JAKARTA,TERMINALNEWS.ID Tim Persija Barat harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Bintang Ragunan dalam lanjutan Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 Pekan ke-11 Grup Timur. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (31/1), tersebut berjalan ketat hingga peluit panjang dibunyikan. Pertaruhan akhirnya adalah perebutan satu tempat di posisi empat besar klasemen
Kedua tim sama-sama menunjukkan determinasi untuk mengamankan poin. Bintang Ragunan yang berada di peringkat klasemen datang dengan keterbatasan pemain cadangan mampu memberikan perlawanan, sementara Persija Barat yang menempati peringkat empat klasemen semetara, berusaha memanfaatkan keuntungan bermain dengan target meraih kemenangan.
Bintang Ragunan membuka keunggulan melalui Nizzam Azriel Hidayat pada menit ke-38. Gol tersebut membuat Persija Barat harus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya Persija Barat akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-56. Ibnu Haikal sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1. Hingga pertandingan berakhir, kedua kesebelasan gagal menambah gol.
Pelatih Bintang Ragunan, Teuku Khairul Wisal, menilai anak asuhnya telah menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam menjaga organisasi permainan di sektor pertahanan.
Menurut dia, disiplin para pemain menjadi salah satu faktor yang membuat Bintang Ragunan mampu mengimbangi permainan Persija Barat. Namun, keterbatasan pilihan pemain menjadi kendala ketika tim mencoba membangun serangan.
“Secara permainan, anak-anak sudah bekerja maksimal. Poros permainan, khususnya di area bertahan, berjalan sesuai instruksi sehingga kami bisa mengambil kendali. Sayangnya, tiga pemain inti absen sehingga pilihan untuk melakukan serangan menjadi terbatas,” ujar Teuku.
Ia menambahkan, seluruh pemain yang diturunkan mampu menjalankan instruksi dan menjaga kedisiplinan sepanjang pertandingan.
Sementara itu, Manajer Persija Barat, Sumardi, mengakui timnya tidak tampil dalam performa terbaik. Persiapan menjelang pertandingan terganggu persoalan nonteknis, ditambah absennya tiga pemain inti akibat sakit.
“Kami mengalami kendala nonteknis menjelang pertandingan. Tiga pemain inti juga absen karena sakit. Kami sedikit underperformed, padahal seharusnya bisa meraih poin maksimal. Penyelesaian akhir juga kurang maksimal,” kata Sumardi.
Hasil imbang ini membuat Persija Barat tetap bertahan di posisi empat besar klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 17 poin. Sementara Bintang Ragunan menempati peringkat keenam dengan raihan sembilan poin.
Tambahan satu angka tersebut menjadi modal bagi kedua tim untuk menghadapi tiga pertandingan tersisa. Bagi Persija Barat, hasil ini sekaligus menjadi pekerjaan rumah untuk memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir. Adapun Bintang Ragunan perlu meningkatkan daya gedor agar mampu mengonversi organisasi pertahanan yang solid menjadi peluang dan gol.

