JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Penyanyi dangdut Irma Darmawangsa mengungkapkan bahwa rencana pernikahannya dengan Irfan Sbaztian harus ditunda. Hal ini disebabkan oleh beberapa syarat adat yang belum dipenuhi oleh Irfan.
“Biasanya kan Irfan selalu menemani aku ke mana-mana. Sudah hampir lima tahun kami selalu bersama. Jadi rasanya aneh kalau sekarang tidak ada dia,” ungkap Irma Saat ditemui pada sebuah resepsi pernikahan di Gedung BMKG Kemayoran Jakarta Pusat, Minggu malam (23/6/2024).
Irma Darmawangsa juga menceritakan bahwa hubungannya dengan Irfan sedang mengalami sedikit ketegangan. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut hanya masalah kecil yang sering terjadi dalam hubungan mereka.
“Kami sedang ada ribut kecil saja. Jadi rasanya ada yang kurang kalau dia tidak ada. Tapi itu tidak serius, hanya masalah kecil saja,” kata Irma Darmawangsa.
Terkait rencana pernikahan, Irma Darmawangsa menjelaskan bahwa salah satu alasan utama penundaan adalah karena Irfan belum memenuhi syarat adat Makassar yang dikenal dengan istilah uang panai.
“Orang tua saya belum memberikan restu karena Irfan belum bisa memenuhi syarat uang panai yang merupakan bagian dari adat Makassar,” jelasnya.
Irma Darmawangsa mengaku bahwa dirinya dan Irfan sebenarnya ingin segera menikah. Namun, restu orang tua sangat penting bagi mereka.
“Saya ingin secepatnya menikah, tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi Irfan. Orang tua saya berharap Irfan bisa membuktikan keseriusannya,” tutur Irma Damawangsa.
Menurut Irma Darmawangsa, Irfan saat ini sedang berusaha keras untuk memenuhi persyaratan tersebut.
Irfan sedang fokus pada beberapa usaha yang dijalankannya, termasuk membuka tempat gym dan bisnis jual beli mobil bekas.
“Irfan sedang berusaha keras. Dia bilang, ‘Sabar sayang, namanya usaha tidak selalu langsung menghasilkan omset besar. Kadang naik, kadang turun’. Jadi saya melihat keteguhan dan kerja kerasnya, dan saya kasih kesempatan,” papar Irma Darmawangsa.
Irma berharap semua usaha Irfan membuahkan hasil sehingga mereka bisa segera mendapatkan restu dari orang tua dan melangkah ke jenjang pernikahan.
“Saya berharap semoga semua usahanya berhasil dan kami bisa segera menikah,” tutur Irma dengan optimis.


