang unik, Yang Mulia Pak Jokowi dengan senang hati bisa jemput Yang Mulia Pak Xanana Gusmão di bandara Solo, langsung di depan pesawat dan mengantarnya bersamaan,” tutur Abio.

Ia mengatakan, dalam perjalanan tersebut Jokowi sempat memperlihatkan sejumlah bagian Kota Solo kepada Xanana. Setelah berkeliling, Jokowi kemudian mengantarkan Xanana menuju stasiun sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke kediamannya.

“Kita sampai di Solo lagi berputar-putar dan Pak Jokowi sendiri menunjukkan Kota Solo kepada Yang Mulia Pak Xanana. Setelah itu antar sampai di stasiun,” ujarnya.

Baca Juga :   Tasyakuran Satu Dekade Forwan Bakal Dimeriahkan Artis Film dan Musik
a1d41041 510c 4723 af90 71693454f732
Abio Salsinha Ceritakan Momen Hangat Xanana Gusmão dan Jokowi di Solo

Setibanya di kediaman Jokowi, Xanana kembali mendapat sambutan hangat. Abio mengapresiasi sambutan dari jajaran pengamanan dan protokol yang menurutnya menerima rombongan dengan baik meski waktu kunjungan relatif singkat.

“Kami sangat bangga dan bersyukur, berterima kasih pada Paspampres dan protokol yang begitu menerima kami dengan baik,” kata Abio.

Dijamu Musik Tradisional Solo

Abio menyebut pertemuan di kediaman Jokowi berlangsung sekitar satu setengah jam. Meski singkat, suasana pertemuan terasa hangat karena Xanana dan rombongan disambut dengan musik tradisional khas Solo.

“Dalam waktu yang begitu singkat, satu setengah jam kita di kediamannya Pak Jokowi dan diterima dengan musik tradisional, musisi pengrawit Solo,” ungkapnya.

Setelah menikmati pertunjukan musik tradisional, Xanana dan Jokowi makan bersama. Keduanya juga berdialog dan bertukar pikiran sebagai sahabat lama.

“Habis itu kedua pemimpin ini saling makan bersama, berdialog, saling tukar pikiran, sebagai teman lama,” ujar Abio.

112dc9f9 b579 45c0 9b4f 3b36a25dfb93
Abio Salsinha Ceritakan Momen Hangat Xanana Gusmão dan Jokowi di Solo

Tak hanya menjadi pendamping, Abio juga mendapat kesempatan menghibur kedua tokoh tersebut dengan membawakan dua lagu.

Lagu pertama yang dinyanyikannya adalah “Aku Masih Seperti yang Dulu” karya Pance Pondaag. Abio memilih lagu tersebut karena merasa lirik dan pesannya sesuai dengan suasana pertemuan dua sahabat lama.

“Saya bawakan lagu yang berjudul Aku Masih Seperti yang Dulu, musiknya dari Pance. Membuat bahwa aku seperti yang dulu, datang kita berteman, berkawan,” tuturnya.

Setelah itu, Abio membawakan lagu asal Timor-Leste berjudul “HAU HAKEREK SURAT IDA”, yang disebutnya merupakan salah satu lagu kesukaan Xanana Gusmão.

“Saya juga bawakan lagu Timor-Leste yang lagunya kesukaan Pak Xanana Gusmão, lagu yang berjudul HAU HAKEREK SURAT IDA. Lagu itu saya nyanyikan,” katanya.

Bagi Abio, kesempatan membawakan lagu Timor-Leste di hadapan Xanana menjadi pengalaman istimewa. Sebagai musisi asal Timor-Leste, ia merasa bangga dapat membawa karya dari tanah kelahirannya dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :   Jessica Iskandar bilang Tuhan Pasti Kasih yang Terbaik Usai Berusaha Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Kaus KTM Jadi Kenang-kenangan Berharga

Ada pula kenang-kenangan lain yang membuat Abio semakin terkesan. Ia membawa sebuah kaus bertuliskan “KTM (Koalia Tok Mai)”.

Kaus tersebut kemudian ditandatangani oleh Jokowi dan Xanana Gusmão. Abio mengaku sangat bahagia mendapatkan tanda tangan dari dua tokoh tersebut dan menganggapnya sebagai salah satu kenang-kenangan paling berharga.

“Ada saya punya kaus yang bertulisan KTM (Koalia Tok Mai), ada tanda tangan dari Yang Mulia Pak Jokowi. Tanda tangan ini sangat termahal. Dan juga tanda tangan dari Pak Xanana Gusmão di kaus saya yang KTM (Koalia Tok Mai) itu,” ungkapnya.

“Tanda tangan ini sangat termahal sekali,” sambung Abio.

Menurut Abio, istilah “termahal” yang ia gunakan bukan berkaitan dengan nilai materi. Baginya, tanda tangan tersebut memiliki nilai kenangan yang jauh lebih besar karena diperoleh dari dua tokoh yang memiliki tempat penting dalam sejarah Indonesia dan Timor-Leste.

Kagum Kerendahan Hati Xanana dan Jokowi

Abio kembali menyoroti karakter Xanana dan Jokowi yang menurutnya sama-sama rendah hati dan dekat dengan masyarakat.

“Kedua pemimpin ini penuh dengan kerendahan hati. Saya dapat kebanggaan yang begitu luar biasa. Karena kedua pemimpin ini sangat-sangat dekat rakyat, tidak pernah marah, selalu merangkul semua masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap sikap kedua tokoh tersebut dapat menjadi contoh bagi generasi penerus, khususnya dalam menjalankan kepemimpinan.

“Pesan saya hanya kita harus, kita penerus-penerus harus meniru kepemimpinan kedua pemimpin ini yang sangat bagus,” tutur Abio.

Menurut Abio, seorang pemimpin seharusnya tetap mampu merangkul masyarakat meski menghadapi perbedaan pandangan.

“Walaupun ada kalangan yang tidak suka, tapi selalu dibalas dengan senyum, ketawa, selalu turun untuk menghibur masyarakat yang lagi bersusah,” katanya.

Baca Juga :   Liam Neeson Kembali Beraksi di The Mongoose, Jadi Veteran Perang yang Diburu Aparat

Sebagai musisi, Abio juga merasa bersyukur dapat menjadi bagian dari pertemuan tersebut. Ia menilai musik mampu menciptakan suasana yang lebih dekat dan hangat.

“Sebagai musisi saya bangga bahwa walaupun waktu yang begitu singkat, tapi sangat bermakna di hati kita dan di hati dunia,” ungkapnya.

Kagumi Semangat Xanana di Usia 80 Tahun

Selain terkesan dengan pertemuan Xanana dan Jokowi, Abio juga mengaku kagum melihat semangat Xanana Gusmão yang tetap tinggi meski usianya telah sekitar 80 tahun.

Menurut Abio, perjalanan Xanana selama berada di Indonesia cukup padat. Ia menyebut Xanana datang dari Dili dan menjalani sejumlah agenda, termasuk perjalanan ke Bali dan Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan ke Solo.

“Walaupun Pak Xanana, kita lihat bahwa usia sudah 80 tahun, tapi tidak merasa capek,” kata Abio.

Ia menilai Xanana tetap bersemangat menjalani berbagai agenda dan bertemu dengan banyak pihak meski harus menempuh perjalanan panjang.

“Usia 80 tahun tapi tidak merasa capek. Dari tanggal 29 dari Dili kunjungi ke Indonesia, ke Bali, ke Jakarta, tanggal 1 sampai tanggal 3 pertemuan penting urusan untuk maritim di Jakarta,” jelasnya.

Bagi Abio Salsinha, pertemuan Xanana Gusmão dan Jokowi di Solo meninggalkan kesan yang jauh lebih besar daripada sekadar kunjungan singkat.

Ia melihat ada persahabatan, penghormatan, budaya, musik, dan nilai kemanusiaan yang berpadu dalam satu momen. Dua lagu yang dibawakannya, sambutan musik tradisional Solo, perjalanan bersama Jokowi, hingga kaus yang ditandatangani Xanana dan Jokowi menjadi rangkaian kenangan yang akan terus diingatnya.

Sebagai penyanyi asal Timor-Leste, Abio merasa bangga dapat menjadi bagian dari momen tersebut. Baginya, pertemuan itu menjadi pengingat bahwa persahabatan dapat melampaui batas negara dan tetap terjaga melalui rasa saling menghormati serta kedekatan antarmanusia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Garena Youth Championship 2026 Free Fire Jangkau 88 Kota, Tawarkan Beasiswa Kuliah 100 Persen

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Ajang esports pelajar Garena Youth Championship (GYC) 2026 Free...

Hanung Bramantyo Umumkan Film Descendants of the Sun, Dibintangi Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Sutradara sekaligus produser Hanung Bramantyo mengumumkan proyek film terbarunya,...

Enzy Storia dan Afgan Ajak Ngakak Bareng Lewat Film Agensi Rumah Tangga

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Film komedi terbaru garapan sutradara Naya Anindita, Agensi Rumah...

McLaren Bantah Tudingan Flavio Briatore soal Hakim FIA, Kontroversi Podium GP Monaco Memanas

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – McLaren merespons tudingan bos Alpine, Flavio Briatore, yang...

- A word from our sponsors -